HARIAN ANALISA
Edisi Selasa, 27 Maret 2007 

Visi Indonesia 2030, Sekedar Mimpi atau Kenyataan? 

VISI Indonesia 2030, RI diperkirakan menjadi 5 besar kekuatan ekonomi dunia di 
bawah China, India, AS dan Uni Eropa dengan tingkat pendapatan per kapita 18 
ribu dolar AS per tahun. Negeri ini pada abad ke-21itu akan mampu menjadi 
negara maju dan sejahtera. Selain itu Indonesia saat itu akan tumbuh menjadi 
negara yang mandiri, produktif, memiliki daya saing, serta mampu mengelola 
seluruh kekayaan alam dan sumber daya lainnya untuk mencpai pertumbuhan ekonomi 
jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Presiden Sosilo Bambang Yudhoyono 
merasa yakin Visi Indonesia 2030 itu akan dicapai, terutama setelah menyimak 
sejarah perjalanan bangsa ini ke belakang yang berjuang untuk memiliki 
kemampuan dan ketangguhan mewujudkan cita-citanya. Untuk mencapai harapan ke 
depan itu bisa dianggap sebagai sebuah mimpi, tapi jangan malu bermimpi. Sebab 
kata Presiden, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menciptakan mimpi dan 
mewujudkanya dalam realitas. 

Sebagai sebuah bangsa, kita memang harus selalu optimis bahwa bangsa dan negara 
ini suatu saat akan lepas dari berbagai persoalan maha berat yang selalu 
dihadapi. Membandingkan kondisi terkini yang dihadapi bangsa dan negeri ini, 
untuk mengatasi masalah kelangkaan pangan, banjir dan luapan lumpur Lapindo 
saja kita bagai tak mampu. Begitu pula menyimak laju pertumbuhan Indonesia yang 
masih berkutat pada angka 5,5 persen atau di bawah rata-rata pertumbuhan 
ekonomi dunia yang 7,6 persen pada 2006, kita pantas pesimis dan menganggap 
Visi Indonesia 2030 itu tak lebih sebuah mimpi yang tak bakalan tercapai. 
Apalagi Tahun 2030, artinya negeri ini cuma memiliki waktu selama 23 tahun lagi 
guna merealisasikan visinya. Namun kalau seluruh anak negeri ini bertekad untuk 
maju, bila saling bahu membahu, bukan tidak mungkin mimpi bakal berbuah 
kenyataan. 

Menjadi negara maju bagi bangsa ini memang butuh waktu dan perjuangan maha 
berat. Namun menyimak pengalaman Jepang, sebagai sebuah negara yang kalah 
perang rasanya mustahil negeri "matahari terbit" itu bakal semaju dan sehebat 
saat ini. Begitu pula China dengan jumlah penduduknya yang luar biasa, ternyata 
dengan jumlah rakyat yang sangat besar, negeri "tirai bambu" itu kini menjadi 
kekuatan perekonomian dunia yang diperhitungkan. Bagaimana dengan Indonesia 
yang memiliki kekayaan sumber daya alam luar biasa serta jumlah penduduk cukup 
besar, diyakini juga bakal tumbuh menjadi salah satu kekuataan ekonomi 
sebagaimana digambarkan dalam kerangka dasar Visi Indonesia 2030. 

Sekarang masa depan bangsa terletak ditangan anak negeri ini sendiri serta 
tergantung usaha pemerintah bagaimana menggerakkan semua sektor ekonomi, 
terutama dalam kaitan meningkatkan laju investasi di tanah air yang saat ini 
hanya mencapai 22 persen. Untuk itulah diperlukan berbagai perubahan mendasar 
terkait peningkatan perekonomian, misalnya soal kepastian hukum dan kepastian 
berusaha yang di antaranya diimplementasikan melalui pemberantasan korupsi 
serta pembenahan sistem dan aparat penegak hukum sehingga terciptanya iklim 
berusaha sehat yang merangsang investor asing menanamkan modalnya di negeri 
ini. Tanpa perbaikan hukum yang signifikan, jangan harap Visi 2030 akan 
terealisir. 

Apakah mimpi jadi kenyataan, atau kita tak lebih hanya sebagai bangsa pemimpi, 
tentunya perjalanan waktu akan membuktikannya. Agar tidak disebut sebagai 
bangsa pemimpi, tentunya berbagai usaha mengarahkan kinerja agar Visi 2030 itu 
dapat dicapai sudah seharusnya dimulai sejak program jangka panjang Indonesia 
itu diluncurkan. Demikian pula berbagai persoalan yang saat ini tengah diderita 
anak negeri, sudah saatnya ditangani. Persoalan keterbatasan lapangan pekerjaan 
yang sejak lama menghantui, sudah harus dipacu, di antaranya melalui iklim 
berusaha lebih baik. Dengan bergairahnya investor, tentu akan membuka lapangan 
kerja lebih banyak. Kalau ini sudah terjadi, harapan tinggal menunggu waktu dan 
mimpi pun bakal tidak berjauhan dari kenyataan. Tahun 2030 Indonesia menjelma 
jadi negara maju. *

Attachment: 0.gif
Description: GIF image

Kirim email ke