iya ibu bener banget... 
pengetahuan itu universal ngga terbatas dengan keyakinan...
saya juga belajar agama2 lain selain agama saya =)

soal IAIN dengan univ. di Amrik, mungkin dari tujuannya aja juga 
udah beda kali ya ibu, IAIN mendidik mahasiswa jadi santri, menurut 
saya sih seperti universitasnya pesantren gitu deh (jadi mungkin 
syaratnya ya harus Islam dulu), kalo di Amrik itu mungkin hanya 
sebagai salah satu jurusan aja, macam  theology,  yg semua orang 
bisa ikut.

Kalo pendidikan pastur pun mesti Kristen dulu khan syaratnya?
kebetulan saya pernah ketemu seorang Romo, beliau sedang pendidikan 
di Roma, dia bilang dia sdng meelanjutkan study di Institut/Univ "A" 
(saya ngga inget persisnya), baru tau juga jadi pastur ada 
pendidikannya, mungkin kalo di Indo ya IAIN itu kali ya.. jadi 
tujuannya mmg untuk pendalaman agama, mungkin begitu ya Ibu... 

cheers-icha




--- In [email protected], "muskitawati" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> --- <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Intinya, anda tidak mengenal islam, dan dalam ketidak tahuan 
anda 
> itu anda berani mengambil kesimpulan yg menyudutkan islam hanya 
> berdasarkan komentar orang lain, yg kebenarannya sendiri masih 
> dipertanyakan. Dan alasan anda untuk mempercayai pendapat orang 
itu 
> hanya karena dia jadi salah seorang pembicara di acara dialog 
resmi 
> di TV, bukan begitu?
> > 
> > Syahrasi
> > 
> > 
> 
> 
> Komentar Ny. Muslim binti Muskitawati :
> 
> Siapakah yang berhak memberi legitimasi bahwa anda lebih mengenal 
> Islam daripada yang lain ????
> 
> Anda pikir sangat sukar untuk mempelajari Islam, anda pikir susah 
> belajar agama Islam ????
> 
> Itulah pikiran dungu, picik, dan kayak katak dalam tempurung.  
Bahkan 
> untuk mencetak Alquran saja, mesin2 cetaknya diciptakan bukan oleh 
> umat Islam, baik editing maupun penciptaan font2 huruf2 Arab untuk 
> percetakan atau untuk pencetakan AlQuran sekalipun dilakukan oleh 
> orang2 yang tidak percaya agama Islam namun sangat tinggi 
pengetahuan 
> Islamnya sehingga bisa menyusunya dengan akurasi yang sangat baik.
> 
> Sekolah2 IAIN di Indonesia bukanlah study agama Islam, melainkan 
> beribadah mempertinggi keyakinan tanpa perlu pendalaman 
pengetahuan 
> tentang Islam.  Berbeda dengan Universitas2 di Amerika disini, 
> semuanya memang merupakan study Islam yang benar2 sangat mendalam 
dan 
> sangatlah luas karena setiap mahasiswa yang ingin menjadi ahli 
bidang 
> agama Islam tidak ditentukan harus beragama Islam, tidak perlu 
> beriman Islam, tidak perlu shalat 5 waktu, tak perlu menunaikan 
rukun 
> Islam, karena pengetahuan tentang Islam bisa anda dalami hingga 
> mendapatkan titel PhD tanpa mempercayai agamanya sedikitpun.
> 
> PENGETAHUAN ITU BUKANLAH KEPERCAYAAN, PENGETAHUAN ITU BUKANLAH 
> KEIMANAN, DAN PENGETAHUAN ITU BUKANLAH IBADAH.
> 
> Sangat berbeda kalo anda kuliah di IAIN, syarat masuk yang pertama 
> adalah beriman kepada Islam, percaya rukun Islam, dan kesemuanya 
itu 
> bukanlah ilmu pengetahuan melainkan pengembangan kepercayaan.
> 
> Ilmu pengetahuan merupakan hasil study yang merupakan realitas, 
dan 
> kepercayaan merupakan angan2 yang sama sekali tidak ada 
realitasnya 
> sehingga yang kita angan2 bukanlah study.
> 
> Adalah sudah menjadi kenyataan, makin tinggi kepercayaan Islam, 
maka 
> makin rendah pengetahuannya tentang Islam.  Hal ini bisa kita 
> buktikan, bahwa dalam mengambil kebijaksanaan luar negeri Amerika 
> Serikat, seorang Presiden selalu dibantu oleh Menteri Luar Negeri 
> yang membawahi ahli2 khusus untuk semua bidang yang menyangkut 
Luar 
> Negerinya.  Untuk urusan China, ada ahli khusus yang mendalami 
bidang 
> study China tanpa harus orang China.  Untuk urusan kebijakan 
Amerika 
> terhadap Russia, ada ahli khusus yang mendalami bidang study 
Russia 
> yang tidak perlu harus orang keturunan Russia.  Tidak beda, untuk 
> kebijaksanaan Amerika terhadap negara2 Islam dalam mengatasi 
> terorisme Islam, maka Presiden Amerika sangat bergantung kepada 
hasil 
> konsultasi ahli2nya dibidang study agama Islam yang kebetulan 
dijabat 
> oleh ahli2 atau PhD2 bidang study agama Islam yang kesemuanya 
tidak 
> ada yang beragama Islam atau tidak ada yang percaya Islam dan 
tidak 
> satupun yang menyembah Allah.  Dan tidak bisa disangkal, ahli2 
yang 
> mendampingi Presiden Amerika inilah yang menjadi penyebab utama 
> kesuksesan Amerika menjadi negara yang paling Super Power 
diseluruh 
> dunia, yang membuktikan bahwa keberhasilan ini dilandasi 
pengetahuan 
> yang mendalam yang melatar belakangi keputusan2 para ahli2 tsb.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>






Quotes : 
"This is my simple religion. There is no need for temples; no need for  
complicated philosophy. Our own brain, our own heart is our temple; the 
philosophy is kindness"
 - Dalai Lama - 


 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://asia.docs.yahoo.com/info/terms
 



Kirim email ke