Subject: Rachmawati: Bung Karno Dibunuh Pelan-pelan
Date: Fri, 12 May 2006 11:53:30 +0200
var win = null; function NewWindow(mypage,myname,w,h,scroll){ LeftPosition = (screen.width) ? (screen.width-w)/2 : 0; TopPosition = (screen.height) ? (screen.height-h)/2 : 0; settings = 'height='+h+',width='+w+',top='+TopPosition+',left='+LeftPosition+',scrollbars='+scroll+',resizable' win = window.open(mypage,myname,settings) } document.title += " : DARI CATATAN MEDIS BK
Rachmawati: Bung Karno Dibunuh Pelan-pelan"; DARI CATATAN MEDIS BK
Rachmawati: Bung Karno Dibunuh Pelan-pelan
Rakyat Merdeka, Jumat, 12 Mei 2006, 15:44:35 WIB
Laporan: Tuahta Arief
Jakarta, Rakyat Merdeka. Terbongkar sudah. Teka-teki perlakuan Soeharto kepada Soekarno selama sekarat ternyata menyakitkan. Proklamator itu dibiarkan digerogoti penyakit akutnya hingga meninggal secara mengenaskan.
Yang saya bawa ini adalah catatan medis selama setahun, dari 1967 hingga 1968 saat Bung Karno mulai sakit. Jelas telihat bahwa Bung Karno tidak mendapatkan perawatan yang semestinya. Bung Karno dibiarkan mati karena semua obat yang diberikan harus disetujui Soeharto, ujar Rachmawati dengan penuh emosi. Rachma membuka catatan medis ini di Yayasan Pendidikan Soekarno, Kampus UBK Cikini, Jumat sore.
Dijelaskan, catatan medis yang dibawa dalam bentuk sebelas buntelan itu telah disimpannya sejak tahun 1969.
Ketika itu ada upaya menghapus jejak Bung Karno. Dokter perawat Bung Karno kemudian memindahkan catatan medis yang disimpan secara pribadi itu ke rumah saya, lanjut Rachma. Dokter yang dimaksud adalah dr. Surojo.
Adik Megawati ini yakin, Soeharto telah melakukan tindakan sistematis dan terencana untuk mencabut secara berlahan nyawa Bung Karno.
Dalam medical record ini Bung Karno jelas sakit gagal ginjal. Seharusnya ada tindakan pencucian darah secara berkala. Tapi itu tidak diberikan. Saat itu semua obat yang masuk harus disetujui Soeharto. Bahkan Soeharto juga menolak keinginan keluarga agar Bung Karno mendapat pengobatan di luar negeri, lanjutnya.
Akibat tidak diobati secara layak, menjelang wafatnya, tubuh Bung Karno bengkak-bengkak dan penyakit ginjalnya tidak dapat disembuhkan lagi. Nasib bapak bangsa ini berakhir tragis di tangan Soeharto.
Rachma sendiri akan menyerahkan rekaman medis ini kepada pemerintah SBY dalam waktu dekat.
Tidak ada tujuan lain, agar mereka tahu, betapa sangat buruknya perlakuan Soeharto kepada Bung Karno, katanya.mrs
Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65, click: http://www.progind.net/
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min.
[Non-text portions of this message have been removed]
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

