Hadits Qudsi: "Aku (Tuhan) adalah perbendaharaan yang tersembunyi. Aku (Tuhan) ingin dikenali, karena itu Aku menciptkanan kehidupan (dunia)"
"Aku (Tuhan) sesuai (hadir) dengan/dalam persangkaan hamba-Ku" Ingin mengenal Allah, melalui logika (atau lebih tepat pikiran) boleh koq, tetapi tidak boleh mengatakan bahwa pemahaman tentang Allah itu melalui pikiran itu dapat diartikan itulah Allah! Tidak bisa! Allah jauh dari apa yang diprasangkakan oleh manusia. Tetapi Allah memahami keterbatasan-keterbatasan manusia, sehingga Allah menolerir bahwa Diri-Nya berada pada persangkaan hamba-Nya itu. Sebab memang pada hakekatnya (unsur) Allah ada dimana-mana, ya di bumi, di langit, di dalam diri manusia, semuanya tidak lepas dari unsur-unsur Allah. Tetapi mereka-mereka itu tidak boleh dipersamakan atau dapat menjadi Allah. Mau mengenal Allah dari ilmu pengetahuan dan teknologi, boleh, seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim (sebelum menjadi Nabi). Atau melalui olah bathin, perenungan kalbu, pengendalian nafsu, seperti cara Nabi Muhammad SAW selama di Gua Hira (yang puncaknya menerima Wahyu), boleh. Pokoknya seribu macam cara. Adanya Kitab-kitab Suci (yang merupakan kumpulan wahyu Allah) adalah salah satu cara Allah memperkenalkan Diri-Nya kepada manusia (yang mencari-Nya) agar menjadi lebih mudah, karena di dalamnya ada pengetahuan, metode, dan sebagainya. Manusia tidak perlu lagi, mencari dan mencari Allah dengan cara-cara yang sulit dan berat karena mereka (langsung dan tidak langsung) akan dihalang-halangi oleh Setan yang membuatnya tersesat dan menjauh dari Tuhan. Nah, melalui Kitab-kitab Suci itu, Tuhan tidak hanya memberikan petunjuk-petunjuk bagaimana mengenal Diri-Nya dan memberikan gambaran seperti apa Diri-Nya itu, tetapi juga memberikan petunjuk-petunjuk, pedoman-pedoman dan pengetahuan-pengetahuan bagaimana menjalani hidup dan kehidupannya selama mereka di dunia, berhubungan satu dengan lainnya. Karena mengaplikasikan suatu pedoman atau petunjuk mempunyai peluang salah, maka sangatlah wajar di dunia ini kemudian muncul berbagai macam perbedaan-perbedaan pandangan, penafsiran, praktek, dan sebagainya. Bila kita melihat segala sesuatu dari sudut pandang ini, maka sebenarnya menjalani hidup sangatlah mudah. Sekaligus menafsiri perbedaan atau lebih ekstrim pertentangan/konflik (perang) pun juga akan lebih proporsional. Tidak fair, kemudian apabila ketika ada dua pihak berkonflik dan perang misalnya, itu dikaitkan dengan simbol-simbol konflik/perang antar agama. semua konflik (yang dibungkus agama) sebenarnya bila ditelusuri ujung-ujungnya adalah perebutan kekuasaan atau kepentingan, bukan agama. Begitulah, Salaam, Bagus TL On Sun, 09 Apr 2006 02:53:35 -0000 "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > --- In [email protected], "Susanto" ><[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> mengenal allah kok dengan logika, bila dilakukan, maka >>allah itu >> sebatas kedalaman logikamu...:) >> > > > > > Secara logika, Allah itu hanyalah angan2 ciptaan manusia >yang > pengaruhnya hanyalah bersifat suggestive, sama seperti >juga hipnotis!!! > > Sebaiknya anda memahami lebih dulu definisi logika itu >sebelum > memasukkannya kedalam agama karena Agama tidak mengenal >logika. > Logika bukanlah iman melainkan cara menyusun urut2an >yang benar dalam > menyimpulkan kebenaran. Padahal dalam Agama, allah itu >gaib enggak > ada urut2annya, dengan kata2 lain, ALLAH ITU ENGGAK ADA >LOGIKANYA atau > hanya sebatas angan2 yang yang diracuni dogma2nya !! > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > Quotes : > " Spirituality is essentially a journey within. You need >no preparations, no luggage to carry - nothing >absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, >can only come as an after effect of self-actualization, >achieved though the practice of meditative way of life." > - Anand Krishna - > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ======================================================================================== Ikuti Lomba Puisi Online Jawa Timur, dapatkan hadiah menarik setiap bulannya dan hadiah total senilai 60 juta rupiah hanya di http://www.plasa.com ======================================================================================== Quotes : " Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life." - Anand Krishna - Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://asia.docs.yahoo.com/info/terms

