Thanks Mbak Omie, you know what ? ... Benernya my conversations with many 
friends dari dulu sampe sekarang itu isinya cuma NGALOR NGIDUL. The serial 
should have been named "Ngalor Ngidul Spiritual". Terkadang saya juga ngedumel 
sendirian di berbagai monologs. Topiknya apa juga nggak jelas because usually I 
only found the judul ketika tulisannya itu tidak selesai. Most monologs began 
by QUESTIONS from friends. Saya ini tidak bisa ngalor ngidul sendirian, harus 
ditemenin, dan the questions posed to me were my sparing partners. Jadi, 
terkadang saya juga ngomong sendiri, walaupun PURA2 menjawab pertanyaan. On the 
other hand, I am also convinced that whatever I write would benefit somebody. 
Walaupun nggak jelas, dan walaupun BISA bikin sesuatu tambah nggak jelas, yet 
somewhat somehow the things yang nggak jelas itu (could be called" ngalor 
ngidul") bisa juga membantu sebagian teman untuk menjadi lebih jelas.
 
Nah, apakah kita mencari kejelasan ? ... Kalau kita mencari kejelasan, ya PASTI 
jatuh bangunlah kita karena yang namanya kejelasan itu bisa ada dan bisa juga 
tidak ada. Suatu saat kita BISA yakin bahwa kita sudah jelas. Then, gak taunya 
segalanya menjadi mentah kembali karena ketika kita bertemu dengan anak sungai 
berikutnya, ternyata airnya berwarna bukan hijau melainkan merah. Anak sungai 
berikutnya lagi berwarna kuning. Anak sungai berikutnya lagi berwarna biru. 
Anak sungai berikutnya lagi bahkan warnanya ungu. In the end, ketika kita 
sampai di laut, bukannya warna biru laut yang kita temui, melainkan item legem. 
Nah, itu kan BEYOND all expectations walaupun bisa juga dijelaskan bahwa item 
legem is the warna of spirit. Spirit itu item legem which is NO COLOR. Yang 
orang kirain sebagai warna spirit, yaitu putih ternyata FULL COLORS.
 
Aku ini nggak bohong lho, putih itu gabungan dari merah, kuning, dan biru. 
Kalau warna2 merah, kuning, dan biru itu diputar cepat sekali seperti roda, 
maka yang muncul adalah warna PUTIH. So, putih is all colors. No color itu item 
legem. Lalu what is the hikmah ? ... The hikmah is the FACT that we encounter 
many situations while trying to prove that warna spirit itu item legem, sebab 
semua orang lainnya bilang kalo spirit itu putih bersih. Mereka nggak tau aja 
kalo yang putih bersih itu ternyata gabungan warna2 dasar, dan yang asli TANPA 
WARNA itu is item legem. Makanya orang2 "spiritual" yang mengerti akan memakai 
warna item legem buat impress other people yang juga ngerti. Orang2 "spiritual" 
yang tidak ngerti akan pake warna putih bersih buat impress orang2 yang 
beranggapan bahwa putih itu artinya suci bersih.
 
The Dalai Lama nggak perduli begituan, however, karena tradisinya memakai jubah 
berwarna oranye. Sebagian bhikku dan bhikkuni yang botak plontos juga tidak 
perduli, mereka banyak yang memakai jubah warna coklat. Saya sendiri 
kemana-mana mostly pakai batik saja karena saya pikir the batik is cute, 
motifnya banyak, and I look good in batiks. So, kolor or no kolor, we are all 
spiritual beings. That's my message. Cara menyampaikannya dengan ngalor ngidul, 
the ngalor ngidul spiritual yang bikin banyak orang empet as well as enjoy. 
It's also the KEY, though. Emotions should be moved. Kalo emotions udah bisa 
bergerak, then the person would be little by little tergerak untuk IKUT 
menyusuri spiritualitas yang ada di dirinya sendiri to FINALLY find out 
that most things in life is oke2 aja. So what gitu lho !
 
