Kafir akar katanya dari 3 huruf [Kef-Fa-Ra] kafara = to cover = tutup(#), yaitu 
siapa saja yang menutup hatinya dari kebenaran ttg Nabi Muhammad SAW mendapat 
Wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada beliau berupa: yang dibaca (Al-Quran) 
atau yang ditulis (Al-Kitab). 

Fyi, Al-Quran yaitu apa yang dibacakan berupa getaran tali suara oleh siapa 
saja, dan getaran itu diteruskan melalui udara berupa gelombang udara dan 
menggetarkan gendang telinga siapa saja yang meneruskan denyut itu ke otaknya 
oleh sarafnya, sehingga ia dapat mendengarkan yang diucapkan oleh sumber suara 
tersebut. Al-Kitab yaitu apa yang dilihat oleh mata siapa saja, yaitu tulisan 
berupa huruf Arab yang memancarkannya berupa gelombang elektromagnet kepada 
sensor dalam mata siapa saja yang meneruskan pulsa itu melalui saraf kepada 
otaknya sahingga ia dapat melihat tulisan tersebut.

Mudah-mudahan cukup jelas.

HMNA
-----------------------------------------------
(#)
To cover memang berasal dari kafara. Semua manusia berasal dari Nabi Adam AS 
dan kafara itu adalah bahasanya Nabi Adam AS. Silakan baca Seri  di bawah !
*****************************************************************

BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM

WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
285. Nabi Adam AS Memakai Bahasa Apa?

Firman Allah SWT: 
-- Wa 'Allama A-dama lAsma-a Kullaha- (S. Al Baqarah, 31), (tanda - 
dipanjangkan membacanya), artinya: 
-- Dan (Allah) mengajarkan Adam nama-nama tiap-tiap sesuatu (2:31).

Ada dua tujuan utama Allah mengajarkan Adam nama-nama tiap-tiap sesuatu. 
Pertama, untuk menunjukkan kepada para malaikat kelebihan Adam atas malaikat, 
karena malaikat meragukan Adam sebagai makhluq dari jenis manusia untuk menjadi 
khalifah di atas bumi. Kedua, sebagai bakal khalifah, Allah perlu mempersiapkan 
Adam menjadi sumberdaya manusia yang handal. Adam sebagai manusia yang 
mempunyai ruh, maka di samping mempunyai naluri mempertahankan diri (dari segi 
ini terletak persamaan manusia dengan binatang), kepada Adam Allah memberikan 
mekanisme bagi ruh yang disebut Qalb untuk berdzikir dan berpikir. Dari segi 
inilah diperlukan bahasa, karena tanpa bahasa orang tidak dapat berdzikir dan 
tidak dapat berpikir. Adam perlu diajari nama-nama tiap-tiap sesuatu dalam 
konteks tugasnya sebagai khalifah. Timbullah pertanyaan, yaitu Allah 
mengajarkan Adam nama-nama itu dalam bahasa apa?

Firman Allah SWT: 
-- Ar Rahman. 'Allama lQura-na. Khalaqa alInsa-na. 'Allamahu lBayaana (Ar 
Rahman, 1-4), artinya: 
-- Yang Maha Pemurah. Mengajarkan Al Quran. Menciptakan manusia. Mengajarkan 
kepadanya alBayan (55:1-4).
Al Bayan yang dibentuk oleh akar kata yang terdiri dari 3 huruf: Ba, Ya dan 
Nun, bermakna cara untuk ekspresi yang terkandung dalam Qalb, bahasa yang 
jelas. Ketiga huruf tersebut menurunkan kata Mubiyn dalam ayat yang berikut:
-- Hadza- Lisa-nun 'Arabiyyun Mubiynun (An Nahl, 104), artinya: 
-- (Al Quran) ini bahasa Arab yang jelas (16:104).
-- Nazala biHi rRuwhu lAmiyn. 'Alay Qalbika liTakuwna mina lMundziriyna. Bi 
Lisa-nin 'Arabiyyin Mubiynin (Asy Syu'ara-, 193 - 195), artinya: 
-- Diturunkan oleh ruh yang tepercaya (Jibril AS). Ke dalam qalbumu (hai 
Muhammad) supaya engkau memberi peringatan. Dengan bahasa Arab yang jelas 
(26:193-195).
-- Inna- Anzalnahu Qura-nan 'Arabiyyan La'allakum Ta'qiluwna (Yuwsuf, 2), 
artinya: 
-- Sesungguhnya Kami turunkan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu 
mempergunakan akalmu (12:2).

