-----Original Message----- From: Novica [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Wednesday, January 17, 2001 10:47 AM Cc: Yosan Negoro Subject: Re: Fw: [crack-list] Someone Need Your Help! halo suandy, saya kirimkan alamat kebun tanaman 'karya sari' (ir. winanto), semoga bisa membantu: pusat : Jl. Kesehatan 1 no. 316, kavling depkes, pondok cabe 15411, telp 747 03821 cabang/: jl. minas IV blok GV # 21 a, jatiwaringinasri, pondok gede 17411, telp. 846 6766 cari lapangan terbang pondok cabe trus lewati kampus UT sampai perempatan belok kanan ke arah ciputat (kiri: bogor, lurus, tangerang), kira2 500 m ketemu bank mukadimah, dari bank 200 m ke kiri. Keladi Tikus dan Kanker Payudara > -----Original Message----- > From: Budi Kuncoro [SMTP:[EMAIL PROTECTED]] > =====original message===== > Salam. > > Tulisan di bawah ini cukup panjang, tentang isteri > saya yang sembuh dari benjolan tumor payudara karena > "Keladi Tikus" yang pernah heboh di internet. > > [Dwi Malistyo] > --------------------------------------------------- > > E-mail ini saya tulis sebagai rasa syukur dan terima > kasih kepada orang-orang yang beberapa waktu lalu > menulis/memforward e-mail tentang tanaman ajaib ber- > nama Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber). > > Saya membaca posting tentang Keladi Tikus ini di > milis Kebunku <[EMAIL PROTECTED]>, yang ditulis > sdr Setio Hartanto <[EMAIL PROTECTED]>. Dan kedua > saya membaca lagi tentang Keladi Tikus ini di milis > Kristiani e-Ayahbunda <[EMAIL PROTECTED]> yang > diforward sdr Budi Lewiyanto <[EMAIL PROTECTED]>. > > Terima kasih untuk sdr. Setio dan sdr. Budi Lewiyanto. > > Kebetulan sekali saat posting Keladi Tikus ini beredar > di internet, isteri saya mengeluhkan adanya benjolan > di payudara kanan sebelah atas. Dan jika bayi kami me- > nyusui atau tersenggol tangan bayi, maka akan mengaki- > batkan rasa sakit hebat. > > Beberapa tahun sebelumnya, setelah lulus di SMEA, dia > pernah menjalani operasi pengangkatan benjolan ini di > RSCM. Tapi dokter saat itu mengatakan bisa terjadi > beberapa tahun lagi akan muncul benjolan seperti ini > lagi walau sudah diangkat. > > Terus terang, isteri saya mengatakan saat ini dia > takut untuk dioperasi lagi, walau biayanya sudah dijan- > jikan akan dicover oleh asuransi perusahaan saya. Apa- > kah ada jalan keluar lain yang tidak harus operasi ?. > > Berhubung saya 'maniac' internet dan subscribe ke > banyak milis, maka posting mengenai Keladi Tikus di > milis Kebunku langsung saya perhatikan, saya print > dan saya bawa pulang. > > Mertua saya adalah penggemar tanaman. Setelah membaca > artikel Keladi Tikus ini, dia menemukan ada salah satu > edisi majalah Trubus yang menulis tentang tanaman > ini. Langsung dibeli dan dipelajari lagi. Sejak itu > kami mencoba kontak ke sana-sini untuk mencari tanaman > ini, walau terus terang kami tidak tahu akan diapakan > tanaman ini setelah kami dapatkan nanti. > > Akhirnya dari salah satu kontak, kami mendapat alamat > sebuah showroom tanaman obat di daerah Pondok Cabe, > Jakarta Selatan. Langsung saja kami meluncur ke sana > di hari Sabtu. Tanpa pikiran apapun, kecuali mendapat > kan tanaman Keladi Tikus. > > Kami menemukan tempatnya cukup terpencil. Di komplek > milik Departemen Kesehatan. Ada satu rumah di ujung > komplek, dikitari kebun pohon-pohon singkong dan pisang. > Kami agak khawatir, benar nggak sih tempatnya disini ?. > Namun di halaman rumah tsb banyak ditanami pohon-pohon > obat-obatan. Ada tanaman sambiloto, tanaman kejibeling, > dll. Di setiap pohon ada tulisan nama pohon, bahasa latin- > nya dan bahkan kegunaannya bagi setiap penyakit. > > Beberapa pegawai dengan rajin menyirami tanaman-tanaman > khusus obat tsb. Dan bahkan si empunya showroom, Ir Wi- > narto, dengan senang hati menjelaskan dengan gratis. Kami > katakan bahwa kami akan membeli pohon Keladi Tikus untuk > benjolan payudara isteri saya. > > Pak Winarto, yang ternyata adalah insinyur pertanian IPB, > mengajak masuk untuk melihat 'lab'-nya. Ternyata disana > dia menyiapkan banyak jamu-jamu godokan dari tanaman obat > nya. Dia memiliki kebun obat di desa Karyasari, Pondok > Gede dan di Pondok Cabe. Karena itu nama