bismi-lLah wa-lhamdu li-lLah wa-shshalatu wa-ssalamu 'ala rasuli-lLah
wa 'ala alihi wa ashhabihi wa ma-wwalah, amma ba'd, assalamu 'alaikum.
pertama, kita mau lihat dulu apa sech maxud dan tujuan pernikahan itu
sendiri. sebagai muslim, terutama, kali yach untuk medapatkan keturunan
yang bakal mendo'akan kita nanti kalo kita sudah tergeletak dibawah
rumput dan tanaman di bawah tanah.
atau ada juga yang sengaja hanya untuk menjuruskan dan meluruskan
permintaan dorongan biologish yang menghantuinya. agar jauh dari
perzinaan khan?
kemudian, bagaimana tuntunan rasulu-lLah SAW mengenai pernikahan ini ?
bukankah pernah kita denger bahwa sebaik2nya menikahhi seorang muslimah
itu karena agamanya?
ok, jadi kalu dalam hal agama tak perlu lagi kita bincankan khan? se7
azza dech semuanya khan?
yang menjadi fenomena sekarang ialah sesungguhnya bukannya mau memilih
yang masih perawan atau sudah pernah nikah, jadi janda kerna dicerai,
dia sendiri yang minta diceraikan sama suaminya, atau ditinggalkan
mati.
ada juga kali yang ditinggalkan syahied, mudah2an kita bisa mendapatkan
janda yang demikian lhoh! mudah2an kit ajuga bisa kecepretan khan?
jadi sekali lagi, saat, masa kita sekarang ini bukan hanya yang dua
pilihan ini seperti disebutkan diatas itu saja, kerna kita jumpai
adanya yang bukan perawan yang kerna "kecelakaan" bukan jadi perawan
lagi, jadi bukannya kerna pernah nikah atau dinikahi seorang muslim,
tapi jelasnya kerna hasil dan ulahnya perzinaan.
nach disini, lain halnya.
menurut hadits diatas jelas, tapi lebih utama lagi gimana kata quran:
الزَّانِي
لَا يَنكِحُ
إلَّا
زَانِيَةً
أَوْ
مُشْرِكَةً
وَالزَّانِيَةُ
لَا
يَنكِحُهَا
إِلَّا
زَانٍ أَوْ
مُشْرِكٌ
وَحُرِّمَ
ذَلِكَ
عَلَى
الْمُؤْمِنِينَ
a-zzaanii laa yankihu illaa zaaniyatan au musyrikatan waa-zzaaniyatu
laa yankihuhaa illaa zaanin au musyrikun wahurrima dzaalika
'alaa-lmu'miniina
surat annur: ayat 3:
Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang
berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak
dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik,
dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mu'min.
ada beberapa pendapat 'ulama tentang diharamkan disini, ada yang
berpendapat haram ada juga yang membolehkannya. merka semua ada
argumentnya juga sech.
nach yang jadi masalah, kita, nech gimaana?
mau menikahi muslimah yang pernah berzina?
bersedia mimum dari "gelas" yang telah retak? ibarat azza sech.
atau tergantung sama si dia nya ini? apakah masih dalam keadaan seperti
masa berzinanya aatauuuuu sudah dalam keadaan bertobat, kembali
kekeimanan dan ke islaman?
hal ini perlu didiskusikan dengan jelas trus trank dan gambalng sebelum
pernikahan terjadi bagi calon2 mempelai. lebih baek lagi kalo ada orang
yang bisa dipercayai, misalnya guru2nya, atau murabbinya untuk diikut
sertakan.
tulisan saya ini hanyalach sebagai segelintir batu kerikil azza untuk
digoncankan jadi batu besar, mudah2an.
wabi-lLahi taufiq wa-lhidayah,
wassalamu 'alaikum
--- Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
---------------------------------
Satu hal yang tidak pernah saya lupakan dalam hidup
saya apabila melihat kemajuan di Eropah, Amerika, atau
negara maju lainnya, serta yang memandang hidup itu
maju bila dilihat dari sisi material semata adalah
firman Allah Subhanahu Wata'ala yang tercantum dalam
surah Al Imran ayat 196-197, juga ayat-ayat serta
hadits shahihah sebagai pendukungnya juga.
