wah saya jadi penasaran saya pernyataan ibu:
> Saya juga tak percaya adanya Allah, bahkan saya mampu membuktikan
> Allah itu hanyalah jiplakan dari dewa2 agama Hindu yang diadopsi
> orang2 Arab dizaman dulu yang kemudian digabung dengan filosofi
> agama2 Yahudi yang kemudian diberi label sebagai agama Islam.
Konsep Hindu yg paganisme/polytheism menyembah banyak dewa yg
berkaitan dengan Alam Semesta, sangat bertolak belakang dengan
konsep Islam yg monotheism, Tuhan yg satu yg Absolute.Bagaimana bisa
jadi dibilang menjiplak?
Filosophi Yahudi, itu maksudnya filosophy yg mana ya Ibu, kalo
maksud Ibu Islam berkaitan dengan Yahudi mungkin benar, karena
sebenarnya Islam bukan agama baru, di Quran pun dijelaskan Islam
bukan agama baru, sejak manusia yg pertama diturunkan (Adam dan
Hawa), Allah sudah mengajarkan tentang agama "Allah" .
Sebelum Muhammad ada banyak Nabi, termasuk Nabinya bangsa Israel
(Solomon / Sulaiman), jadi kalo ada philoshopy Yahudi yg "sama"
dengan Islam, bisa sangat mungkin terjadi, karena akarnya juga sama
(walaupun saya sendiri ngga begitu tau philosophy Yahudi seperti
apa, hehe).
Nama "Islam" baru diberikan setelah Nabi yg terakhir, Muhammad, dan
ngga seperti Nabi2 sebelumnya yg diturunkan hanya untuk umat/bangsa
tertentu , agama yg dibawa Nabi Muhammad ditujukan buat semua
manusia di dunia, makanya seruan di Quran itu khan "yaa ayyuhan
naasu" atau "wahai sekalian manusia" bukan lagi wahai bani Israil,
etc.
Al Maidah, ayat 3: "Hari ini telah aku sempurnakan untuk kamu
agamamu, dan telah aku cukupkan kepadamu nikmat-KU, dan telah aku
ridhoi Islam sebagai agamamu." That's the end of the story, no more
Nabi setelah Muhammad.
dan satu keberatan lagi, budaya asli Arab itu menganut paganisme,
menyembah banyak berhala, dan mereka sangat kuat kepercayaannya
sampai2 Nabi Muhammad harus Hijrah ke Madinah karena diteror oleh
orang2 Arab yg ngga bisa menerima ajaran Islam...
jadi apa motive bangsa Arab menciptakan agama baru kalo mereka
sendiri sudah punya kepercayaan...
Jadi saya agak2 ngga bisa nangkep teori ibu itu, kalo bisa lebih
dirinci saya seneng sekali deh Ibu... pengen tau juga pengetahuan
agama saya sampe dimana? hehehe
salam,
icha
> JAWABAN NY. MUSLIM BINTI MUSKITAWATI
>
> Camkanlah baik2 tulisan atau pernyataan saya dibawah ini:
>
> Saya tak percaya kelima rukun Islam,
> Saya tak percaya AlQuran dari Allah,
>
> Bahkan, saya tak percaya AlQuran merupakan ajaran Muhammad dari
Allah,
> Jelasnya, ajaran AlQuran sudah ada jauh sebelum Muhammad sendiri
> dilahirkan, sehingga tak mungkin ajaran AlQuran diturunkan Allah
> melalui Muhammad !!!!!
>
> Saya juga tak percaya adanya Allah, bahkan saya mampu membuktikan
> Allah itu hanyalah jiplakan dari dewa2 agama Hindu yang diadopsi
> orang2 Arab dizaman dulu yang kemudian digabung dengan filosofi
> agama2 Yahudi yang kemudian diberi label sebagai agama Islam.
>
> Saya tidak percaya Agama Islam,
> Saya juga tidak percaya Agama2 Kristen, Hindu, Buddha, dll.
>
> Saya bukan Atheist, karena seorang Atheist sangat anti-agama, saya
> tidak anti-agama !!!
>
> Saya bukan kafir, karena orang kafir dalam Islam memusuhi umat
Islam,
> sedangkan saya sama sekali sebaliknya, membantu, memberi
sumbangan,
> dan banyak sekali kerja saya dalam mengembangkan pendidikan dunia
> Islam di Indonesia karena saya dilahirkan oleh nenek moyang
pendiri
> pesantren di Indonesia.
