Rekan yth,                      4 Mei 2002

Menurut saya, sekiranya siswa yang kuat fisikanya begini melamar masuk
FMIPA (atau program studi apa pun di Unpar), mereka tak cocok dengan
'Orientasi Studi' yang tak sesuai dengan orientasi studi bagi perguruan
tinggi.
Bagaimana juga dengan siswa luar negeri yang mungkin ingin studi di FMIPA?
Semoga acara penyambutan mahasiswa baru kita makin sesuai dengan orientasi
studi universitas yang modern.

Salam,  A Rusli
------------------------------------------------
From: triyanta <[EMAIL PROTECTED]>
Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED]
Date: Sat, 04 May 2002 15:05:54 +0700
Subject: Re: [HFI] Profil anggota TOFI 2002

Buat Tim TOFI,
Selamat berjuang dan sukses di Asian Physics Olympiad 3, juga nanti di
International Physics Olympiad 33 di Den Pasar.
---------------------------
Yohanes Surya wrote:

> Para rekan fisikawan,
> Terimakasih untuk surat dukungannya.
> Surat dari rekan-rekan semua saya print dan saya berikan pada siswa-siswa
> kita untuk menjadi tambahan semangat.
>
> Di antara rekan-rekan, mungkin ada yang ingin tahu siapa dan bagaimana
profil
> siswa-siswa kita yang akan mewakili Indonesia ke APhO 3.
> Inilah profil mereka. Profil ini didasarkan atas apa yang saya amati selama
> training.
> Salam
> Yohanes
>
> PROFIL TOFI 2002
>
> 1. Peter Sahanggamu (SMUN 78 Jakarta)
> Anak ini menurut saya sangat spesial. Sejak tahun 2001, waktu ia masih kelas
> II, ia sudah mengungguli semua teman-temannya di TOFI 2001 dalam fisika
> teori. Tetapi karena waktu itu eksperimennya belum terlalu siap, ia tidak
> dikirim ke Olimpiade di Turki.
> Kemampuan analisa Peter sangat baik. Dalam test simulasi dari olimpiade 1 -
> 30 Peter mendapat nilai perfect 30 point (100 %). Memang ia pernah melihat
> soal ini tahun lalu, tetapi untuk mendapatkan perfect pada tiap soal dan
> solusi yang berbeda dengan yang dibuku, bukan hal yang mudah. Untuk simulasi
> IPHO 31 dimana ia tidak pernah melihat soalnya ia memperoleh nilai 28,5
> point (dari maksimum 30 point). Soal-soal test tambahan yang saya ambil dari
> berbagai sumber yang advanced dimana ia belum pernah lihat sebelumnya, ia
> tetap menunjukkan kelasnya. Nilai yang diperoleh rata-rata diatas 90 %.
> Untuk eksperimen Peter  juga sangat bagus sekali, waktu uji coba di
> Universitas Gajah Mada ia memperoleh nilai 92. Mentalnya sekarang sudah
> cukup baik. Rasanya sulit mencari orang sekomplit Peter. Saya pikir ia akan
> mampu meraih medali emas, bukan mustahil ia akan dapat absolute winner.
> Peter adalah anak seorang guru matematika di Jakarta. Kita doakan sama-sama
> agar ia bisa menjadi absolute winner. Ini merupakan kebanggaan kita bersama.
>
> 2. Evelyn Mintarno (SMUK 1 BPK Penabur Jakarta)
> Sejak awal TOFI SMUK 1 dan SMUN 78 selalu saingan. Tahun 1993, Oki (SMUN 78)
> berhasil mengalahkan Jemmy (SMUK 1). Kali ini kedua sekolah bertemu lagi.
> Mampukah kali ini Evelyn mengalahkan Peter? Evelyn logikanya sangat bagus.
> Hal yang sangat positif darinya adalah ia seorang yang "dingin" "kaku" tidak
> pernah grogi  menghadapi soal-soal test. Biasanya orang-orang tipe seperti
> inilah yang sukses dalam Olimpiade Fisika. Karena sifat kakunya itu tak ada
> teman pria yang mengganggunya (ia satu-satunya wanita di training camp).
> Kalau ia diledekin, ia tanggapi dengan dingin dan cuek sehingga yang
> menggodanya langsung diam :-). Waktu test simulasi soal Olimpiade fisika 25
> tahun 1994 di China yang terkenal sukar itu Evelyn bisa mendapat point
> sangat tinggi (sekitar 25-27 point dari maksimum 30 point), padahal ia belum
> pernah melihat soal test di China ini (tim Indonesia pada tahun 1994 untuk
> fisika teori ini hanya mendapat point sekitar 12 point). Dalam uji coba di
> Yogya ia yang terbaik, berbeda nilai sedikit dengan Peter  (Peter waktu di
> Yogya agak kurang hati-hati). Untuk test teori ia dapat 100.  Eksperimennya
> juga bagus. Harapan besar ia untuk meraih emas. Saya pikir bukan mustahil ia
> akan menjadi "the best female winner".  SAT scorenya cukup  tinggi 1437 dan
> TOEFLnya 643. Ia sudah diterima di Stanford, Cornell, Yale, dan beberapa
> universitas top lainnya. Kita doakan agar Evelyn bisa meraih emas pertama
> wanita untuk Indonesia.
>
> 3. Fajar Ardian (SMU Insan Cendekia Tangerang)
> Pertama kali ikut pelatihan, Fajar tersendat-sendat. Tetapi kian lama
> otaknya kian panas. Dengan rasa percaya diri yang sangat besar, ia terus
> melaju. Hingga pada test terakhir ia mampu meraih rangking ke 2. Orangnya
> tekun dan menurut saya logikanya bagus. Kalau ditanya apakah ia sanggup
> meraih emas, jawabannya sangat percaya diri:"Sanggup!!". Eksperimennya juga
> bagus. Tulisannya jelas dan rapih (menunjukkan bahwa pikirannya memang
> jernih).  Step-stepnya jelas enak dibaca. Harapan besar bagi ia untuk dapat
> medali emas. Fajar adalah anak seorang pegawai BATAN dan ibunya seorang
> pedagang kecil. Kita doakan agar Fajar juga bisa meraih emas.
>
> 4. Widagdo Setiawan (SMUN 1 Denpasar)
> Ingat Widagdo saya ingat Putu yang juga dari SMUN 1 Denpasar. Keduanya
> mempunyai logika yang sangat bagus (tahun 1995 putu mencapai rekor NEM
> tertinggi, 67,8).   Widagdo adalah peraih perunggu dalam Olimpiade Komputer
> tahun lalu. Cara berfikir ia kadang-kadang aneh. Asumsi yang diambil masuk
> akal tetapi sering menyerderhanakan persoalan. Misalnya untuk olimpiade di
> Swedia tentang osilasi air laut, ia membuat model dengan bejana berhubungan.
> Memang hasilnya tidak beda jauh, tapi disini team leader akan dipaksa keras
> untuk meyakinkan juri agar  jawaban widagdo bisa diterima.
> Sebenarnya kalau Widagdo tidak keseringan main komputer dan mau lebih serius
> seperti Peter, ia bisa menyamai Peter. Waktu test Olimpiade fisika 1999 di
> Italia (dimana waktu itu Made Agus Wirawan mendapat medali emas) ia
> memperoleh nilai 30 (perfect) bersama-sama dengan Evelyn, Bernard dan Peter
> (note: Widagdo, Evelyn dan Bernard belum pernah melihat test ini sebelumnya
> karena soal-soal test saya simpan secara rahasia). Ketika uji coba di Yogya
> (Gajah Mada)  untuk test teori ia dapat nilai 100. Eksperimen elektroniknya
> jago. Saya masih optimis ia mampu meraih medali emas.
>
> 5. Rangga (SMU Taruna Nusantara)
> Rangga masih kelas 2. Potensi besar untuk tahun depan. Saya senang melihat
> tulisannya dan cara ia menjawab soal-soal  yang diberikan. Sangat jelas dan
> menunjukkan bahwa ia punya potensi. Saat ini dalam training ia sering
> terpengaruh beberapa teman-temannya yang suka main game di  komputer (saat
> malam hari). Kalau ia mau lebih serius, ia bisa lebih baik. Untuk saat ini
> saya perkirakan ia bisa meraih perunggu atau Perak.
>
> 6. Bernard (SMU Regina Pacis Bogor)
> Bernard juga masih kelas 2. Keunggulan dari anak ini adalah matematikanya
> sangat kuat. Tehnik lagrangian, segala tehnik yang menggunakan persamaan
> differensial ia kuasai dengan baik. Sayang logika fisikanya masih perlu
> diasah. Ia masih harus banyak belajar dan melihat berbagai jenis soal fisika
> (jam terbang harus ditambah). Untuk tahun depan ia punya potensi besar. Saya
> perkirakan ia bisa meraih perunggu atau perak.
>
> 7. Christopher  (SMU Pelita Harapan)
> Anak ini jam terbangnya cukup tinggi. Soal-soal Irodov (buku terkenal di
> Rusia yang soal-soalnya sangat menantang) ia sudah kerjakan semua, tanpa
> lihat solusinya. Juga soal-soal Qualifying exams (terutama soal
> elektromagnetik) sudah ia kerjakan dengan baik. Namun prestasinya kadang
> turun-naik tergantung moodnya. Tahun lalu di AphO 2 ia nyaris dapat
> perunggu. Tahun ini rasanya ia bisa meraih perunggu atau perak.
>
> 8. Fachrian (SMUN 78 Jakarta)
> Fachrian juara umum di SMUN 78. Orangnya kalem, tenang. Kalau ia belajar
> dari tahun lalu mungkin ia bisa mengejar. Tetapi karena jam terbangnya masih
> rendah, maka hasil yang dicapai selama pelatihan tidak terlalu sebagus yang
> lain. Fachrian cerdik, saya cukup senang dengan logika-logika yang
> dimilikinya. Saya perkirakan Fachrian bisa meraih medali Perunggu, tidak
> mustahil jika kondisi ia baik, ia bisa meraih perak.
>
> Nah rekan-rekan di HFI, mohon doanya  agar para siswa kita berada dalam
> kondisi prima waktu bertanding sehingga hasil yang diperoleh bisa sesuai
> atau melebihi prediksi saya diatas.
>
> Salam
> Yohanes
>

Kirim email ke