Firman Allah tersebut sebagaimana terjemahannya adalah
: " Janganlah sekali-kali kamu terpedaya dengan
kebebasan orang-orang kafir (kemewahan dan kemajuan
mereka), yang bergerak di dalam negeri. Itu hanyalah
kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka
ialah neraka jahannam. Dan Jahannam itu adalah tempat
tinggal yang seburuk-buruknya.
Juga firman Allah untuk mengingatkan kita bahwa jauh
lebih baik dan penting kehidupan akhirat ketimbang
dunia itu adalah : Walalaakhiratu,khairullaka
minaaluulaa"(Dan akhirat itu jauh lebih baik bagi kamu
ketimbang dunia).
Hadits Rasulullah Shallallaahu.Alaihi Wasallam : "
Tidaklah yang dikatakan kaya itu dengan banyaknya
harta seseorang tetapi yang dikatakan kaya adalah
mereka yang kaya jiwanya."
Salah satu penyakit hati adalah " Hubbuddunya "(cinta
akan dunia).
Bagaimana dengan keperawanan di Indonesia, kalau di
Eropah, atau Amerika, mungkin sebagaimana yang
diceritakan yang asli tinggal disana bertahun-tahun,
sudah bukan hal yang penting lagi.
Padahal, Rasulullah Shallaallahu "alaihi wasallam,
didalam hadits yang berderajat shahih, ketika seorang
sahabat(ingat sahabat itu juga masih bujang, bukan
yang sudah duda, atau yang bukan bujangan lagi, kalau
yang duda, setahu saya sebagaimana dalam firman Allah
dianjurkan untuk menikahi perempuan yang yatim dan
janda, ini kebanyakan sebaliknya para duda ingin yang
perawan sebanyak-banyaknya, ups..sorri, jangan diambil
hati, dan jangan tersinggung bagi lelaki yang duda,
suka menikah dengan gadis perawan, saya hanya sekedar
menyampaikan saja apa yang saya ketahui dari firman
Allah dan hadits Rasulullah, ngak dilarang koq bagi
duda menikahi perawan, dan ngak dilarang juga bagi
bujangan menikahi perempuan janda, atau yang masih
perawan), ketika sahabat yang masih bujangan itu
ingin menikah apa yang ditanya Rasulullah padanya?
Apakah ia perawan atau janda?, Jawab sahabat tersebut
" Sudah Janda ", Apa jawab Rasulullah ketika itu?
Kenapa tidak kamu nikahi yang masih perawan, agar bisa
kamu mainkan...dst..".
Jadi disini kita melihat zaman Rasulullah (mohon
jangan dilihat pernikahan Rasulullah dengan para
istrinya, beliau menikah dengan janda kebanyakan dan
satu gadis, karena ini adalah kekhususan beliau,
jangan-jangan ada yang bilang, tuh..rasulullah saja
bujangan menikah dengan janda, sementara ketika ia
sudah menikah, masih milih yang perawan, yaitu
'Aisyah).
Jangan-jangan lihat disana, tetapi lihat hadits
perkataan Rasulullah dalam hal ini, agar lelaki
bujangan memilih yang masih perawan. Kalau ingin
menikahi yang janda dengan tujuan baik, ingin
menolong, silahkan saja, kalau anda lelaki kaya.
Intinya, begitu pentingnya arti keperawanan /
kegadisan di zaman Rasulullah, kenapa zaman sekarang
hal ini sudah semakin menipis?
Ini dikarenakan betapa banyak hadits-hadits Rasulullah
dan Fiman Allah Ta'ala yang sudah semakin dipudarkan
warnanya.
Zaman sekarang, SMP saja sudah merasa malu tidak punya
cowok? inilah akibat pengaruh lingkungan, padahal
sebaliknya dulu, rasanya malu sekali masih kecil sudah
punya cowok, bakalan babak belur badan oleh orang tua.
Dan betapa takutnya dulu kalau kesentuh tangan saja
oleh lelaki.
Dan saya masih ingat, betapa kagetnya suami saya pada
malam pertama, melihat dan mengetahui betapa suci dan
betapa murninya istri yang ada didepan matanya, tidak
pernah disentuh lelaki yang bukan mahramnya,perawan,
sebenar-benar perawan dalam segala sisi, hati dan
badan, dan itu memang saya jaga sekali, sejak saya
kecil, sudah diniatkan bahwa jiwa dan tubuh saya kelak
adalah milik suami saya, tidak seorangpun bisa
menyentuh saya sampai saya menikah, dan saya tidak
pernah sekalipun melihat maaf(kepunyaan lelaki
dewasa), mata saya terjaga untuk melihat semua itu,
Allah yang jaga itu, sampai benar-benar milik suami
adalah yang saya ketahui.
