On Tue, 10 Jun 2003, Issotiyo P. Budi S. wrote: > Opini pribadi: Siap selama ada Herr (?) Wayan Yuliarta, tapi apa yang > terjadi jika si Wayan Y. ini meninggalkan LabTI. Setahu saya, LabTI > menggunakan salah satu tehnologi hanya karena ada yang mau capek2 ngurusin. > Kalau yg ngurusin suka linux ya jadi linux, kalau M$ ya M$ jadinya. Sekedar > berbagi pengalaman saja, karena kebetulan saya dekat dengan anak2 LabTI.
Sebetulnya itu terjadi di mana saja 8-) (termasuk di Jerman ini).. Misal working group saya banyak pakai WBA, TLA, BAN Logic karnea memang si boss seneng itu 8-) Tapi mungkin yg perlu dilakukan adalah mendokumetnasi semua bentuk kegiatan ini, sehingga yg mendatang bisa belajar (baik kesuksesan ataupun kegagalan yg terjadi) > Kegiatan rutin, misal bulan admin linux, bulan samba, bulan ltsp, bulan > python dst. Untuk hal ini tidak perlu bergantung kepada kampus. Bisa > memanfaatkan event yang diadakan KPLI, misal LinuxFest. Bisa juga dengan > senat, seminar / pameran. Bisa kerjasama dengan seberang rel (UI) dst. Indonesia katanya negara gotong royong, tetapi kerja sama merupakan salah satu kata yg mahal 8-) apalagi antar institusi IMW * Gunadarma Mailing List ----------------------------------------------- * Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id * Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Administrator: [EMAIL PROTECTED]
