Harian Duta Masyarakat (http://dutamasyarakat.com) Selasa, 23 Desember 2008 Lira Sweeping Non Madura Surabaya - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (Lira) berencana menggelar sweeping terhadap warga non Madura yang ada di Pulau Garam.. Aksi ini bukan untuk memanaskan situasi, justru untuk meredam kemungkinan terjadinya konflik akibat provokasi pihak luar. Sekretaris Daerah (Sekda) Lira Jatim, Irham mengatakan hal itu dalam aksi damai di KPU Jatim, senin (22/12). Dikatakannya, saat ini di Madura dikhawatirkan banyak pihak-pihak yang di luar warga Madura ingin memantik bara di Pulau Garam. �Mereka melakukan provokasi kepada masyarakat Madura yang dikenal keras tetapi santun. Kami berharap jangan jadikan Madura membara dengan adanya coblosan ulang ini,� katanya. Untuk itu, lanjutnya, Jatim sebagai bagian dari masyarakat yang tak terpisahkan, akan melakukan gerakan moral untuk mengkampanyekan keamanan dan ketenangan dan melakukan sweeping. �Mari bersama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif dan stabilitas sosial politik di Jatim, khususnya Bangkalan dan Sampang melalaui gerakan 3 M: Mencoblos, Mengawasi, dan memantau,� tandasnya. Lira mengakui saat ini masyarakat sudah terpolarisasi dalam dua kubu. Hal ini sangat rentan memicu konflik, apalagi jika ada yang memprovokasi. Jika coblosan ulang gagal, maka hal itu akan mencoreng nama baik Madura. (aya) CATATAN: Bisa jadi nanti yang akan melakukan Sweeping bertambah...bisa Ansor...Bisa Muslimat NU.....bisa Fatayat NU.......bisa Pemuda Pancasila.....bisa Garda Bangsa....bisa......bisa.....bisa......? apakah begini model atau sistem pemilihan yang ada di Indonesia, Tugas pengamanan adalah resmi menjadi tugas Polisi....kecuali bila Polisi sudah dianggap menjadi organ yang tidak netral, bagaimana kita bisa tahu bahwa organisasi-organisasi ini bisa bersikap netral...apa ukurannya.....toh pelanggaran yang sudah dinyatakan dalam keputusan MK tidak ada tindak lanjutnya.....dan lagi gerakan sweeping semacam ini sangat lah tidak ada landasannya.....Madura adalah daerah yang terbuka untuk semua warga negara indonesia, pertanyaannya adalah mau dibawa kemana kita ini.......?