Leo 

--- On Tue, 9/9/08, ati gustiati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: ati gustiati <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [RumahKita] Apakah Anda Orang Spiritual ? well, let see...
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, 9 September, 2008, 4:37 AM

Hmmm ngalor ngidul soal spiritualism, saya sampe ngos2an nih bacanya pak Leo,
mencari point yg paling pas gitu deh, saya baca dari atas kebawah, lalu saya
baca lagi takut2 ada yg point penting yg enggak kebaca, hmm, Ok orang spiritual
berarti orang yg bijak deh gitu kira2 ya ?

Kalau teman2, saudara2 maupun ipar2 saya ditanya, apa yg paling mereka sukai
dalam diri saya, jawaban mereka rata2, " Yg paling saya sukai dari Omie
adalah "Spirit" nya ".....apakah itu berarti saya orang bijak ?
saya sama sekali tidak setuju, saya banyak sekali kekurangan, saya ini termasuk
orang yg punya temper, saya suka a high quality of mind, spirit, courage, so
kalau berhadapan sama yg plintat plintut, pemalas, congkak, insulter, saya
biasanya pecah spt volcano, Boss saya sendiri sempat menangis dan gemetaran
ketika melihat sisi buruk saya ini, tapi disamping sifat buruk ini, saya punya
sisi baik (I think), saya sangat passionate, can be funny, like to giggle and
have fun, so..what is it ? what is spirit yg dimaksud orang2 America ini ?
Saya rasa spirit adalah kharakter yg hidup dalam sosok kita, bukan berarti
melulu kharakter yg baik, seorang comedian George Carlin misalnya, seorang tua
gaek, alkoholik, drug addict, kalau sedang melawak...ampuuuuuuuun dagelannya
bener2 vulgar, tetapi mampu membuat American ter pingkal2, saya melihat dia
melawak di Las Vegas dulu, pengunjungnya 50% orang2 conservative, ber jas dasi
komplit, wanita2nya memakai gaun malam, tetapi ketika perut mereka dikocok oleh
George, tak ayal lagi seisi gedung goyang penuh gelak tawa, sepertinya orang2
conservative ini sudah keluar dari kulit nya, mereka menjadi lupa bahwa hidup
begitu kocak dan real, tidak perlu membungkusnya dengan segala kemunafikan
akibat tuntutan sosial yg gemerlapan, mereka puas bisa tertawa lepas, ini adalah
kegembiraan yg real yg tidak bisa mereka dapatkan didunia mereka, so spirit bagi
saya adalah kekuatan dari seseorang yg mampu merubah suasana, lingkungan,
pikiran, ataupun kondisi2 lain nya,
 dan spirit/kekuatan ini tidak selalu kekuatan yg baik, bisa juga kekuatan yg
buruk.

Ya contohnya ada dukun hitam dan dukun putih misalnya, mereka toh dianggap
orang2 spiritual karena mampu berkomunikasi dengan alam ghaib, mampu merubah
sesuatu seperti merubah pikiran manusia, merubah kejahatan mnejadi kebaikan,
begitupun sebaliknya, memang hampir semua manusia memiliki bathin, ruh dan
rongga utk bernyawa, tetapi belum tentu semuanya memiliki spirit yg hidup
didalam nya, ada yg jiwa/bathin nya polostomo alias blank, pernah kan liat
orang2 seperti ini ? yg mudah dipengaruhi, dibodohi, tidak menyadari sama sekali
apa yg terjadi dalam dirinya, some folks just don't have any spirit at all
and some..full of it.

Don't mind me, I m just blabbing...blah blah blah...he he he he (blah blah
blah is also part of my living spirit in me..hahahahahaaa)


