Saran tak masuk akal, menggelikan, menterertawakan (ridiculous, laughable,
absurd, unreasonable, out of the question) !!! Bagimana dengan orang-orang
Kristian yang bernama Jesus, Paul(us), Peter (Pieter), Maria dll ? Pergilah ke
Amerika Selatan, disana tidak kurang bandit, lonte yang bernama demikian.
Yang lebih absurd RP alias AJ menulis: "Sedangkan sebagian umat Islam amat
mensakralkan dan memberhalakan Muhammad seolah setara dengan Tuhan. "
Kenyataannya orang Kristianlah yang yang memberhalahakan Jesus mengangkatnya
jadi "Tuhan" Jesus. Mangkanya berkata peliharakan lidah, meposting
pelihatarakan jari.
Howgh
Nohetto
HMNA
----- Original Message -----
From: Rudy Prabowo
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, July 11, 2008 5:33 PM
Subject: [Mayapada Prana] Kita menyetop pelecehan,penghinaan&penistaan thd
Muhammad saw
Posted by : "reporter jalanan" <reporter_jalanan@<!--[if
!vml]--><!--[endif]-->
Date : 17 Juli 2008
PERIHAL : S A R A N !
SIFAT : SEGERA !
KLASIFIKASI : TIDAK RAHASIA /TERBUKA !
Saran untuk MUI: Kiat menyetop pelecehan, penghinaan dan penistaan
terhadap Nabi Muhammad
I S I S A R A N
Di tengah maraknya penghinaan, pelecehan dan penistaan terhadap Nabi
Muhammad melalui berbagai media yang tersebar di seluruh dunia, saya sarankan
kepada MUI untuk SEGERA mengeluarkan fatwa yang isinya agar warga negara
Indonesia mulai detik ini tidak lagi memberi nama anaknya pakai embel-embel
Muhammad.
Langkah ini amat penting agar nama Nabi junjungan kita semua (baca:
umat Muslim) tidak semakin dilecehkan, dihina, dinista dan disakralkan secara
berlebihan. Kalau saran saya diterima, hendaknya dapat dilaksanakan mulai
tanggal fatwa diluncurkan. Langkah sosialisasi juga penting dengan memasang
iklan layanan masyarakat di berbagai kanal media (tak cuma di Republika dan
Sabili).
Fotocopy fatwa tersebut juga wajib ditempelkan di seluruh rumah sakit
bersalin, kantor Catatan Sipil, tempat praktik bidan-bidan dan dukun-dukun
bersalin, kecamatan, kelurahan, RT/RW, stasiun-stasiun kereta, bandara-bandara,
dan terminal-terminal bus di seluruh wilayah NKRI.
Kenapa fatwa itu amat penting? Karena akhir-akhir ini banyak
terungkap kasus KKN, pencurian, penodongan, pemerkosaan, pembunuhan,
pencongkelan spion mobil, penipuan, pengedar narkoba, pembegalan dan lainnya
yang melibatkan nama Muhammad.
Contoh yang kelas kakap adalah Haji Haji Muhammad Soeharto, Muhammad
Bob Hasan dan masih banyak lagi yang lainnya. Walau mereka 'nebeng beken'
pakai nama Muhammad dan beragama Islam tapi melakukan tindakan-tindakan tak
terpuji. Nah, Minggu lalu ada pencopet yang tertangkap basah di Senen juga
bernama Muhammad. Salah satu teman saya kala SMP yang bernama Muhammad kini
berprofesi sebagai gigolo. Kerjaannya cuma memuaskan para tante girang.
Bayangkan kalau ia tertangkap basah, lalu diberitakan di berbagai media massa,
kan malu? Masak sih Muhammad kok jadi gigolo? Ini justru penghinaan yang amat
luar biasa terhadap Nabi Muhammad dibandingkan kartun Denmark yang tak ada
apa-apanya.
Sungguh ironis kan?
Hendaknya MUI juga menghimbau kepada warganegara Indonesia yang sudah
terlanjur memakai nama Muhammad untuk tidak berperilaku buruk dan tercela.
Kalau memungkinkan, MUI menyarankan kepada mereka untuk ganti nama saja, demi
menjaga hal-hal yang tak diinginkan di kemudian hari.
Lihat, jarang umat Kristiani menamai anaknya Jesus. Lihat, umat
Kristiani juga ogah mengenakan busana ala Jesus. Mungkin alasannya biar tidak
kualat. Sedangkan sebagian umat Islam amat mensakralkan dan memberhalakan
Muhammad seolah setara dengan Tuhan.
.
------------------------------------------CUT------------------------------------------------