Dalam Hadist Qudsi sangat jelas tergambar, yaitu ALLAH berfirman, "Demi izzahku, demi kesombonganku. Aku akan memasukkan hambaku kedalam surgaku selama didadanya masih ada setitik iman" (HR Bukhari).
apakah setitik iman, sudah barang tentu kalimat tahuid, masih mengakui tiada Tuhan selain ALLAh dengan murni. Kalau orang kafir tentu tidak ada iman itu. dalam Al-quraan juga jelas bahwa ALLAH mengampuni dosa selain syirik. Jika ada hadist, " pembeda islam dengan kafir adalah dari sholatnya". Itu bukan diartikan orang yang tidak sholat jadi kafir". tetapi kalau kita jeli maksud hadist ini adalah, karena sholat adalah tiang agama dan pembeda dengan agama lain(jelas kafir), jadi jika Islam tidak sholat yah dia spt orang kafir(seolah-olah).
suhana032003 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wa'alaikum salam wr.wb
ada beberapa pendapat para ulama tentang sholat tsb. ada sebagian yg
mengkafirkan seseorang yg tidak sholat karena menurutnya, orang tsb
sudah meruntuhkan tiang agama (islam) dan otomatis kafir.
tapi..ada juga sebagian ulama yg tidak mengkafirkan begitu saja. dan
dilihat apakah ia masih beriman kepada Allah dan mengakui Muhammad
sebagai Rasul, maka ia hanya terkena dosa lalai dari sholat. dan ini
sudah menyangkut keimanan yg ada dalam hati seseorang dan tidak ada
satupun manusia yg mengerti hati manusia lain kecuali Allah.
jadi..kenapa orang itu tidak sholat??malaskah?bodohkah?atau memang
sengaja menolak dalil sholat padahal dia mengerti bahwa seorang
muslim diwajibkan atas sholat 5 waktu itu tapi logikanya lebih
mendominasi dari pada keimanannya.
hmm..semua dosa diampuni oleh Allah selama bukan syirik sifatnya.
syirik itu adalah menuhankan dengan yg selain Allah or ada Tuhan lain
selain Allah dan diantara Tuhan2 itu termasuk menuhankan logikannya.
karena bukan dia tidak tahu kewajiban seorang muslim, tapi logikanya
sudah mendominasi hingga menolak melakukan sholat. dan beda dengan
orang yg bodoh or malas tapi dia tidak kafir kepada Allah.
yaa..kalau menurutku mah..jangan mudah mengkafirkan seseorang, tapi
jangan pula mengenteng2kan apa yg sudah diperintahkan. kalau
seandainya ada yg merasa lebih dekat dengan Allah hingga ia berdalih
kedekatannya itu, maka tidak perlu lagi sholat, maka siapakah
diantara hamba Allah yg paling dekat denganNya kecuali Rasul? lalu
apakah Rasul meninggalkan sholat??
SPONSORED LINKS
Rek Beyond belief Islam online Nation of islam Media
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "media-dakwah" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Rek | Beyond belief | Islam online |
| Nation of islam | Media |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "media-dakwah" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