--- On Sun, 9/7/08, leonardo rimba <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: leonardo rimba <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [RumahKita] Apakah Anda Orang Spiritual ?
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Sunday, September 7, 2008, 9:08 PM
> Friends, menurut saya sendiri, yang namanya manusia
> spiritual ya SEMUA manusia. Karena semua manusia itu punya
> spirit, makanya disebut sebagai "manusia
> spiritual". Tetapi penghayatan spiritualitas manusia
> itu ternyata berbeda-beda, dan kita harus akui itu. Walaupun
> secara FAKTA semua manusia memiliki spirit/ roh/ batin/
> jiwa/ kesadaran... tetapi ternyata dalam prakteknya kita
> melihat bahwa pengertian yang dimiliki oleh manusia itu
> berbeda-beda which is very much NORMAL. Orang yang
> berpendidikan SD tidak akan berbicara dengan kosa kata yang
> sama dengan yang berpendidikan SMU. Bahkan yang sama2
> berpendidikan SD juga akan berbicara dengan pemahaman yang
> berbeda. Ada orang yang pendidikannya SD tapi bisa memiliki
> pemahaman setingkat perguruan tinggi, dan ada juga orang
> yang berpendidikan universitas tetapi memiliki pemahaman
> setingkat anak SD.
> 
> Kita bisa MENGAMATI itu semua. Saya ini kemana-mana
> mengamati bermacam ragam manusia. Dan kalau mengamati, kita
> bisa mengamati dengan TIDAK menghakimi, non-judgemental.
> Non-judgemental itu artinya TIDAK membedakan manusia
> berdasarkan belief system yang dianutnya karena apapun yang
> dipahami oleh seorang manusia, hal itu merupakan pemahaman
> yang ada di dirinya sendiri, yang merupakan PRODUK dari
> belief system orang itu sendiri. Pemahaman orang2 BISA
> berbeda tergantung dari belief system orang itu, tetapi
> pemahaman yang berbeda TIDAK akan menyebabkan manusianya itu
> menjadi lebih rendah atau lebih tinggi. Ini BUKAN tentang
> hal tinggi rendah, melainkan tentang hal apresiasi atau
> pemahaman. Lebih khusus lagi, pemahaman tentang kerohanian
> yang sering disebut sebagai spiritualitas. Kerohanian itu
> artinya kebatinan, kata lainnya adalah spiritualitas.
> Manusia yang spiritual adalah manusia yang rohaniah atau
> batiniah. Dan karena semua manusia itu mempunyai batin /
>  roh / spirit... maka artinya semua manusia itu adalah
> manusia yang spiritual.
> 
> Tetapi, karena dalam masyarakat NORMAL seperti Indonesia
> juga ada aspek public relationships yang suka menggunakan
> istilah2 yang "bombastis", maka digunakanlah
> istilah "orang spiritual". Dalam pengertian salah
> kaprah sekaligus bombastis ini, orang spiritual iitu
> BIASANYA dimengerti sebagai "orang pinter". Pinter
> yang bagaimana ? ... Nah, istilah "pinter"
> disinilah yang perlu dijelaskan. Kalau pinter menemukan
> kunci hilang apakah termasuk orang pinter ? Kalau pinternya
> itu mengutip ayat2 apakah disebut orang pinter ? Kalau
> pinternya itu plintat plintut, apakah disebut orang pinter
> juga ? ... -- Menurut saya, semuanya itu pinter. Pinter is
> CLEVER. Everybody is clever, bahkan yang pemahamannya
> terbatas juga termasuk clever. Kenapa clever atau pinter ?
> ... Jawab: Karena orang itu BISA menggunakan belief system
> yang sesuai dengan SIKON. Sikon itu adalah lingkungan yang
> LANGSUNG ada di sekitarnya yang bisa panjang, bisa pula
> pendek yang JUGA ditentukan oleh
>  orangnya sendiri. So, the person itu BISA menyesuaikan
> panjang dan pendek dari SIKON sehingga dirinya akan aman dan
> sentosa. Ada yang bilang namanya itu Ilmu Aji Mumpung, dan
> segala macam istilah lainnya yang kurang lebih berarti sama
> saja. Nah, apakah the ilmu Aji Mumpung itu negatif ? ...
> Jawab: Bisa ya, bisa pula tidak. Kalau kita bersikap
> menghakimi orang atau JUDGEMENTAL, maka apapun istilah yang
> disodorkan kepada kita BISA kita nilai sebagai positif atau
> negatif. Kalau kita bersikap tidak menghakimi atau
> non-judgemental, maka segalanya itu netral saja. Netral
> artinya biasa2 saja. Wong itu urusan orang itu sendiri, dan
> orangnya itu merasa bahwa itu PILIHAN terbaik baginya, dan
> dia itu memang berhak untuk ambil pilihan itu karena itu
