sinta maharani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

Dian Metias <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  Subject: Balada Wakidjan
Date: Mon, 2 Apr 2007 11:02:51 +0700
From: "Dian Metias" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Sisi" <[EMAIL PROTECTED]>



BALADA WAKIDJAN

Wakidjan begitu terpesonanya dengan permainan piano
Nadine.

Sambil bertepuk tangan, ia berteriak, "Not a play! Not
a play!"

Nadine bengong. "Not a play?"
"Yes. Not a play. Bukan main."

Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah.
"Bukan main itu bukan not a play, Djan."

"Your granny (Mbahmu). Humanly I have check my
dictionary
kok.(Orang saya sudah periksa di kamus kok)"

Lalu berpaling ke Nadine. "Lady, let's corner (Mojok
yuk).
But don't think that are nots (Jangan berpikir yang
bukan-bukan).
I just want a meal together."

"Ngaco kamu, Djan,"  Tukidjo tambah gemes.

"Don't be surplus (Jangan berlebihan), Djo. Be wrong a
little is OK toch.?"

Nadine cuman senyum kecil. "I would love to, but ..."

"Sorry if my friend make you not delicious (Maaf
kalau teman saya bikin kamu jadi nggak enak)"

sambut Wakidjan ramah.
"Different river, maybe (Lain kali barangkali). I will
not be various
kok (Saya nggak akan macam-macam kok)."

Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap Tukidjo dengan
sebal.
"Disturbing aja sih, Djo. Does the language belong to
your ancestor
(Emang itu bahasa punya moyang lu)?"

Tukidjo cari kalimat penutup. "Just itchy Djan,
because you speak
English as delicious as your belly button."
(Gatel aja, Djan, soalnya kamu ngomong Inggris seenak
udelmu dewe).

Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati, "His name is
also effort."
(Namanya juga usaha)










   

---------------------------------
Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.

 
---------------------------------
The fish are biting.
 Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

Kirim email ke