--- In [email protected], puthut yulianto
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> artinya, jika bung nduableg itu islam maka anda juga
> islam kan?
>
> so,
> jika menurut anda sendiri, islam juga agama lain,
> sudah sedemikian rupa seperti yang anda paparkan
> realitasnya, terus menerus melalui posting-posting
> anda, kenapa anda masih 'mengakui' keberagamaan anda?
Anda itu benar2 gobloooook, saya tak perlu mengakui agama saya,
biarpun saya bilang bukan Islam, semua orang yang tahu ayah ibuku
selalu memberi selamat lebaran dan mengirim kartu lebaran. Saya Islam
bukan karena pengakuan saya melainkan pengakuan masyarakat disekitar
saya. Apanya yang aneh ????
Apakah kalo semua orang memperlakukan saya sebagi umat Islam harus
saya tolak ???? Saya dipercayakan sebagai pemegang kas sebuah mesjid,
haruskah saya tolak ??? Tanpa perlu percaya agama Shinto sekalipun
saya diundang kegereja Shinto untuk mendemonstrasikan seni beladiri
samurai, apakah saya harus menolak karena saya bukan beragama Shinto?
Ada Mahasiswa saya yang umat Kristen meminta saya jadi ketua panitia
natalan para mahasiswa, apakah harus saya tolak ??? Tentu tidak, saya
terbuka bagi semua agama ataupun yang tidak beragama. Sebagai
pendidik saya harus menyesuaikan dengan ruang lingkup budaya murid2
saya bukan memaksakan budaya saya untuk diadopsi oleh murid2 saya !!!
Sekali lagi, ajaran Islam itu merusak cara berpikir, kepribadian,
maupun hati nurani umatnya seperti anda sehingga heran dan tidak
mengerti kehidupan dalam budaya yang beradab dizaman sekarang ini.
Kesalahan fatalnya terletak dari cara pendidikan di-sekolah2 di
Indonesia yang meng-kotak2an murid dalam masing2 kepercayaan agamanya
sehingga mereka tidak mampu beradaptasi dalam lingkungan yang umum
dalam pergaulan kelas orang2 yang berpendidikan. Sewaktu saya
diundang ke pertemuan ahli2 botani, meskipun saya bukan ahli botani,
saya tidak canggung untuk bertukar pikiran dengan ahli2 dari keahlian
diluar bidang saya. Tidak pernah saya tanyakan kepada mereka apa
agama mereka, apakah mereka percaya Tuhan atau Allah dsb, dsb yang
justru menjadi kewajiban di Indonesia.
Apakah karena saya mengkritik ajaran dan kepercayaan Islam menjadikan
saya tidak boleh dianggap Islam oleh lingkungan saya ataupun saudara2
saya ???? Hak untuk itu adanya pada siapa ????
Ny. Muslim binti Muskitawati.
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://asia.docs.yahoo.com/info/terms