>
> Saya tidak mengaku, dan tidak perlu mengaku sebagai beragama
Islam,
> bahkan tidak pernah mengaku beragama Islam, justru umat Islam
sajalah
> yang selalu menganggap saya ini beragama Islam termasuk orang tua
> saya. Hal ini tidak perlu diherankan, karena sebagai orang
Amerika
> yang berpenghasilan kelas menengah, setiap sumbangan yang saya
> berikan kepada mesjid ataupun yayasan2 Islam di Indonesia, maka
saya
> dapat discount atau keringanan pajak di Amerika ini. Demikian
banyak
> organisasi dan umat Islam diseluruh dunia mengharapkan bantuan
saya,
> sehingga mereka selalu menganggapnya saya adalah umat Islam, saya
> adalah bagian dari kehidupan mereka, saya adalah pembela mereka.
Dan
> hal ini tidak perlu anda herankan, karena memang saya berasal dari
> mereka, lahir, besar dan dididik dari lingkungan mereka yang
> kesemuanya serba Islam. Wajarlah kalo saya dianggap Islam,
meskipun
> saya terang2an untuk mengakui dengan tingginya pengetahuan Islam
> saya, maka saya sadar bahwa Islam hanyalah kepercayaan yang bukan
> kenyataan, dan kepercayaan artinya tidaklah lebih daripada angan2.
>
> Sekali lagi, jangan mencaci maki saya hanya karena saya berterus
> terang mengakui bahwa Saya tidak percaya Islam !!!!!
>
> Bisakah anda bayangkan, Dr.Abdus Salam adalah seorang Islam
Ahmadiah
> yang memenangkan hadiah Nobel untuk Physika Atom, dan beliau
sangat
> dibanggakan oleh umat Islam di Indonesia, padahal MUI dan
Pemerintah
> RI sudah menyatakan bahwa Islam Ahmadiah bukanlah agama Islam,
bahkan
> membakari mesjid2 Ahmadiah, dan menjarahi rumah2 umat Ahmadiah.
> Apakah beliau beragama Islam ?????
>
> Jadi masalah saya ini Islam ataupun bukan Islam, legitimasinya
berada
> dalam lingkungan saya sendiri bukan dari pengakuan saya. Artinya,
> MESKIPUN SAYA MENYATAKAN SAYA BUKAN ISLAM, KALO LINGKUNGAN SAYA
> MENGKLAIM DIRI SAYA SEBAGAI UMAT ISLAM, MAKA SAYA INI DINAMAKAN
> BERAGAMA ISLAM. Dan hal yang sama bisa anda lihat dalam contoh
> Dr.Abdus Salam diatas.
>
> Pengetahuan saya mengenai study Islam jelas, jauh lebih tinggi
diatas
> anda semua yang berada di Indonesia, hal ini bukan kesombongan,
> karena memang kenyataan fasilitas buku2 yang paling lengkap
mengenai
> Islam hanya ada di Amerika, bahkan dari Amerika saya bisa
mengakses
> semua perpustakaan Islam yang ada dimuka bumi ini, saya berhak
> mengorder buku2, peninggalan arkeologis, ataupun fotocopy semua
> peninggalan2 masa lalu Islam disemua museum2 diseluruh dunia
secara
> gratis karena saya adalah anggauta asosiasi scientist Amerika !!!!!
>
> Makin tinggi pengetahuan saya mengenai agama Islam tidak bisa
> diartikan bahwa saya makin percaya Islam, karena kenyataannya,
> demikian tingginya pengetahuan saya mengenai Islam, justru makin
> banyak penemuan2 saya mengenai kebohongan2 ajaran agama Islam itu
> sendiri.
>
> Eugen Rosenstock-Huessy, seorang pemikir genius Kristen Amerika,
> seorang Filosopher Kristen Amerika, dan merupakan bapak Agama
Kristen
> Amerika yang paling dikagumi, dibanggakan, dan dijadikan teladan
> agama Kristen disemua pendidikan agama Kristen di Amerika. Dialah
> yang juga beranggapan bahwa SEORANG KRISTEN TIDAK PERLU PERCAYA
> YESUS, TIDAK PERLU PERCAYA BIBLE, DAN TIDAK PERLU BERAGAMA
KRISTEN.
> BAHKAN DIA BILANG, AGAMA KRISTEN TIDAK PERLU DIANGGAP AGAMA, NAMUN
> TETAP SAJA ANDA BERHAK MENYATAKAN DIRI SEBAGAI UMAT KRISTEN.