Allah mengajarkan Al Bayan ==> akarnya Ba, Ya, Nun ==> diturunkan menjadi kata 
benda Mubiyn ==> Lisanun 'Arabiyyun Mubiyn (bahasa Arab yang Mubiyn)  ==> 
dipertegas lagi "Inna- Anzalnahu Qura-nan 'Arabiyyan La'allakum Ta'qiluwna", 
supaya kamu mempergunakan akalmu. Memahamkan wahyu harus mempergunakan akal, 
maka dikaitkanlah bahasa Arab yang mendapat predikat Mubiyn dengan Allah 
mengajarkan nama-nama kepada Adam dalam bahasa yang mendapat predikat Mubiyn, 
yaitu  Lisanun 'Arabiyyun Mubiyn. Dari ayat-ayat (55:1-4), (16:104) , 
(26:193-195: dan (12:2) dengan mempergunakan akal (dari 'Ain, Qaf, Lam, 'Aqala 
artinya menganalisis dan mensintesis) dapatlah disimpulkan: Allah Yang Maha 
Pemurah menciptakan manusia. Khusus kepada Adam, Allah mengajarkan kepadanya al 
Bayan, yaitu bahasa yang jelas, yaitu bahasa Arab, 'Arabiyyun Mubiynun. Jadi 
Nabi Adam AS memakai bahasa Arab.

Karena Allah yang mengajar Adam berbahasa, yaitu bahasa Arab, maka bahasa Arab 
itu harus konsepsional. Maka uraian saya selanjutnya menunjukkan bahasa Arab 
itu konsepsional baik dalam struktur, maupun dalam hal maknawi. Konsepsional 
dalam hal struktur, yaitu kata-katanya terbina di atas akar kata yang terdiri 
dari tiga fonem dan ada yang dapat disusun secara matematis yaitu sistem 
permutasi. Konspesional dalam hal maknawi yaitu ada hubungan erat antara kata 
dengan bendanya. Dalam perjalanan sejarah, bahasa Arablah yang paling sedikit 
terserang "penyakit". Itulah "latar belakang" Kitab Suci yang terakhir dalam 
bahasa Arab: "Inna- Anzalnahu Qura-nan 'Arabiyyan La'allakum Ta'qiluwna" 
(Yuwsuf, 2), artinya: Sesungguhnya Kami turunkan Al Quran dalam bahasa Arab 
supaya kamu mempergunakan akalmu (12:2).

Kata-kata dalam bahasa Arab itu konsepsional dalam arti bukan hanya sekadar 
identifikasi benda-benda, melainkan pula ada hubungan erat antara kata dengan 
bendanya, seakan-akan benda itu dipotret oleh kata yang bersangkutan. Ambillah 
contoh makanan dasar yang sudah diolah yaitu roti (Indonesia), brood (Belanda), 
nan (Parsi). Kata roti, brood dan nan hanya sekadar identifikasi makanan pokok 
yang sudah diolah, tidak lebih dari itu. Dalam bahasa Arab roti dibentuk oleh 3 
huruf Kha, Ba dan Zay, Khubzun. Jika diaplikasikan perlakuan secara matematis 
yaitu permutasi, maka dari ketiga huruf ini terbentuklah kata khabaza dengan 
permutasi khazaba dan bazakha. Khabaza berarti mengubah cepat-cepat sesuatu 
dengan tangan, khazaba berarti menjadi gembung dan bazakha berarti 
memukul-mukul sesuatu. Dan kesemuanya itu menggambarkan proses pembuatan roti: 
adonan roti itu diberi bubuk supaya terjadi gas yang menyebabkan adonan itu 
menggembung, adonan itu dibanting-banting dan diubah cepat-cepat dengan tangan. 
Maka kata Khubzun berarti makanan dasar yang pengolahannya dengan proses 
membanting adonan, kemudian adonan itu dibuat kembung, dan itulah potret 
makanan pokok tersebut. Sebuah lagi contoh, yaitu sebuah lauk dari makanan 
pokok yang umum dikenal sehari-hari yakni telur (Indonesia), ei (Belanda), 
tama(n)go (Jepang). Telur, ei dan tama(n)go hanya sekadar identifikasi saja. 
Dalam bahasa Arab telur disebut baydhun yang dibentuk oleh akar dari 3 huruf 
Ba, Ya, Dhad. Istilah itu menyatakan bahwa benda yang dimaksud putih warnanya 
dan lonjong bentuknya, sebab putih dalam bahasa Arab adalah abyadh (mudzakkar, 
jantan) atau baydha-' (muannats, betina), sedangkan lonjong dalam bahasa 
Arabnya ialah baydha'. Itulah potret telur, berwarna putih, lonjong bentuknya.

