Namanya juga partai yang berlandaskan islam jadi semuanya harus mengikuti 
aturan islam walaupun mereka sering mengatasnamakan atas nama bangsa dan negara.
dan yang lebih lucunya lagi ini partai menjelang pilpres 2009 - 2014 udah tau 
idiologi beda dengan demokrat kok bisa bisanya kualisi dengan partai yang 
berlandaskan idologi nasionalis mestinya ini partai berkualisi dengan 
idiologinya yang berlandaskan islam, kelihatan manusia manusia munafiknya hanya 
mengejar kekuasaan menghalalkan segala cara dengan menjual agama dalam politik.
jika partai partai nasionalis perlolehan suaranya di gabungkan menjadi satu Vs 
partai yang berlandaskan agama, kira kira siapa ya yang lebih unggul ?



--- On Sun, 5/10/09, Robert Sianturi <[email protected]> wrote:
From: Robert Sianturi <[email protected]>
Subject: [Mayapada Prana] PKS melarang orang beragama selain Agama PKS?
To: "Mail Delivery" <[email protected]>, "Meina Eriza" 
<[email protected]>, "Milis ex-MS3" <[email protected]>, "Milis 
I-Listeners" <[email protected]>, "media jabar" 
<[email protected]>, "media jakarta" <[email protected]>, 
"media jatim" <[email protected]>, "Milis Penyiar IRFM JKT" 
<[email protected]>, "Milis Media Jogja" 
<[email protected]>, "mitha kuswadi" <[email protected]>, 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], "malwa" 
<[email protected]>, "malwa" <[email protected]>, 
[email protected], [email protected], 
[email protected], "Marco" <[email protected]>, 
[email protected], "masdimas62" <[email protected]>, 
[email protected],
 [email protected], "Mayapadaprana" 
<[email protected]>, [email protected], 
[email protected], "mediacare" <[email protected]>, 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], "Mentari Pagi" <[email protected]>, "milis proletar" 
<[email protected]>, "Mega Rachmani" <[email protected]>, 
"mohammad rizal" <[email protected]>, "Mohammad Rizal" 
<[email protected]>, "milis tolak utang" <[email protected]>, 
"Mira Wijaya" <[email protected]>, "Mimma Y" <[email protected]>, "MARYATI 
YAP" <[email protected]>, [email protected]
Date: Sunday, May 10, 2009, 8:56 AM











    
            
            


      
      dari milist & blog sebelah

wah wah wah.. 

semoga bangsa ini diberi kesadaran baru dalam hal kehidupan bersama dan
kesepakatan bersama, yang kemudian terwujud sebagai hidup berbangsa dan
bernegara



Dari: Komite Peduli Pendidikan <komitepeduli_ pendidikan@ yahoo.com>

Topik: [DikBud] PKS melarang orang beragama selain Agama PKS?

Kepada: "dikbud" <dik...@yahoogroups. com>

Tanggal: Sabtu, 9 Mei, 2009, 10:09 PM










    
      
      Media Indonesia Kamis,
7 Mei 2009 menyebutkan bahwa Nur Mahmudi Walikota Depok mencabut IMB
(Izin Mendirikan Bangunan) sebuah Gereja milik HKBP.


Alasan Nur Mahmudi, yang merupakan kader serta petinggi PKS (Partai
Keadilan Sejahtera) ini adalah agar tidak terjadi konflik Horisontal
dalam masyarakat.





Gereja tersebut, sudah berdiri 10 tahun yang lalu dan sebelumnya sudah
memiliki IMB. Dengan dicabutnya IMB otomatis bangunan yang sudah
berdiri 10 tahun ini harus dibongkar.





Mungkin pemikiran dari para kader PKS di kota Depok khususnya dan
seluruh kader PKS diseluruh Indonesia, dengan sudah tidak adanya gereja
ini, tidak ada warga kristen yang melakukan peribadatan, dan dengan itu
diharapkan tidak terjadi konflik Horisontal.


Secara tidak langsung, menurut mereka mungkin jika sudah tidak ada
penduduk kristen, maka tidak akan terjadi konflik Horisontal
dimasyarakat.





Pertanyaannya: Sebenarnya siapa yang memicu konflik Horisontal?? ?


Karena sebelumnya sama sekali tidak ada konflik horisontal, dan
masyarakat hidup damai meski berbeda agama. Begitu PKS memegang
pemerintahan kok malah buat peraturan yang memicu konflik horisontal di
masyarakat. Dengan alasan agar tidak terjadi konflik horisontal, lalu
melarang orang yang beragama selain agama PKS untuk melakukan ibadah
sesuai keyakinannya, lalu lama2 mungkin akan melarang orang lain
beragama selain PKS.


Mungkin lama2 meski orang islam kalau cara ibadah tidak sesuai menurut aturan 
agama PKS, juga akan dilarang.





Kita tunggu saja, setelah Depok, lalu dimana lagi PKS bisa menang dalam
pemilu, baik pemilu legislatif, pemilu pemilihan presiden, maupun
pemilihan kepala daerah (Gubernur, bupati dan walikota), apa larangan2
berikutnya yang akan dilakukan oleh agama PKS. Karena tiap pengajian
ataupun rekruitmen anggota baru, mereka selalu memperkenalkan anggota
yang baru bergabung sebagai orang yang baru bertobat. Jadi kalau belum
beragama PKS belum bertobat???





Ini adalah contoh pendidikan yang tidak sehat kepada masyarakat, yang dilakukan 
oleh pejabat Publik.


      Cepat, Bebas Iklan, Kapasitas Tanpa Batas -   Dengan Yahoo! Mail Anda 
bisa mendapatkan semuanya. 
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke