On Wed, 11 Jun 2003, Issotiyo P. Budi S. wrote: > > Kalo itu masalahnya gimana kalau coba Internet Wireless, seperti kampus > > CIC Cirebon. > > Bagaimana pihak Kampus ? > ^^^^^^^^^^^ > > Macet deh :)) kan sudah dibilang tidak perlu tergantung pada pihak kampus. > Sebagai mantan asisten pasti tahu kan, ide2 dari asisten kadang mentok dan > dilupain aja. Dan oh ya yang paling asyik, ditekan dari atas(lab) dan > bawah(praktikan) :))
Hm.. btw tapi saya masih melihat banyak asisten yg ingin merubah keadaaan tapi kadang "penyalurannya" kurang pas. Mereka ingin mengubah/menambah modul, tapi sering menunggu turunnya "SK" atau adanya fasilitas. Bukan memulai dari yg gampang dulu (yg tak bergantung dari SK, fasilitas, dsb). Misal membuat "rancangan" materinya dulu. Saya sudah mengamati sejak tahun 92-an lho tendensi seperti ini (saya memulai "karir" saya khan juga dari asisten lab, yg merangkap tukang bor, tukang pasang kabel, tukang tulis buku, dsb..dsb) > Itulah kenapa langsung saya tembak, jangan bergantung pada pihak lain. > Kapan bisa majunya nih :)) Kalau kebiasa bergantung pada kampus, > jangan2 nanti pada pihak mahasiswa yang lulus pada komplain ke kampus > "kok saya gak dapat pekerjaan, mana nih tanggung jawab kampus". Bila memang mahasiswa/asistem mau melakukan perubahan materi toh tak perlu menunggu "blessing" dari kampus, kepala lab, rektor dsb. Bikin aja materi tersebut, bila memang kampus tak menerima ya berikan ke "umum". Itung-itung ketika Anda (asisten) belajar ketika membuat materi tersebut, Anda sudah menerima manfaatnya, yaitu bertambah pintar. Simple khan IMW * Gunadarma Mailing List ----------------------------------------------- * Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id * Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Administrator: [EMAIL PROTECTED]