Tetapi seiring dengan kemajuan teknologi, ada
internet, tanpa disadari terbuka situs begitu, atau
televisi, dan itu benar-benar terlihat setelah
menikah.
Tahu itu dosa,dan tanpa keinginan kita sama sekali,
buka sana sini, klik sana sini, terkliklah yang berbau
porno begitu, dan selalu dicoba untuk menjauhi
pandangan melihat semua itu, karena jelas semua itu
dosa dan merusak hati dan jiwa serta pandangan mata
yang pada hakikatnya Allah menciptakan mata untuk
melihat kebesaranNya,membaca kalamNya, itulah pengaruh
dari kemajuan teknologi, kalau tidak hati-hati bisa
terjungkir balik kita dibuatnya.
Bagaimana dengan gadis zaman sekarang? Allahua'lam,
katanya sukit sekali mencari yang perawan lahir
bathin, perawan sama sekali tidak pernah kesentuh
tangan, wajah, dan lain-lainnya oleh lelaki lain,
karena apa, hampir kebanyakan masih SMP sudah punya
pacar, dan katanya tidak sah, atau tidak asyik kalau
pacaran tidak melakukan permulaan semacam itu,
walaupun hanya sebatas pegangan, ciuman saja, bagi
saya sama saja, ngak perawan tangannya, wajahnya juga,
walau yang satu mahkotanya masih perawan. Apalagi yang
sudah tidak perawan seluruh anggota tubuhnya?
Bagaimana, apakah mudah saat sekarang mendapatkan
perempuan yang perawan segalanya?
Jawabannya ada ditangan andalah wahai kaum lelaki,
andalah juga yang termasuk salah seorang "merusak"
perempuan itu, anda memegangnya, menciumnya dan
seterusnya, berarti andalah yang menciptakan semakin
berkurangnya perempuan Indonesia yang perawan tulen
saat ini.(mudah-mudahan dimilist ini ngak ada yang
begitu)
Wassalamualaikum.
Rahima,Sikumbang Sarmadi
--- boes <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> saya coba memberikan kehidupan di canada yg mana
> masih
> bagian budaya barat.
>
> canada yg multi kultural ini menjadi kaya dan besar
> bukan berdasarkan
> sendi² agama. mereka lebih menekankan pada hak asasi
> manusia.
> orang mau beragama atau tidak bukan urusan orang
> lain, asal
> privasi mereka terjaga.
>
> jadi kalau melihat kehidupan seks mereka yg kalau
> dilihat dari sisi
> agama islam, ibarat membandingkan apel sama jeruk,
> nggak ketemu
> nilainya.
>
> bagi mereka bercampur sekamar semasa kuliah adalah
> kehidupan
> biasa dan mereka tetap mempunyai gol untuk meraih
> cita²nya.
> pendidikan mereka dibidang akademik nggak jeblok.
> yg menonton channel 'hot' disini adalah bukan orang
> asli
> karena mereka mudah mendapatkannya.
>
>
> keperawanan bukan nilai yg tinggi bagi seorang anak
> perempuan,
> malah ketika smp saja tidak mempunyai teman cowok,
> mereka
> kebanyakan gelisah. dan inipun mulai dialami di
> indonesia.
> lalu apakah keperawanan di indonesia saat ini memang
> menjadi
> nilai? wallahu 'alam
>
> wassalam,
> boes
__________________________________
Yahoo! Music Unlimited
Access over 1 million songs. Try it free.
http://music.yahoo.com/unlimited/
Kunjungilah www.swaramuslim.net untuk mengetahui berita-berita serta
artikel-artikel terbaru tentang Islam
Untuk subscribe ke milis sabili kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Untuk unsubscribe dari milis sabili kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "sabili" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service.
---------------------------------
Leo Imanov
Abdu-lLah
AllahsSlave
___________________________________________________________
To help you stay safe and secure online, we've developed the all new Yahoo!
Security Centre. http://uk.security.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Click here to rescue a little child from a life of poverty.
http://us.click.yahoo.com/rAWabB/gYnLAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/