Pada tanggal 03/10/07, Henny <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
>
>
>
>
>
>
> Paling enak dan menarik itukan  membawa-bawa Amerika, CIA. Contohnya Merapi 
> kentut ..oh itu ulah CIA bahkan  Tsunami dibilang itu kerjaanya 
> Amerika....lalau Katrina gimana ya?  Bingungkan?
>

Lha mbok ya'o, ngeliat dokumen-dokumen CIA
yang sekarang sudah dibuka, ada ndhak hubungannya apa peristiwa saat itu.

Memang yang namanya intelijen, hasilnya cukup dengan dokumen
(meski dokumen  palsu) ,
yang penting khan efek dari dokumen itu,
bisa menghasilkan holocaust.
---

Selain itu liat dunk sejarah Intelijen Indonesia,
siapa yang mentraining pada tahun 45 an ?

ya CIA itulah, di pulau Saipan, siapa lagi ?
Artinya, memang intelijen Indonesia
di didik oleh CIA.

(memang CIA juga memanggil Mossad
utk mengajar saat  di Bogor).


> Kan namanya melihat arah  angin....masa iya kita kirim jenderal kita ke 
> KorSel...yah Amerika itu sdh  betul....dan apa gampang mau direkrut jadi 
> CIA....wah tau nggak anda jenjang  birokrasi? Jangan mentang-menatng sekolah 
> di US lalu CIA.....tanya deh itu yg  sekolah disini ...Amin Rais pernah buat 
> apa mereka waktu di US....? Boro-boro  dikenal....
>
> Jangan sembarangan bro....lihat saja  deh misalnya...katakanlah ny. Mus 
> berdiam di LA lalau sekarang sdh jadi  apa...katakanlah PhD apakah pernah 
> berbincang dengan Barbara Boxter, Arnold  Swazeneger......mungkin ketemu di 
> seminra ok tapi benbincang itu lain  donk......
>
> Salam
>
> HH


Perekrutan CIA mah gampang.

Tinggal ditawari saja, utk bekerja di utk misi sangat spesifik,
dibayar sejuta rupiah juga cukup, per aktifitas, murah khan ?

Ingat, bedakan Pegawai CIA dengan Operatif CIA.

>
>
> .
>   



-- 
~(Pendekar) Ulat Sutera ~

Kirim email ke