Yah memang memprihatinkan sekali dan idenya sangat bagus sekali pak Imam. 
Daripada berdebat tidak karuan.
   
  Agar tidak terkesan hanya menyindir saja barangkali pak Imam bisa memulai 
lebih dahulu ide ini sehingga bapak bisa menunjukkan terlebih dahulu agar 
kondisi yang menyedihkan ini tidak berlangsung terus menerus.
   
  Kita tunggu postingannya pak Imam...ajarkan kami yang masih terus belajar ini 
tentang Al Qur'an dan hadits sebagaimana para salaful ummah mengajarkan dan 
menjaganya sehingga tidak diselewengkan para pemalsu dan penafsir yang 
menyimpang.
   
  Wassalam
  Ahmed

[EMAIL PROTECTED] wrote:
  
kalau menurut saya dua-duanya harus berjalan berbarengan bahkan alangkah
baiknya dibarengin lagi dengan
hafalan hadistnya, sebab sekarang makin langka orang yg hafid al-quran dan
juga hafal berbagai hadist,
sehingga kadang2 kita jumpai rekan kita berkomentar pada suatu masalah dg
mengatakan, wah itu nggak ada hadist nya,
nggak ada dalil al-qurannya, padahal kalau kita tengok hafalan hadist dan
al-qurannya masih cukup memprihatinkan.

bahkan kalo kita tengok pada sejarah, baik di jaman rosululloh, sohabat,
tabiin, tabiin tabiin, banyak sekali kita jumpai yg hafal al-quran
maupun hadist, sebagai contoh Imam Syafi'i sejak usia dibawah 10 th sudah
hafal alquran, Bukhori hafal beribu-ribu hadist dll



                                                                                
                                       
                    agus Pri                                                    
                                       
                    <[EMAIL PROTECTED]>        To:     [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],                       
                    Sent by:                  [email protected], 
[email protected],              
                    [EMAIL PROTECTED]        [EMAIL PROTECTED]                  
                      
                    groups.com                cc:                               
                                       
                                              Subject:     [BULK] - Re: 
[media-dakwah] Hafalan Al-Qur'an dalam         
                                              Keluarga                          
                                       
                    12/12/2005 01:10                                            
                                       
                    PM                                                          
                                       
                                                                                
                                       
                                                                                
                                       



Mengapa sekarang kita cenderung bicarakan hafalan Al-Qur'an?, sedangkkan
ada yang lebih penting dari sekedar menghafal yaitu :

  "BAGAIMANA DI NEGARA KITA INI BERHUKUM AL-QUR'AN?"

  Sesuai dengan QS, 5;68
  Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun
hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Qur'an yang
diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan
kepadamu  dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada
kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap
orang-orang yang kafir itu.

  Dengan telah terlaksananya hal tersebut diatas, saya yakin hampir semua
umat akan hafal Al-Qur'an, karena dia harus tahu & mengerti hukum.

  Terima Kasih & Mohon ma'af bila ada kesalahan kata.

[EMAIL PROTECTED] wrote:




Monday, November 14, 2005
Hafalan Al-Qur'an dalam Keluarga

http://hanan2jahid.blogspot.com/

Beberapa bulan yang lalu, Ustadzah Yoyoh Yusro salah satu anggota dewan
dari fraksi PKS memberikan sebuah ceramah yang cukup menarik tentang
bagaimana sebuah keluarga menjadi keluarga dakwah yang mencetak
generasi-generasi yang mampu menggantikan dan mengisi kekosongan-kekosongan
dalam sebuah peradaban.
Beliau banyak menyinggung tentang hafalan al-qur'an dalam diri aktivis
dakwah dan keluarga para aktivis. Beliau bercerita tentang para ummahat
dari Palestina yang datang ke Indonesia, bahwa ketika mereka berbicara di
depan umum, mereka selalu ta'aruf dengan menyebutkan nama, status, dan
berapa juz hafalan Al-qur'annya. Dan subhanallah, rata-rata mereka telah
hafal 30 juz Al-qur'an, sementara kita ketahui bersama bahwa Palestina
adalah negara yang selalu dihujani konflik, bom, dan tembakan di mana-mana
bahkan untuk sholat pun nyawa menjadi taruhannya, namun mereka mampu
menjadi hafidzhoh yang handal bahkan anak-anak mereka pun demikian.
Sedangkan di Indonesia masih bisa kita hitung para penghafal Al-qur'annya,
padahal kalau menurut saudara-saudara kita di luar Indonesia, Indonesia itu
ibarat "Syurga Dakwah", sebuah negara mayoritas muslim dan islam bertebaran
di mana-mana, kita merdeka dalam melakukan ibadah, fasilitas lengkap, dan
kondisi sangat mendukung untuk menjadi para penghafal, tetapi kenyataann
ya sangat jauh dari yang diharapkan.

