Salam, Sekarang terbukti KEBOHONGAN Panglima TNI maupun KSAU bahwa Hercules yang jatuh tidak DIOMPRENGKAN. Bagaimana dapat terjadi KESULITAN IDENTIFIKASI mayat jika semuanya dari AURI atau keluarganya. Dengan demikian bahkan kemungkinan jatuhnya bisa saja OVERLOADED karena tidak diumumkan berapa ton kargo yang omprengkan yang diangkut. Jadi ingat waktu tahun2 pertama Hercules AURI beroperasi di Irian Jaya yang selalu mengangkut botol coca cola dan bir yang waktu itu menggunung yang diangkut ke Jawa. Wasalam, Wal Suparmo
--- Pada Jum, 22/5/09, korandigital <[email protected]> menulis: Dari: korandigital <[email protected]> Topik: [Koran-Digital] Penumpang Hercules Dipungut Rp 1,7 Juta per Orang Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Tanggal: Jumat, 22 Mei, 2009, 7:21 AM Penumpang Hercules Dipungut Rp 1,7 Juta per Orang Kamis, 21 Mei 2009 | 17:59 WIB *TEMPO /Interaktif/*, *Jakarta*: Samini, David Airlangga, dan Candra Kirana--tiga orang korban jatuhnya Hercules C-130 <http://www.tempointeraktif.com/galeri/kecelakaan.hercules/>di Magetan, Rabu pagi--dimakamkan di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (21/5) siang. Menurut kakak Samini, Sutarno Raharjo, 52 tahun, Samini naik Hercules karena tiket pesawat militer itu lebih murah ketimbang pesawat komersial. Mereka berangkat dari Jakarta tujuan Wamena, Papua. Harga tiket per orang Rp 2,4 juta untuk pesawat komersial. Sedangkan naik Hercules, Samini cuma dipungut Rp 1,7 juta per orang untuk dewasa. Adapun untuk anak-anak ongkos naik Hercules hanya separuh dari tiket orang dewasa. "Katanya itu tiket resmi," ungkap Sutarno. Menurut Sutarno, adiknya sempat mengabari bahwa pesawat yang ditumpangi segera berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada pukul 04.30 pada Rabu itu. "Satu jam kemudian ada berita pesawat jatuh. Ternyata, adik saya ikut di dalamnya," tutur dia. Samini merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara. Selama ini dia tinggal di dukuh Jambu RT 1 RW 1 Tawangsari, Sukoharjo. Suami Samini sudah 14 tahun merantau di Wamena. Samini, 34 tahun, dan dua anaknya, David, 10 tahun dan Candra, 5 tahun, dimakamkan di pemakaman dukuh Jambu, Kelurahan Dalangan, Kecamatan Tawangsari. Menurut Sutarno, adiknya semula berencana menyusul suaminya, Lestari. Di Wamena Lestari sukses berjualan pakaian. Pada Senin lalu, cerita Sutarno, Lestari menghubungi Samini agar menyusul ke Wamena beserta kedua anaknya. Pada Senin sore adiknya itu berangkat ke Jakarta untuk pesan tiket Hercules. Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara ini jatuh di Magetan, tak jauh dari Pangkalan Udara Iswahyudi Madiun pada Rabu pukul 06.30 WIB. Penyebab kecelakaan ini masih diselidiki. Pesawat membawa lebih dari 100 orang termasuk kru. Laporan sementara korban tewas sebanyak 100 orang. Soal ongkos ini belum diakui oleh jajaran TNI Angkatan Udara. Namun, warga sipil keluarga TNI mampun bukan keluarga tentara dimungkinkan naik pesawat militer seperti Hercules. Menurut Kepala Penerangan dan Perpustakan Lapangan Udara Iswahyudi Mayor Sutrisno pada dasarnya pesawat Hercules bisa mengangkut penumpang umum dan barang. “Warga sipil diluar keluarga TNI bisa menggunakan atau memanfaatkan Hercules dengan cara melalui pengajuan khusus dari komandan lapangan udara setempat,” ujar Sutrisno. Sutrisno mencontohkan jika ada orang sipil dari Jakarta ingin menumpang Hercules harus mengajukan permohonan ke Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. *UKKY PRIMARTANTYO Yahoo! Mail Sekarang Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com

