--- Pada Jum, 30/1/09, Leo Marcelinus Handoko <[email protected]> menulis:
Dari: Leo Marcelinus Handoko <[email protected]>
Topik: ANAK CERDAS LONCAT KELAS
Kepada: "Reader-Digest" <[email protected]>
Cc: "alumnibhk" <[email protected]>, [email protected], "Susi.Paw" 
<[email protected]>, "Agus Susanto" <[email protected]>, "Alon.Krist" 
<[email protected]>, "Benny-K" <[email protected]>
Tanggal: Jumat, 30 Januari, 2009, 9:16 PM

Konon ada seorang anak yang sangat cerdas, bernama Joko di kelas 1 sebuah SDN. 
Ia menghadap wali kelasnya, Bu Sri, dan kepala sekolah, Pak Amir untuk dipindah 
ke kelas-3. Pak Amir kemudian ingin mengetahui seberapa pandai si Joko sebagai 
alasan ia berkeinginan ditempatkan dikelas tiga, apabila ia tidak dapat 
menjawab test yang diberikan oleh Pak Amir, maka ia harus kembali sebagai murid 
kelas satu. Bu Sri setuju. 

Pak Amir (PA): "Joko, berapa 6x4?" 
Joko (J): "24!" Kemudian Pak Amir memberikan test-test berikutnya sesuai dengan 
mata pelajaran kelas tiga SD, dan semua pertanyaan tersebut dapat dijawab 
dengan benar oleh sang genius Joko. 
  
Pak Amir lalu berkata pada Bu Sri: "Saya rasa Joko dapat langsung dipindahkan 
ke kelas tiga." 
Bu Sri (BS): "Pak Amir, mohon tunda dahulu keputusan ini. Saya akan memberikan 
beberapa pertanyaan lagi pada Joko". Pak Amir dan Joko setuju. 

BS: "Apa yang ada dicelanamu tapi tak ada di celana saya?" 
J: "Saku!" 

BS: "Benda apa yang dimasukan dalam keadaan keras, kemudian memerah, dan 
dikeluarkan setelah lembek dan lengket?" 
J: "Permen karet!" 
Kening Pak Amir berkerut dengan mata membelalak... 

BS: "Sekarang saya akan bertanya mengenai 'Siapa saya',okay?".  Joko: "Ya, Bu 
Sri." 

BS: "Saya terdiri dari berbagai ukuran. Ketika saya sakit, cairan menetes. 
Siapa saya?" 
J: "Hidung!" 

BS: "Saya mempunyai pentungan keras. Ujungku dapat menembus. Siapa saya?" 
J: "Panah!" 


BS: "Kamu memasukan tiang kamu pada saya. Kamu mengikat saya untuk 
membangkitkan saya. Saya basah sebelum kamu basah. Siapa saya?" 
J: "Tenda!" 

BS: "Sebuah jari memasuki saya. Kamu menggerakan si jari tersebut. Pengantin 
pria adalah yang pertama melakukannya. Siapa saya?" 
J: "Cincin Kawin!" 


Pak Amir langsung menyela Bu Sri supaya tidak menanyai Joko lebih lanjut sambil 
berkata: "Bu Sri, taruh Joko langsung dikelas lima. Dia lebih pandai dari saya 
dimana jawaban saya untuk enam pertanyaan terakhir tidak ada yang benar..!!" 
 
 

Dr. Leo Marcelinus Handoko HP., SpKJ, MSc
Psychiatrist & Consultant of Nerve Revitalization

 
 



      


      Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan 
Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox

Kirim email ke