Baru-baru ini Ustadzah memberikan ceramahnya dengan lebih spesifik,
bagaimana sebuah keluarga aktivis dakwah mampu memelihara hafalan Al-qur'an
baik antara suami, istri, dan anak-anaknya. Point penting dari ceramah
ustadzah adalah sebagai berikut :

1. Al-qur'an tidak akan mendekat pada orang yang menganggapnya sulit, so
hendaknya kita mempunyai perspektif bahwa menghafal Al-qur'an itu tidak
sulit
2. Suami bertanggungjawab untuk meningkatkan bacaan dan hafalan al-qur'an
sang istri
3. Para istri harus rajin setor hafalan pada suami baik dalam keadaan susah
maupun senang
4. Kewajiban pada Allah konsisten dilaksanakan, maka Allah pasti memberi
kemudahan karena sayang Allah pada seorang hamba lebih sayang daripada
seorang ibu pada anaknya
5. Tidak ada halangan bagi mereka yang tinggal di negara yang mayoritas
nonmuslim untuk hafal Al-qur'an
6. Para suami juga harus menjaga hafalannya
7. Allah Maha Tahu tentang keinginan-keinginan kita, maka kalau kita ingin
kita dan anak kita hafal alquran, insyaAllah Allah akan mengabulkan
do'a-do'a kita
8. Melatih anak-anak untuk menghafal Al-qur'an sejak masih kecil, dimulai
dengan surat- surat pendek terlebih dahulu, cara menghafal dapat
disesuaikan dengan kondisi anak, bisa sambil mendengar vcd Al-qur'an atau
dengan cara permainan, semua tergantung sang Ibu yang mendidiknya
9. Shalat tepat waktu karena waktu kita akan menjadi berkah
10. Bangun malam untuk melakukan shalat qiyamul lail
11. Shalat subuh dan ashar tepat waktu, karena pada waktu-waktu tersebut
malaikat mendoakan kita
12. Apa yang bisa kita berikan untuk dakwah ini, maka Allah akan memberi
keberkahan

Demikianlan point penting dari ceramah beliau. Sungguh, sebuah tulisan tak
akan ada manfaatnya jika hanya sekedar ditulis dan dibaca melainkan
diaplikasikan dalam kehidupan kita. InsyaAllah.

Created by : Hanan2jahid. Dhuha. Indonesia. Kita pasti bisa menjadi
hafidzhoh, insyaAllah :)

NB : Subhanallah, sangat dekat dengan kehidupan kita. Mari kita memotivasi
diri kita untuk meningkatkan hafalan Al-qur'an kita, karena suatu saat kita
akan berkata dengan lantang di hadapan orang banyak bahwa "Aku hafidzhoh"
(niatnya jangan riya ya, sekedar memotivasi :D) dan menjadikan Al-qur'an
sebagai pedoman hidup kita dalam setiap arah perjuangan. Masa kalah sih
dengan mereka (nonmuslim) yang menguasai kitab mereka? We will do it, won't
we? :)






Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]



---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS


    Visit your group "media-dakwah" on the web.

    To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


---------------------------------





Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]







Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links














Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 



  SPONSORED LINKS 
        Beliefs   Religion   Ini     Muslim 
    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    
    Visit your group "media-dakwah" on the web.
    
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
    
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 

    
---------------------------------
  

  


                
---------------------------------
Yahoo! Mail - now with Autocomplete that helps fill email addresses. 

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke