Kembali media di Indonesia mencemongin muka bangsanya sendiri dengan
menyebarkan berita bohong se-olah2 Pesawat Presiden Taiwan ada
kerusakan dan perlu mendarat darurat di Pulau Batam.  Itulah berita
pertama pertama yang disebarkan diseluruh Indonesia. 

Berita kedua disusulkan lagi, menyatakan bahwa berita pertama itu
memang tidaklah benar (artinya mengaku kalo berita itu bohong), namun
katanya kebohongan itu terpaksa dilakukan karena sebenarnya sudah ada
rencana rahasia bahwa Presiden Taiwan ini akan bertemu dengan
pemimpin2 RI dalam rangka membicarakan investasi besar2an para
pengusaha Taiwan di pulau Batam, namun pemerintah RI kuatir pertemuan
dengan presiden Taiwan ini bisa bocor dan memperburuk hubungan dengan
Cina daratan.

Berita ketiga adalah hari ini, dikabarkan presiden Taiwan bersama
puluhan businessmen-nya mendarat di Pulau Batam, beliau berkeliling
pulau Batam tanpa turun dari mobilnya setelah itu kembali ke pesawat
untuk mengumumkan pembatalan rencana pertemuan mereka dengan para
pejabat maupun pengusaha Indonesia.  Hari itu juga presiden Taiwan
kembali mengudara balik ke Taiwan karena kabarnya para pengusaha
Taiwan yang sudah terjerumus ditipu masuk ke Batam mulanya ada lebih
dari 30 pengusaha, namun belum lewat masa setahun mereka cabut lagi
dan memindahkan usahanya ke VietNam dan kabarnya sekarang cuma tersisa
10 pengusaha Taiwan saja yang masih ada tetapi mereka juga menyatakan
rencana untuk cabut sesegera mungkin.

DEMIKIANLAH, SAYA SEKEDAR MENERUSKAN BERITA BOHONG DARI PEMERINTAH RI
INI DARI KORAN KE MILIST DISINI.  KESIMPULANNYA JELAS, PENGUSAHA TIDAK
BETAH OLEH ATURAN ISLAM YANG MEMBUAT JAM KERJA BISA BERKURANG BANYAK
SEKALI AKIBAT PERLUNYA SHALAT.  PENGUSAHA MERASA BEBAN BERAT KARENA
MEREKA HANYA BOLEH MEMBANGUN TEMPAT KERJA DENGAN PERSYARATAN ADANYA
TEMPAT SHALAT.

Presiden Taiwan berkenan menerima berita pemerkosaan amoy2 nya di
Jakarta sebagai ibadah agama Islam dalam merebut pahala !!!  Hal itu
bukanlah kriminal dan tidak pernah dituntut, diselidiki, apalagi
ditangkap, padahal di Taiwan hal itu pelanggaran berat yang dihukum
mati.  Apakah presiden Taiwan ini marah menerima berita yang
menggembirakan muslim ini atau dia malah gembira dan bahagia seperti
juga kebanyakan Muslim....... semua itu saya serahkan saja kepada para
pembaca untuk membayangkannya apabila bangsa anda, keluarga anda,
diperkosa tanpa pelakunya dihukum....  apakah anda merasa terhina atau
tidak tergantung kepada kepercayaan anda sendiri tentunya, kalo anda
Islam tentu anda menganggapnya hal itu salah sendiri kenapa tidak
beriman kepada Allah sehingga bisa terhindar dari tindakan itu.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -





Yahoo! Groups Links

Kirim email ke