It's all in your mind
It's all about your heart
Above all is God
Salam parno
----- Original Message -----
From: "UnICoM" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, May 12, 2006 12:04 PM
Subject: [sufi-islam] PORNO ???
PORNO ???
Seandainya saya menulis "Burung" apakah ini Porno?
Seandainya saya menulis "Susu" apakah ini Prono?
Seandainya saya menulis "Ciuman" apakah ini Porno ?
Seandainya saya menulis "Telanjang" apakah ini Porno ?
Seandainya saya menulis " Hasrat yang menggebu-nggebu"
apakah ini Porno?
Seandainya saya menulis "ML" apakah ini Porno?
Seandainya saya menulis "Perkosaan" apakah ini Porno?
The Word doesn't Mean, But People Mean....
Kata-kata, kalimat, simbol, lambang, pada dasarnya
tidak ada
artinya...sampai manusia itu memaknainya...
Dan makna yang dipahami oleh tiap2 manusia adalah
tergantung kepada "The
Picture in Our head" kata Water Lippman, "tergantung
gambaran yang ada di
kepala kita" itu apa...
"The Picture in Our head" tergantung kepada "Frame of
Reference" kita dan
juga tergantung kepada "Field of Experience"....Inilah
yang membentuk
Persepsi di dalam diri tiap-tiap manusia...
Kata-kata, kalimat, simbol maupun lambang, tidaklah
berdiri sendiri di dalam
pemaknaan, kalau mengacu kepada Saussure, makna sangat
dipengaruhi oleh
struktur kata or kalimatnya, kalau mengacu kepada
Pierce, makna itu
dipengaruhi oleh icon, symbol dan indeks yang
menyertainya..
Sederhanakan, makna yang dipahami oleh masing-masing
orang tergantung kepada
banyak faktor, termasuk konteks dimana kata, atau
kalimat atau simbol itu
digunakan.
"Telanjang" sebagai kata, akan bermakna tertentu
ketika dipakai dalam
kalimat "Petani itu bertelanjang dada sambil
mengayunkan cangkulnya"....
"Burung" sebagai kata, akan bermakna tertentu ketika
dipakai dalam kalimat
"flu burung sudah menyebar ke seluruh dunia"...
Tidak berbeda ketika penetapan sesuatu itu termasuk
Porno ataukah tidak,
benar2 itu akan sangat tergantung kepada persepsi
manusianya
masing2..tergantung kepada "Picture in Our Head"
tergantung kepada "gambaran
apa yang ada dikepala masing2 diri kita"
"Wanita yang memakai baju dengan bahu terbuka", bisa
dipahami Porno ketika
"Gambaran yang ada dikepala kita" disertai dengan
konteks "sesuatu yang
menimbulkan birahi, merangsang nafsu"....Tetapi
"wanita yang memakai baju
dengan bahu terbuka", menjadi tidak berdampak apa-apa,
alias biasa ketika
"Gambaran yang ada dikepala kita" tidak dalam konteks
" sesuatu itu
menimbulkan rangsangan nafsu seksual" pada diri
kita...
Kalau memang sebuah kata, sebuah kalimat, sebuah icon,
sebuah simbol,
lambang dan apapun istilahnya itu tidak bermakna dan
barulah manusia itu
yang memberikan makna, tergantung konteksnya,
tergantung "Frame of
Reference"nya tergantung kepada "Field of
Experience"nya atau tergantung
kepada "Picture in Our head" atau tergantung kepada
"Gambaran yang ada
dibenak kita" atau tergantung konteksnya, lalu masalah
sebenarnya adalah
dari mana "Picture in Our head" itu timbulnya ??
Ketika yang muncul konteksnya adalah urusan yang
mambangkitkan syahwat,
darimanakah timbul dan bangkitnya syahwat ini?
Apakah yang membangkitkan adalah berasal dari luar
diri?
ataukah yang menimbulkan hasrat bangkitnya syahwat ini
adalah dari dalam
diri?
Mayoritas orang menganggap, menduga, berkeyakinan
bahwa munculnya "gambaran"
itu adalah berasal dari reaksi akibat sesuatu yang ada
diluar diri.