Demikianlah Allah SWT mengajarkan kepada Nabi Adam AS bahasa yang berstruktur 
secara sempurna yang dibentuk dari akar yang terdiri dari 3 bunyi. Ini 
berlainan dengan teori pertumbuhan bahasa secara perlahan-lahan (evolusi) 
seperti dindong theory, gesticulation theory (bahasa gerak-isyarat tangan) dll. 
 Bahwa ada teori evolusi bahasa yang dimulai misalnya seperti bunyi burung atau 
binatang ding-dong, bisa saja diterima, oleh karena Qabil (Kain) anak Adam, 
telah membunuh saudaranya yaitu Habil, maka ia diusir meninggalkan pemukiman 
Adam + Hawa anak-beranak. Hidup mengembara seperti kehidupan binatang 
(uncivilized), bahasanya diserang "penyakit" hingga habis sama sekali, sehingga 
bahasa turunannya Qabil mengalami evolusi mulai dari nol alias ding-dong 
meningkat ke bahasa gerak-isyarat tangan dan seterusnya.

Dalam perjalanan sejarah bahasa Arablah yang paling sehat, ketimbang 
bahasa-bahasa lain, dalam arti bahasa Arab sangat sedikit dihinggapi penyakit 
kata-kata (deseases of words). Yang dimaksud dengan penyakit kata-kata ialah 
seperti: Penyakti subtraksi dengan perincian aphesis, aphresis, apocope, elisi, 
syncope. Penyakit addisi dengan perincian: prothesis, prosthesis, reduplikasi, 
epenthesis, paragoge atau ephithesis. Penyakit tidak teratur (irregular) dengan 
perincian metathesis, doublet, variant, korupsi. Penyakit perubahan bunyi 
dengan perincian zezament, sakari, satva, kasykasya dan homonym.

Mari kita lihat penyakit terakhir, yaitu penyakit homonym dalam bahasa Inggris. 
Homonym adalah sebuah kata yang mempunyai bermacam-macam arti.

Ada sedikit survei lapangan, yaitu mengapa ada homonym. Itu tidak lain karena 
dalam perjalanan sang waktu terjadi perubahan bunyi, namun masih dalam makhraj 
(artikulasi) yang sama, sehingga dari beberapa kata yang berbeda menjadi sebuah 
kata saja, seperti contoh homonym GRAVE yang punya tiga arti dalam bahasa 
Inggris, fonem [G R V] berasal dari tiga kata yang berbeda dalam bahasa Arab 
(bahasanya Nabi Adam AS) yaitu dari [G R B], [Q R B] dan [K R B].

Ketika Qabil (Kain) anak Adam, telah membunuh saudaranya yaitu Habil, ia 
kebingungan mau diapakan mayat Habil itu. 
-- Fa Ba'atsa Llahu Ghura-ban Yabhatsu fiy lArdhi liYuriyahu Kayfa Yuwa-riy 
Sawata Akhiyhi (Al Ma-idah, 31), artinya: 
-- Maka Allah mengirim ghurab (gagak) yang melubangi tanah supaya 
diperlihatkannya kepadanya (Qabil) bagaimana ia menguburkan mayat saudaranya 
(5:31). 

Ghurab dibentuk oleh 3 huruf: Ghain, Ra, Ba, nama sejenis burung yang dapat 
melubangi tanah dengan paruh dan kakinya. Ghurab bukan hanya sekadar 
identifikasi burung termaksud, melainkan potret yang merekam pula drama 
bagaimana Qabil yang telah membunuh itu diajar mengubur mayat. Dalam perjalanan 
sang waktu GH dan B mengalami perubahan namun tetap dalam makhraj (artikulasi) 
yang sama menjadi G dan V dalam bahasa Inggris (ingat, semua bangsa manusia 
berasal dari Adam, termasuk bangsa Inggris), sehingga menjadi GRAVE, yang 
berarti "an exavation made in the earth to receive a dead body in burial". 
Ghurab sebagai nama sejenis burung menurun ke dalam bahasa Inggris CROW. Juga 
terjadi perubahan bunyi, tetapi tetap dalam makhraj yang sama, GH dengan C, 
serta B dengan W.

-- Uwla-ika lMuqarrabuwna. Fiy Jannatin nNa'iymi (Al Wa-qi'ah, 11-12), artinya: 
-- Mereka itu Muqarrabun. Dalam surga kesenangan (58:11-12). 