> memang hidupnya sendiri.
> 
> Seorang spiritual adalah seorang manusia BIASA yang
> mengamati segala sesuatunya TANPA menghakimi. Tanpa bilang
> benar atau salah. Bisa juga menganalisa suatu situasi, tapi
> analisa itupun hanya sebatas analisa dan BUKAN penghakiman.
> Analisa bisa bilang bahwa ada A karena ada B, dan itu bisa
> saja dilakukan tanpa bilang A salah dan B benar, atau
> kebalikannya. Tetapi sayangnya, yang sering kita temui di
> Indonesia ini adalah penghakiman, judgment. Orang2 kita itu
> ternyata paling RAJIN untuk menghakimi orang lain atau
> bilang benar dan salah. Mungkin sikap seperti itu
> diakibatkan karena kita dulu terlalu banyak diberikan soal2
> Yes/No Questions di sekolah. Jadi jawaban akan selalu berupa
> YES atau NO, Benar atau Salah. Pedahal, most of the things
> in life itu bukan yes atau no, melainkan BOTH. Keduanya
> sekaligus. Dibilang yes bisa, dibilang no juga bisa.
> Akhirnya itu apa ? ... Jawab: Akhirnya adalah PILIHAN.
> Tergantung orangnya sendiri mau yang mana. It's his /
> her
>  own life anyway, and nobody else's.
> 
> Nah, menurut saya yang namanya "Orang Spiritual"
> itu at least akan TAHU sendiri bahwa segalanya itu pilihan,
> dan tidak ada yang namanya "benar" atau
> "salah", tidak ada yang namanya MUTLAK harus
> begini atau harus begitu. Tidak ada yang namanya harus demi
> keharusan itu sendiri. Tetapi kadar "tahu" disitu
> juga berbeda-beda. Ada yang tahu bahwa MOST things in life
> itu merupakan pilihan. Ada yang tahu bahwa SOME things in
> life itu merupakan pilihan. Ada yang tahu bahwa NO thing in
> life merupakan pilihan. Semuanya merupakan "orang
> spiritual" karena memiliki spirit / roh / batin /
> kesadaran... tetapi apresiasi tentang SIKON itu
> berbeda-beda... So, saya akan menjawab seperti ini kalau
> ditanya tentang tentang definisi "orang
> spiritual". Dan saya TAHU bahwa jawaban saya yang
> seperti itu akan menyebabkan sebagian orang terdiam dan
> tidak bisa bilang apa2 lagi karena memang TIDAK sesuai
> dengan bayangan2 orang pada umumnya. Orang2 kita pada
> umumnya MASIH beranggapan
>  bahwa yang namanya "orang spiritual" itu adalah
> orang2 "pinter" yang gimana gituh, pokoknya lucu
> deh ! (Leo)
> 
> Catatan: This piece was previously posted at the mailing
> list spiritual-indonesia
> <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
> 
> 
> 
> 
> Merlin the Magician sebagai SIMBOL dari manusia spiritual
> di masa lalu yang memang suka gothak gathik gathuk with
> anything that could be gothak gathik with results collected
> in books like primbon and the like. The more appropriate
> symbol for today's spiritual men might have been
> Leonardo di Caprio. Udah jelas lebih ganteng and lebih oke
> compared to Merlin yang jenggotnya gak nahanin itu. The
> symbol for spiritual women could be debated further, but I
> propose the singer Rosa yang nyanyi lagu "Ayat2
> Cinta" itu. She is VERY sensual, the lips is gimana
> gituh. Sensuality is a must for current spirituality, so
> Rosa and her like are ON.
> 
> 
>       New Email names for you! 
> Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new
> @ymail and @rocketmail. 
> Hurry before someone else does!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> ------------------------------------
> 
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Diharapkan Member Milis saling berinteraksi dengan baik dan
> harmonis.
> Dalam suasana kekeluargaan, santai, tidak harus formal,
> tidak saling menghujat dan tidak diskriminatif.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 

      

------------------------------------

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Diharapkan Member Milis saling berinteraksi dengan baik dan harmonis.
Dalam suasana kekeluargaan, santai, tidak harus formal, tidak saling menghujat
dan tidak diskriminatif.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Yahoo! Groups Links






      Get your new Email address!
Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke