Saking bencinya, berita apapun bisa dijadikan sasaran untuk menjelekan Islam dengan memelintir beritanya terlebih dahulu. Gunung merapi mau meletus, tabrakan kereta dll juga bisa dijadikan sarana untuk menjelekan Islam. Ditambah keahlian MM dalam mengarang. Dari inisial namanya saja MM khan artinya Mahir Mengarang, Mampu Menipu, Manusia Munafik dll...hua..ha..ha..
Ayo, Pak MM bikin karangan lagi dong. Kalo boleh tanya, mungkin anda lagi cari beasiswa dari pemerintah amerika ya ? Biasanya kalo mau dapet gelar atau beasiswa dari amerika asal cukup mahir menjelekan (memprovokasi) Islam juga sudah lulus koq...:-D
Bagus-Taruno Legowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Gak ada masalah, pengusaha Taiwan hengkang dari
Batam.................yang pergi sono..............
Bahwa ada pengusaha hengkang berinvestasi, memang patut
disesali.......tetapi lebih disesali karena anda telah
menyangkut-pautkan dengan Sholat.....wah itu sudah
keterlaluan anda itu..........
Jangan semborno menyangkut-pautkan dengan hengkangnya
pengusaha Taiwan dengan Islam, Aturan Islam tentang Sholat
dan Tempat Sholat........ Anda tidak punya toleransi dan
rasa hormat terhadap kemanusiaan sama sekali........mana
katanya anda yang hidup di negara yang katanya paling
demokratis, obyektif.....sedikitpun tidak ada bekas di
dalam diri anda.........
Orang beragama apapun, itu kan suka-suka penganutnya? Dan
ini adalah hak azasi paling dasar yang juga diakui oleh
PBB. Lha, kenapa sih anda suka sekali
menjelek-jelekan/mendeskreditkan suatu agama (Islam)?
Tahukah anda, itu sama saja dengan mencemooh orang-orang
yang "beragama" (Islam) sebagai orang-orang yang bodoh?
Dan itu, sungguh suatu penghinaan besar sekali. Dan
penghinaan itu melanggar hak-hak azasi manusia. Nah, anda
melanggar HAM!
Apa yang anda tulis itu bukan bertujuan "penyadaran" yang
seperti anda maksud. Tapi bahasa yang anda pakai adalah
bahasa penghinaan, dan cenderung fitnah. Wah, ini lebih
kejam lagi. Sadarlah sebelum
terlambat.................Tuhan
Mahapengampun..............
Salaam,
Bagus TL
On Sat, 13 May 2006 02:32:04 -0000
"Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kembali media di Indonesia mencemongin muka bangsanya
>sendiri dengan
> menyebarkan berita bohong se-olah2 Pesawat Presiden
>Taiwan ada
> kerusakan dan perlu mendarat darurat di Pulau Batam.
> Itulah berita
> pertama pertama yang disebarkan diseluruh Indonesia.
>
> Berita kedua disusulkan lagi, menyatakan bahwa berita
>pertama itu
> memang tidaklah benar (artinya mengaku kalo berita itu
>bohong), namun
> katanya kebohongan itu terpaksa dilakukan karena
>sebenarnya sudah ada
> rencana rahasia bahwa Presiden Taiwan ini akan bertemu
>dengan
> pemimpin2 RI dalam rangka membicarakan investasi
>besar2an para
> pengusaha Taiwan di pulau Batam, namun pemerintah RI
>kuatir pertemuan
> dengan presiden Taiwan ini bisa bocor dan memperburuk
>hubungan dengan
> Cina daratan.
>
> Berita ketiga adalah hari ini, dikabarkan presiden
>Taiwan bersama
> puluhan businessmen-nya mendarat di Pulau Batam, beliau
>berkeliling
> pulau Batam tanpa turun dari mobilnya setelah itu
>kembali ke pesawat
> untuk mengumumkan pembatalan rencana pertemuan mereka
>dengan para
> pejabat maupun pengusaha Indonesia. Hari itu juga
>presiden Taiwan
> kembali mengudara balik ke Taiwan karena kabarnya para
>pengusaha
> Taiwan yang sudah terjerumus ditipu masuk ke Batam
>mulanya ada lebih
> dari 30 pengusaha, namun belum lewat masa setahun mereka
>cabut lagi
> dan memindahkan usahanya ke VietNam dan kabarnya
>sekarang cuma tersisa
> 10 pengusaha Taiwan saja yang masih ada tetapi mereka
>juga menyatakan
> rencana untuk cabut sesegera mungkin.
>
> DEMIKIANLAH, SAYA SEKEDAR MENERUSKAN BERITA BOHONG DARI
>PEMERINTAH RI
> INI DARI KORAN KE MILIST DISINI. KESIMPULANNYA JELAS,
>PENGUSAHA TIDAK
> BETAH OLEH ATURAN ISLAM YANG MEMBUAT JAM KERJA BISA
>BERKURANG BANYAK
> SEKALI AKIBAT PERLUNYA SHALAT. PENGUSAHA MERASA BEBAN
>BERAT KARENA
> MEREKA HANYA BOLEH MEMBANGUN TEMPAT KERJA DENGAN
>PERSYARATAN ADANYA
> TEMPAT SHALAT.
>
> Presiden Taiwan berkenan menerima berita pemerkosaan
>amoy2 nya di
> Jakarta sebagai ibadah agama Islam dalam merebut pahala
>!!! Hal itu
> bukanlah kriminal dan tidak pernah dituntut, diselidiki,
>apalagi
> ditangkap, padahal di Taiwan hal itu pelanggaran berat
>yang dihukum
> mati. Apakah presiden Taiwan ini marah menerima berita
>yang
> menggembirakan muslim ini atau dia malah gembira dan
>bahagia seperti
> juga kebanyakan Muslim....... semua itu saya serahkan
>saja kepada para
> pembaca untuk membayangkannya apabila bangsa anda,
>keluarga anda,
> diperkosa tanpa pelakunya dihukum.... apakah anda
>merasa terhina atau
> tidak tergantung kepada kepercayaan anda sendiri
>tentunya, kalo anda
> Islam tentu anda menganggapnya hal itu salah sendiri
>kenapa tidak
> beriman kepada Allah sehingga bisa terhindar dari
>tindakan itu.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
---------------------------------
Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just 2ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice.
[Non-text portions of this message have been removed]
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

