engineer_blue <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bagaimana status indosat supershow, kalau menurut saya juga sudah menjurus ke
judi. Tetapi mengapa sewaktu acara terakhir ada salah satu ustad terkenal
menjadi bintang tamunya. Semoga sang ustad hanya khilaf
----- Original Message -----
From: [EMAIL PROTECTED]
To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[email protected]
Sent: 22 September, 2006 1:07 AM
Subject: [media-dakwah] Fw: Judi SMS - Tolong bantu Sebarkan
Tolong bantu sebarkan kampanye anti judi SMS ini. Tanpa bantuan anda,
kampanye ini akan meredup dan sia-sia belaka. Mari dimulai dari diri kita
dan keluarga kita.
Tiap stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes-kontesan.
Tengok saja misalnya AFI, Indonesian Idol, Penghuni Terakhir, KDI, Putri
Cantrik, dsb.
Sejatinya, tujuan dari acara ini bukan mencari bibit terbaik.
Acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya adalah SMS premium.
Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum --
setidaknya sampai saat ini.
Mari kita hitung. Satu kali kirim SMS biayanya -- anggaplah-- Rp 2000.
Uang dua ribu rupiah ini sekitar 60% untuk penyelenggara SMS Center
(Satelindo, Telkomsel, dsb).
Sisanya yang 40% untuk "bandar" (penyelenggara) SMS.
Siapa saja bisa jadi bandar, asal punya modal untuk sewa server yang
terhubung ke Internet nonstop 24 jam per hari dan membuat program
aplikasinya.
Jika dari satu SMS ini "bandar" mendapat 40% (artinya sekitar Rp 800),
maka jika yang mengirimkan sebanyak 5% saja dari total penduduk
Indonesia (Coba anda hitung, dari 100 orang kawan anda, berapa yang
punya handphone? Saya yakin lebih dari 40%), maka bandar ini bisa
meraup uang sebanyak Rp 8.800.000.000 (baca: Delapanmilyar
Delapanratusjuta rupiah).
Kuis-kuis yang beredar saat ini di media televisi, sebut saja Kuis Iseng
di TPI, Kuis Goyang di RCTI, kuis Bohlam dll (ditayangkan tengah malam)
dipandu oleh artis-artis terkenal. Permainannya beragam, mulai dari
menyusun huruf menjadi kata, atau bahkan permainan yang lain. Baru tadi
malam saya lihat, hadiah yang ditawarkan mencapai Rp 7.500.000.
Jika hadiah yang diiming-imingkan adalah ? rumah senilai 1 milyar, itu
artinya bandar hanya perlu menyisihkan 12.5% dari keuntungan yang
diraupnya sebagai "biaya promosi"! Dan ingat, satu orang biasanya tidak
mengirimkan SMS hanya sekali. Masyarakat diminta mengirimkan SMS
sebanyak-banyaknya agar jagoannya tidak tersisih, dan "siapa tahu"
mendapat hadiah.
Kata "siapa tahu" adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsa
handphone. Pulsa ini dibeli pakai uang.
Artinya : Kuis SMS adalah 100% judi.
Kondisi ini sudah sangat menyedihkan. Bahkan sangat gawat.
Lebih parah daripada zaman Porkas atau SDSB. Jika dulu, orang untuk bisa
berjudi harus mendatangi agen, jika dulu zaman jahiliyah orang berjudi
dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi, hanya dengan beberapa
ketukan jari di pesawat handphone!
Sebentar lagi, umat Islam akan menjalani ibadah shaum di bulan Ramadhan.
Jika melihat kondisi acara2 di televisi yang marak saat bulan Ramadhan
ini, tak ayal kita sebagai penonton akan dijejali bermacam-macam iklan
dengan diimingi hadiah-hadiah yang syuur. Modusnya ya dengan SMS itu.
Kita mengirim SMS karena kita tertarik dengan hadiah yang ditawarkan.
Prosesnya pun melalui undian. Ini sih, sama persis dengan main Jackpot di
Las Vegas. Kita masukkan uang di mesin, kita putar dan mesin itu akan
menguji "keberuntungan" kita. Lha iya kalo beruntung? Beruntungnya itu
setelah mengirim berapa ratus SMS?
Di Malaysia judi SMS sudah lama dilarang. Saatnya judi SMS juga dilarang
di Indonesia. Mohon pemerintah segera bertindak, agar masyarakat tidak
semakin resah dan dibodohi.
MUI memang sudah mengeluarkan FATWAnya tp itu belum cukup untuk
menghentikan judi SMS ini.
Bencana yang melanda indonesia belakangan ini ,bisa jadi adalah merupakan
Azab dari ALLAH karena kita semua tidak memperdulikan Perjudian yang mulai
marak ini.
Tolong bantu sebarkan kampanye anti judi SMS ini. Tanpa bantuan anda,
kampanye ini akan meredup dan sia-sia belaka. Mari dimulai dari diri kita
dan keluarga kita.
,"
DISCLAIMER :
The information contained in this communication (including any attachments) is
privileged and confidential, and may be legally exempt from disclosure under
applicable law. It is intended only for the specific purpose of being used by
the individual or entity to whom it is addressed. If you are not the addressee
indicated in this message (or are responsible for delivery of the message to
such person), you must not disclose, disseminate, distribute, deliver, copy,
circulate, rely on or use any of the information contained in this transmission.
We apologize if you have received this communication in error; kindly inform
the sender accordingly. Please also ensure that this original message and any
record of it is permanently deleted from your computer system. We do not give
or endorse any opinions, conclusions and other information in this message that
do not relate to our official business.
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
--
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.12.4/449 - Release Date: 9/15/2006
__________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
__________________________________________________________
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Real people. Real questions. Real answers. Share what you know.
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/