Bahan untuk Seri 842 yang akan datang. Tunggu saja, 24 Agustus 2008
HMNA

----- Original Message ----- 
From: leonardo rimba 
To: [EMAIL PROTECTED] 
Cc: [email protected] 
Sent: Thursday, August 21, 2008 7:19 PM
Subject: [Mayapada Prana] Re: [Spiritual-Indonesia] Re: NABI WANITA adakah??


Lha, apa hubungan saya sama si Mamat ? Belum pernah berhubungan kok bisa 
"benci" (= benar2 cinta) ?

Setahu saya, orang2 Yahudi mengalami ZAMAN KEEMASAN di masa jayanya Islam. 
Islam itu merupakan ideologi negara, walau saat itu istilahnya bukan "negara", 
melainkan khilafah. Nah, orang2 Yahudi itu mengalami zaman keemasan ketika 
khilafah Islam mencapai kebesarannya. Orang2 Yahudi yang dikejar-kejar di Eropa 
ternyata diterima dengan tangan terbuka oleh para khalifah dan sultan2 di 
wilayah Islam. Dan akhirnya bisa maju bersama. Pengetahuan dunia Islam di masa 
kejayaannya maju karena banyak orang Yahudi yang menetap di wilayah Islam.

So, aslinya Islam itu merupakan SEKUTU dari Yahudi. Orang2 Yahudi itu tidak 
membenci Islam. Bagaimana bisa benci ? Perlakuan terhadap orang2 Yahudi itu 
SANGAT BAIK di wilayah Islam. Banyak orang2 Yahudi yang memegang jabatan 
tinggi, termasuk menjadi penasihat para khalifah dan sultan. Jadi, anda itu 
SALAH kalau bilang Yahudi membenci si Mamat. Malahan dulu orang2 Yahudi itu 
TURUT mendoakan si Mamat agar memperoleh tempat yang layak di sisi_Nya. 

Tetapi, sejak terbentuknya Negara Israel di tahun 1948, orang2 Yahudi mulai 
dikejar dan dianiaya di wilayah2 Arab, sehingga akhirnya berbondong-bondonglah 
orang2 Yahudi HIJRAH ke Israel. Sekarang boleh bilang tidak ada lagi komunitas 
Yahudi di negara2 Arab. Jadi, Yahudi itu TIDAK membenci si Mamat. Yang lebih 
tepat adalah bahwa Dunia Arab MULAI membenci Yahudi sejak berdirinya Negara 
Israel. Dunia Arab itu COMPLICATED. Sifat mereka itu ANEH. Saya menulis skripsi 
tentang Palestina di FISIP UI, sehingga saya bisa bicara sedikit tentang 
uniknya hubungan Arab dan Yahudi. Dulu Yahudi itu SEKUTU dari Arab, sekarang 
sebagian negara Arab sudah berdamai dengan Negara Israel. Sebagian lagi MASIH 
ngotot habis2an untuk membasmi Israel. Dan sebenarnya permusuhan antara Yahudi 
dan Arab itu tidak ada hubungannya dengan agama. Konflik antara Yahudi dan Arab 
itu BUKAN konflik agama, melainkan rebutan tanah.

Israel sendiri memiliki sekitar 1 juta lebih warganegara keturunan Arab. WN 
Israel keturunan Arab memiliki HAM yang sama persis dengan WN Israel keturunan 
Yahudi. Tidak ada bedanya. Israel itu negara demokratis yang menghormati HAM. 
Di lain pihak, banyak negara2 Arab itu tidak demokratis sampai sekarang, selain 
tidak menghormati HAM. Saudi Arabia itu non demokratis dan menginjak-injak HAM. 
Negara2 Arab lainnya juga begitu.

So, si Mamat merupakan illustrasi dari saya bahwa Arab itu MENCONTEK banyak hal 
dari Yahudi, termasuk mencontek Agama Yahudi, Tuhan Yahudi, adat2 Yahudi, 
hukum2 Yahudi. Yahudi sendiri sudah BERUBAH. Agama Yahudi yang sekarang sudah 
banyak berubah, sudah jauh lebih manusiawi daripada Agama Yahudi yang dahulu. 
Sama saja seperti Kristen yang sudah banyak berubah. Point yang terakhir ini 
cuma untuk menekankan thesis saya bahwa agama2 itu merupakan BUATAN MANUSIA. 
Tergantung manusianya saja, mau buat agama yang mana. Bisa melakukan modifikasi 
juga kalau mau seperti telah dibuktikan di Agama Kristen DAN Agama Yahudi. Bisa 
juga membuat agama yang baru sama sekali atau gabungan beberapa agama 
sekaligus. Many things are possible here. Semuanya mungkin saja, tergantung 
kita MAU menciptakan yang mana.

Leo


--- On Thu, 21/8/08, the_most_braveheart <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  From: the_most_braveheart <[EMAIL PROTECTED]>
  Subject: [Spiritual-Indonesia] Re: NABI WANITA adakah??
  To: [EMAIL PROTECTED]
  Date: Thursday, 21 August, 2008, 3:39 PM


  benci banget sama si mamat? mangnya anda yahudi bro?

Kirim email ke