Jadi misalnya, lihat foto telanjang di majalah, maka
muncullah nafsu
syahwatnya, lihat tulisan yang mengarah ke arah
seksual, maka munculllah
nafsu syahwatnya...
Seolah-olah menjadi benar ketika hal itu terjadi...
Tetapi benarkah demikian ?
Kalau memang sebab pengaruh luar itu yang menimbulkan
dampak munculnya nafsu
syahwat, lalu mengapakah itu tidak terjadi ketika
seseorang sedang sibuk
bekerja, sedang sibuk beribadah, sedang sibuk urusan
lain yang menyebabkan
meskipun mereka melihat sosok lawan jenis yang
telanjangpun, tidak akan
berpengaruh terhadap dirinya?
Dari sinilah jika kita terus masuk ke dalam diri, maka
kita akan
tahu,"Gambaran dalam kepala kita" ini sebenarnya yang
memicu yang
mana...apakah sumber yang berasal dari luar, ataukah
sumber yang berasal
dari dalam.....
"Ada segumpal daging dalam diri seseorang, jika daging
itu baik, maka baik
pula seluruh dirinya, dan jika daging itu jelek, jelek
pula seluruh dirinya.
Itulah Hati"
Hati seseorang yang dipenuhi dengan gambaran2 negatif,
dengan dorongan2 hawa
nafsu, ini yang akan mewadahi gambaran2 konteks yang
negatif tersebut. dan
ini yang memunculkan "gambaran yang ada dikepala kita"
Seandainya Hati dipenuhi lintasan negatif, dipenuhi
dorongan hawa nafsu,
syahwat, maka kira2 meski bertemu tidak dengan
penampilan lawan jenis yang
memakai baju terbukapun, dia akan bisa berpikiran dan
membayangkan orang
yang memakai baju tertutup sebagai sebuah obyek yang
juga bisa menimbulkan
hawa nafsu....so...
Masalahnya, bukan pada aturan yang ada diluarnya,
melainkan masalahnya
adalah pada hati diri kita masing2 ini...
Apakah seperti dinegara Arab, Mekkah, medinah, Riyadh,
yang mayoritas wanita
sudah diberlakukan aturan untuk memakai baju kerudung
tertutup total itu
terbebas dari masalah Pornografi dan Pornoaksi?
Perkosaan disana sering terjadi, Kaum Homo ada
dimana2, Pelecehan seksual
pun terjadi mulai dari level rumah tangga dst...
That's real
So...mengapa tidak mulai menjaga hati kita,
membersihkan hati kita dari pikiran2 yang porno ?
Apapun yang ada disekitar kita,
apapun yang ada diluar diri kita,
godaan apapun seberat apapun, jika hati kita terjaga,
adakah yang akan berpengaruh ?
Tidak menjadi masalah banyaknya bom dipasang oleh
teroris dimana2, yang
menjadi masalah adalah ketika bomnya meledak..he..he..
Tidak menjadi masalah adanya banyak godaan,
yang penting kan tidak tergoda...he..he..
Saya jadi ingat satu kisah sufi,
"Seseorang rencana mau bertemu dengan tuan rumah,
tetapi didepan pintu
masuknya, ada 4 anjing besar yang menggonggong dan
mengarah kekita. Manakah
yang kita pilih? sibuk mengusir anjing2 itu sehingga
menyebabkan kita tidak
jadi bertamu dan bertemu dengan pemilik rumah?
ataukah kita memilih untuk memanggil Tuan rumahnya?
Jika tuan Rumahnya keluar dan melihat kita digonggongi
ajing2nya, pastilah
tuan rumah akan memberikan kode dan memerintahkan agar
anjing2 tersebut
pergi meninggalkan kita"
Manakah yang akan anda pilih, seumur hidup habis hanya
untuk ngurusi anjing2
nafsu anda......
ataukah anda memilih untuk memanggil Majikan Pemilik
Anjing itu ?
Semua pilihan terserah kepada kita
Jumat, 12 Mei 2006
renungan siang
huttaqi
www.huttaqi.com
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
Yahoo! Groups Links
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

