menyampaikan opini pribadi utk mendukung atau menolak
trus klu ad yg punya draft mengenai RUU PA(pemerintah aceh) bisa dkirim
melalui japRI.
makasih atas perhatian dan informasi-nya
wassalam
On 15/05/06, gs <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ass.wr.wb,
> RUU APP harus segera disyahkan. Maaf, sekedar mengingatkan Semoga Ummat
> Islam Tidak Terpecah Belah dan Tetap Bersatu. Ummat Islam di seluruh NKRI
> perlu mewaspadai efek dari disyahkannya RUU APP dikemudian hari. Semoga
> tidak terpancing kearah Perpecahan Antar Ummat Islam.
> Wassalam,
>
> ----- Original Message -----
> From: "Ahmad Toha Almansur" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Sunday, May 14, 2006 10:03 PM
> Subject: [media-dakwah] DPR tak Bisa Tunda RUU APP
>
>
> >
> >
> > Republika Online : http://www.republika.co.id
> >
> > 08 Mei 2006
> > DPR tak Bisa Tunda RUU APP
> > uba/edo
> > JAKARTA---Dukungan umat Islam agar DPR segera mengesahkan Rancangan
> Undang Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU-APP) terus bertambah
> solid.
> Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dalam salah satu rekomendasi hasil
> Rapat Kerja Nasional (Rakernas V) menyatakan DPR tidak bisa menunda lagi
> pengesahan RUU itu.
> > ''Bagi GPII, RUU APP memiliki arti penting untuk melindungi masyarakat
> Indonesia yang agamis dari bahaya kemerosotan moral. Alasan kebebasan
> berpendapat yang selama ini menjadi dalih para penolak RUU APP tidak
> berdasar. Karena kebebasan berekspresi dalam masyarakat bukan berarti
> kebebasan tanpa syarat,'' kata Ketua Umum GPII, Toha Al Mansyur ketika
> menyampaikan hasil Rekomendasi Rakernas V GPII, di Jakarta pekan lalu.
> > Menurut Toha, pemerintah dan DPR RI tidak perlu menghabiskan banyak
> waktu dan tenaga untuk mengurusi para penolak RUU APP. Sebab, bila RUU
> APP
> sampai ditolak, GPII malah kemudian akan menunut agar RUU tersebut
> diberlakukan khusus untuk warga negara Indonesia yang beragama Islam.
> > ''Biar sekalian saja, undang-undang ini berlaku hanya untuk umat
> Islam,
> seperti Hukum Waris yang berlaku hanya untuk umat Islam itu'', tegas GPII.
> > Dari penilaian Toha, menjadi sangat aneh bila para penolak RUU APP
> menyatakan rakyat mendukung mereka. Dan ini semakin tidak masuk akal
> ketika
> mereka menyatakan penolakan dilakukan untuk menjaga falsafah Bhineka
> Tunggal
> Ika.
> > ''Semua klaim saja. Padahal mereka tidak representatif untuk
> mengatasnamakan rakyat. Sebab, dimanapun pasti ada regulasi yang tegas
> mengenai pelarangan pornografi dan pornoaksi,'' kata Toha.
> > Ditegaskannya, belakangan ini masyarakat Indonesia memang terlihat
> kehilangan acuan dirinya. Kebebasan mutlak menjadi acuan. Ironisnya, meski
> menyatakan mencintai keutuhan bangsa, tapi ternyata mereka sama sekali
> tidak
> peduli terhadap nasib generasi penerus. Ini dapat dilihat dengan begitu
> bebasnya tayangan televisi dan penerbitan yang mengeksploatasi perempuan
> hanya untuk kepentingan kapitalis semata.
> > ''Lihat saja, Singapura yang menyatakan diri negara sekuler saja
> sangat
> ketat mengatur televisi dan media massa. Tidak ada play boy di sana. Ini
> berbeda sekali dengan keadaan Indonesia,'' tandas Toha Al Mansyur.
> > Sikap berbeda ditunjukkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
> (PDIP). Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu justeru mendesak DPR
> untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU APP. Penolakan tersebut merupakan
> salah satu isi rekomendasi Rakornas PDIP Bidang Pemerintahan Dalam Negeri
> dan Otonomi Daerah (PDN dan Otoda) di Surabaya yang berlangsung 6-7 Mei
> 2006.
> > Menurut Ketua Bidang PDN dan Otoda PDIP, Ir Sutjipto, adanya pro
> kontra
> terkait RUU APP di seluruh penjuru Tanah Air tersebut akan sangat tidak
> menguntungkan upaya untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
> > Ditanya soal langkah riil penolakan, khususnya di lingkup DPR,
> Sutjipto
> mengkritisi rencana voting yang akan diambil oleh Pansus untuk
> menyelesaikan masalah ini. ''Harusnya aspirasi masyarakat dijadikan acuan
> untuk menentukan sikap atas permasalahan ini,'' katanya.
> > Soal derasnya dukungan dari ormas-ormas Islam yang bertentangan dengan
> sikap PDIP, Sutjipto menyatakan akan melakukan pendekatan-pendekatan
> secara
> intensif dan baik kepada mereka. Yang ditekankan adalah pemahaman bahwa di
> Indonesia penduduknya tidak hanya beragama Islam, tapi juga ada
> agama-agama
> lain.
> > Ikhtisar
> > - GPII menilai RUU APP memiliki arti penting untuk melindungi
> masyarakat
> Indonesia dari bahaya kemerosotan moral.
> > - Kebebasan berekspresi dalam masyarakat bukan berarti kebebasan tanpa
> syarat
> > - Para penolak RUU APP tidak representatif untuk mengatasnamakan
> rakyat.
> > - PDIP justeru mendesak DPR untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU APP.
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Berita ini dikirim melalui Republika Online http://www.republika.co.id
> > Berita bisa dilihat di :
> http://www.republika.co.id/Cetak_detail.asp?id=247050&kat_id=6
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Yahoo! Messenger with Voice. PC-to-Phone calls for ridiculously low
> rates.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
> > Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> > Yahoo! Groups Links
>
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
>
>
>
> Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
> Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
> ------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS
>
>
> - Visit your group "media-dakwah<http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah>"
> on the web.
>
> - To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]<[EMAIL PROTECTED]>
>
> - Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
> Service <http://docs.yahoo.com/info/terms/>.
>
>
> ------------------------------
>
--
regards,
kv the UNstopABLe
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "media-dakwah" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