Muqarrabun dari akar yang dibentuk oleh 3 huruf: Qaf, Ra, Ba. Bunyi Q dan B 
dalam perjalanan sang waktu berubah, dengan makhraj yang tetap, menjadi G dan V 
dalam lidah Inggris, sehingga menjadi GRAVE. Itulah homonym Grave dalam arti 
yang kedua: "indicates a weighty dignity, sedate, solemn".

-- Fa Najjarnahu wa Ahlahu mina lKarbi lAzhiymi (Al Anbiya-, 76), artinya: 
-- Maka Kami selamatkan dia (Nuh) dan keluarganya dari karbun (kegawatan) yang 
dahsyat (21:76). 

Karbun dibina oleh 3 huruf: Kef, Ra, Ba. Bunyi K berubah menjadi G, serta B 
menjadi V dalam makhraj yang tetap, lalu lagi-lagi menjadi GRAVE. Itulah 
homonym Grave dalam arti yang ketiga: "a grave situation", situasi yang kritis, 
gawat, genting, suram.

Demikianlah terbentuknya homonym GRAVE yang sesungguhnya berasal dari bahasa 
asal manusia (bahasanya Nabi Adam AS), dari tiga kata yang berbeda ghurabun 
(Gh, R,B), qarraba (Q,R,B), karbun (K,R,B), yang dalam perjalanan sang waktu 
mengalami penyakit perubahan bunyi, ketiga kata yang berbeda itu semuanya 
berubah menjadi satu kata homonym grave dengan 3 arti yang berbeda, yaitu: 
1."an exavation made in the earth to receive a dead body in burial", 
2."indicates a weighty dignity, sedate, solemn", 3."a grave situation". WaLlahu 
A'lam bi alSawab.

*** Makassar,  10 Agustus 1997
    [H.Muh.Nur Abdurrahman]


#########################################################################

  ----- Original Message ----- 
  From: niesby sabakingkin 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, April 13, 2007 20:24
  Subject: Re: [Mayapada Prana] Ana ogah diwawancarai media kafir


  Kafir itu apa to sebenarnya? Lha sampeyan2 pada ngomongin kafir, apa sampeyan 
bukan kafir to. Mbok ya nanyak ebes dulu, kafir itu apa dan apa yang bicara 
soal kafir itu bukan kafir. Gitu loh. Apa Snock Hurgrogne, arek londo yang 
mendalami Islam itu juga kafir gara-gara bule to. Walah, repot ya.
  Salom

  "Stephanus K. Wibowo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Hlah, kalo kafir itu identik dengan non muslim & barat kayaknya kok 
freemail ini 100% kafir Mas Puthut.
    Kayaknya lhoh, khan gak tau juga kalo ternyata yg empunya sdh ngucapin 
syahadat & rajin shalat 5 waktu.
    Banyak juga thoh, bule-2 yg jd mualaf?
    Saya jd teringat dengan Imam Samudra, terpidana mati kasus terorisme.
    Beliau itu jg ngakunya sangat anti barat, tapi dalam kehidupan sehari-2nya, 
Imam Samudra itu sangat gemar dan bangga berbicara dengan bahasa inggris, yg 
notabene bahasanya bangsa yg menurutnya sangat dibencinya. Jadinya ya rada-2 
aneh gitu. Ga heran kalo-2 ternyata teori konspirasi dibalik bom bali & kasus2 
terorisme di Indonesia itu kemudian terbukti benar adanya. 
    Nah, bisa jadi nih, Indonebia juga hanya keliatannya saja  benar-2 benci 
dengan barat tapi ternyata beliau itu sebenarnya juga memiliki  hubungan yg 
mesra dgn ideologi barat. Saya kok agak meyakini hal itu.
    Hehehe.. Jadi sok analitis nih.  Lanturan ga jelas dari orang  yg ga jelas 
tanpa basis data yg jelas ga usah ditanggapin. Jelas thoh??

    Salam,
    skw

     
    On 4/12/07, puthut yulianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
      mas Stephanus K. Wibowo,

      kalok freemail yahoo ini milik wong kafir bukan to?

      salam,

      PY

      --- "Stephanus K. Wibowo" < [EMAIL PROTECTED]> 

      wrote:

      > Wey.. Indonebia keren banget deh..
      > Berani menolak untuk beken.. Bravo! Bravo!
      > Padahal yah, kalo boleh saya boleh mengomentari,
      > Indonebia tuh tinggal di 
      > Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim,yang
      > artinya, pandangan-2 Abu
      > sudah tidak aneh lagi bagi orang-2 kita (Indonesia).
      > 
      > Jangan sekedar dilihat bahwa BBC adalah medianya
      > orang kafir,
      > lihatlah juga bahwa mereka adalah medianya orang
      > yang belum paham dengan
      > pandangan Indonebia.
      > Bukankah itu menjadi kesempatan untuk memberikan
      > pencerahan kepada mereka? 
      > 
      > Tapi tentu saja, segalanya terserah Indonebia.
      > Cuma mau kondang di kalangan sendiri??? Monggo...
      > 
      > 
      > On 4/5/07, indonebia indonebia
      > < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
      > >
      > > Assalamu'alaikum wr wb,
      > >
      > > Pada suatu hari di siang bolong, ana dapat email
      > dari seorang reporter
      > > BBC. Setelah ana baca dengan seksama dalam tempo 
      > sesingkat-singkatnya,
      > > rupanya ia ingin mewawancarai ana sebagai
      > narasumber bertopik penegakan
      > > Syariat Islam di Indonesia. Yang ana herankan,
      > dari mana BBC tahu bahwa ana
      > > adalah seorang pakar tentang Arabisasi di negeri
      > ini? Padahal ana cuma
      > > lulusan Madrasah Ibtidaiyah sahaja. Ana memang
      > pernah ke Mesir beberapa
      > > tahun lamanya, namun ana disana bukannya mencari 
      > ilmu agama, tapi bekerja di
      > > sebuah toko kurma dan aneka oleh-oleh khas padang
      > pasir.
      > >
      > > Setelah ana tanya kanan kiri ke sohib-sohib ana
      > yang tersebar
      > > dimana-mana, kita sepakat untuk menolak wawancara 
      > tersebut. Pasalnya, BBC
      > > adalah media kafir. Keberadaan BBC terkait erat
      > dengan pemerintah Inggris
      > > yang kini menjajah Irak bersama negeri jahanam
      > Amerikun Kafirun. Jadi BBC 
      > > pasti corongnya kapitalis neoliberalis.
      > >
      > > Siapa tahu reporter BBC itu ternyata antek Barat?
      > Ogah ah. Nanti ana kena
      > > ciduk, bisa berabe.
      > >
      > >
      > > Wassalamu'alaikum wr wb
      > >
      > >
      > > *INDONEBIA*
      > > hanya mau diwawancara harian Republika, Radio
      > Dakta, Radio RAS FM, Sabili,
      > > harian Pelita, Hidayatullah dan eramuslim.com
      > sahaja
      > >
      > > ======================================
      > >
      > > Dari: "Dhitri Arga" < [EMAIL PROTECTED]>
      > > Kepada: [EMAIL PROTECTED]
      > >
      > > Halo Indonebia.
      > >
      > > Saya Dhitri dari BBC. Kebetulan kami ingin
      > mengangkat masalah penegakan
      > > syariat Islam di Indonesia dan fenomena 
      > "Arabisasi". Ketika saya browsing
      > > di Internet saya menemukan blog Anda dan menurut
      > saya isinya sangat
      > > menarik. Saya ingin mendengar lebih jauh soal
      > pandangan Anda mengenai apa 
      > > yang seharusnya dilakukan pemerintah Indonesia
      > dalam hal penegakan syariat
      > > Islam.
      > >
      > > Kalau boleh saya ingin mengontak anda. Ditunggu
      > balasannya.
      > > 
      > > Salam,
      > >
      > > Dhitri Arga
      > > Jakarta Correspondent
      > >
      > > British Broadcasting Corporation
      > > Deutsche Bank Building 15th Floor
      > > Jl. Imam Bonjol 80, Jakarta Pusat 10310, Indonesia 
      > > Tel: +62.21.316.2039/40/47
      > > Fax: +62.21 392.0325
      > > Mobile: +61.811.195.029
      > > E-mail: [EMAIL PROTECTED]
      > >
      > > http://www.bbc.co.uk
      > >
      > > This e-mail (and any attachments) is confidential 
      > and may contain personal
      > > views which are not the views of the BBC unless
      > specifically stated. If you
      > > have received it in error, please delete it from
      > your system. Do not use, 
      > > copy or disclose the information in any way nor 
      > act in reliance on it and
      > > notify the sender immediately. Please note that
      > the BBC monitors e-mails
      > > sent or received. 
      > >
      > >
      > >
      > > *blog punya ana:
      > >
      > > http://indonebia-online.blogspot.com* 
      > >
      > > ------------------------------
      > > Sekarang dengan penyimpanan 1GB
      > >
      >

      
http://id.mail.yahoo.com/<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.mail.yahoo.com/
 >
      > >
      > > 
      > >
      > 

      Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and always stay connected to 
friends. http://mobile.yahoo.com/mail

Kirim email ke