> Silahkan anda mempelajari pemikirannya yang begitu rumit yang
> berhasil menciptakan pemikiran2 Kristen di Amerika ini melalui
> bukunya yang paling sederhana dan gampang anda mengerti:
>
> I am Impure Thinker, ISBN 0-912-14856-X
>
> Beliau bukanlah kelompok Kristen tertentu, melainkan beliau memang
> seorang pemikir, filosofer Kristen, yang diakui diseluruh Amerika
> bahkan dunia, yang menjadikan umat Kristen menjadi lebih maju dari
> umat Katolik, bahkan paling maju diantara semua umat beragama,
> meskipun tidak bisa kita menutup mata bahwa juga banyak aliran2
> Kristen yang masih tertinggal dibelakang terikat dengan masa
lalunya
> yang masih sangat2 biadab !!!!!! Silahkan saja anda cari sendiri
di
> Google mengenai pemikiran2nya tentang Agama umumnya dan agama
Kristen
> khususnya. Dia bisa disamakan atau dibandingkan dengan sang
Buddha
> Gautama, bahkan lebih tinggi dari sang Buddha sendiri. Dalam
semua
> study perbandingan agama2 disemua universitas2 di Amerika ini,
nama
> beliau tidak pernah terlupakan.
>
> Dengan membaca pemikiran2 beliau mengenai agama Kristen, mungkin
anda
> lebih paham dengan pernyataan saya, kenapa saya sebagai umat Islam
> sama sekali tidak percaya Islam, bahkan tidak perlu percaya
Islam.
> Karena kepercayaan itu sendiri hanyalah pengetahuan yang sangat
> terbatas dalam penyembahan yang dititik beratkan hanya dari sudut
> pandang keuntungan kelompok umatnya saja dalam mendominasi
khayalan2
> kehidupan disorga setelah kematian, sedangkan ilmu pengetahuan
agama
> jauh lebih luas dari sekedar penyembahannya, melainkan juga
termasuk
> realitas2 yang berlawanan dari apa yang dipercayanya.
>
> OLEH KARENA ITU, SANGAT TIDAK MASUK AKAL, SEORANG LULUSAN IAIN
BISA
> MEMPUNYAI PENGETAHUAN TENTANG AGAMA ISLAM LEBIH DALAM DARIPADA
> LULUSAN DOKTOR STUDY ISLAM DI AMERIKA YANG SAMA SEKALI TIDAK
PERCAYA
> ISLAM.
>
> Dengan lulus IAIN, anda hanya lebih kuat kepercayaannya kepada
Islam
> namun lebih rendah pengetahuannya tentang agama Islamnya itu
sendiri
> secara keseluruhannya. Dalam study Islam di Amerika, lulusannya
> tidak ditekankan kepercayaannya, melainkan pengetahuannya. Karena
> study Islam di Amerika, mempelajari semua aspek agama Islam yang
> bukan hanya dari sudut kebaikan ajaran Islam, tetapi juga dari
> keburukan2 ajaran Islam itu sendiri yang dibandingkan dengan
ajaran2
> agama lainnya. Padahal IAIN, sama sekali tidak mempelajari
> keburukan2 ajaran Islamnya, karena sejak masuk setiap murid sudah
> harus yakin bahwa ajaran Islam itu sangat baik meskipun
kenyataan2nya
> lebih banyak yang buruk2nya.
>
> CUKUP JELAS, SAYA ADALAH UMAT ISLAM YANG TIDAK PERCAYA ISLAM,
TIDAK
> PERCAYA ALQURAN, TIDAK PERCAYA MUHAMMAD, BAHKAN TIDAK PERCAYA
ALLAH.
> NAMUN SAYA BUKAN KAFIR, SAYA BUKAN ATHEIST, DAN SAYA TETAP
TERMASUK
> DALAM KATEGORI UMAT ISLAM DALAM PANDANGAN UMAT ISLAM SENDIRI,
MAUPUN
> DALAM PANDANGAN MEREKA YANG BUKAN ISLAM.
>
> Semoga pernyataan saya ini bisa jelas, tegas, dan jangan tanya ber-
> ulang2, dan saya persilahkan pernyataan ini disebar luaskan untuk
> memahami pandangan tentang KEHIDUPAN BERAGAMA YANG SEBENARNYA YANG
> TIDAK SEMATA2 MEMPERCAYAI AGAMANYA SAJA MELAINKAN PENGABDIAN
KEPADA
> KEMANUSIAAN KESELURUHANNYA TANPA MEMBEDAKAN AGAMANYA. UMAT AGAMA
> HANYALAH PEMBAGIAN KELOMPOK DALAM PENEKANAN PENDISTIBUSIAN
VARIASI2
> KEBAHAGIAAN. UMAT AGAMA BUKANLAH MEM-BEDA2KAN KELOMPOK UNTUK CUMA
> MEMBERIKAN KEBAHAGIAAN HANYA KEPADA KELOMPOKNYA SENDIRI, DAN
> MENGHUKUM ATAU MENYEBARKAN BENCANA KEPADA KELOMPOK YANG BUKAN
> AGAMANYA.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
Quotes :
"This is my simple religion. There is no need for temples; no need for
complicated philosophy. Our own brain, our own heart is our temple; the
philosophy is kindness"
- Dalai Lama -
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://asia.docs.yahoo.com/info/terms