showroomnya adalah > "Karyasari". > > Selain jamu-jamu godokan, dia menulis buku-buku pelatihan > tanaman obat [ada juga tulisan Prof Hembing, si ahli obat > tanaman], dan yang lebih hebat dia sudah meracik jamu-jamuan > itu ke dalam kapsul agar praktis. > > Oh, jadi pak Winarto ini adalah alirannya Prof Hembing > yang sering ceramah di TV itu. Terus terang tadi kami agak > takut masuk ruangannya karena menyangka dia adalah > "ahli supranatural" untuk pengobatan alternatif. Gawat khan > kalau dia "membaca-baca mantra" yang tidak sesuai dengan iman > kami. Ternyata pikiran kami salah. Dia adalah ahli tanaman > lulusan pertanian IPB yang berspesialisasi di tanaman obat. > > Kata pak Winarto, "Prof Hembing di TV sering mengatakan > bahwa carilah obat lewat tanaman di kebun". Wah, lanjut > pak Winarto, "kebun mana ? apa di kebun ada tanaman obat > seperti Bidara Upas dan Sambiloto ?". Karena itulah pak > Winarto tertarik untuk mengembangkan tanaman obat sendiri. > Pastilah banyak yang kelak akan mencari tanaman-tanaman ini. > > Banyak cerita penderita-penderita kanker, kegemukan, dan > beberapa penyakit lain ternyata bisa sembuh dengan obat-obat > dari tanaman. Baik diminum dengan cara digodok atau lewat > kapsul. Penyembuhan dengan cara "back to basic" ke tanaman > obat ini diminati banyak pasien yang tidak mampu untuk mem- > biayai operasi rumah sakit. Bayangkan untuk benjolan di > payudara isteri saya, hanya membutuhkan kapsul tanaman yang > diminum 2 kapsul 3 kali. Masing-masing kapsul hanya seharga > Rp 500. Kira-kira total pengeluaran sebulan adalah Rp 225.000. > > Saya berpikir, boleh deh minum kapsul jamu dulu. Kalau > nanti tidak sembuh saya akan bertekad membawa ke RS UKI lagi. > Toh biaya operasi akan dibiayai asuransi. > > Pak Winarto ternyata tidak menyarankan memakai obat tanaman > Keladi Tikus. Padahal tanaman ini lah yang ramai di diskusikan > di internet. Ada tanaman warisan nenek moyang yang juga terca- > tat manjur yaitu [kalau tidak salah] Jombang, Rumput Mutiara > dan Sambiloto. Dia memberi literatur masing-masing tanaman > untuk dibaca-baca tentang bagaimana pembibitan serta khasiatnya. > > Mertua saya yang kebetulan ikut, membeli Keladi Tikus, daun > Dewa dan beberapa tanaman lagi yang saya tidak tahu namanya. > Dia senang menanam, jadi biarlah beberapa tanaman itu dibawa > pulang. Harga satu Keladi Tikus di dalam polybag adalah Rp > 8000. Adik Ipar saya, wanita, agak gemuk. Dia membeli tanaman > obat --dalam kapsul juga-- untuk mengurangi kegemukan. > > Setelah pulang, --dan dua minggu kemudian--, isteri saya > mengatakan bahwa rasa sakit di payudara sudah hilang. Dan > benjolan besar sudah mengecil. Saat ini sudah satu bulan > sejak minum kapsul jamu tsb. Benjolannya sudah tidak teraba > sama sekali dan tidak ada rasa sakit. Saya heran luar biasa, > tapi saya setuju agar isteri saya memeriksakan di Rumah Sakit > untuk difoto lagi. Saya tidak tahu istilahnya, mamografi atau > apa gitu. > > Adik ipar saya yang minum kapsul kegemukan mengatakan bahwa > efek kapsul jamu itu membuat dia seharian tidak merasa lapar. > Kalau dulu dia makan/ngemil terus, saat ini dia malahan harus > memaksa makan agar ada makanan masuk. Sementara mertua saya > yang makan daun Dewa segar yang saat ini ditanam dirumah, ber- > tambah nafsu makannya. Wah...saya ada rencana nih. Kalau bulan > depan adik ipar saya bisa turun berat badan, saya mau ikutan > juga minum kapsul kegemukan. > > > Ternyata bermula dari posting Keladi Tikus di internet > saya belajar bahwa warisan catatan pengobatan nenek moyang > kita ternyata juga manjur. Saya tidak mengatakan bahwa tumor > isteri saya sembuh lho, saya masih akan membawa dia ke dokter > di RS UKI lagi. Namun keluhan sakitnya memang hilang dan > benjolannya hampir tidak berbekas. Sekarang saya baru percaya > cerita pak Winarto bahwa ada seorang wanita yang parah tumor > payudaranya. Sudah ada lubang-lubang dan berdarah. Mungkin > karena putus asa, dia mencoba tanaman obat ini. Dan saat ini > kondisinya jauh lebih baik. Paling tidak, jamu nenek moyang > kita ini bisa memberi harapan baru. > > Saya menulis kisah ini tanpa maksud apa-apa. Dulu posting > mengenai Keladi Tikus saja bisa menolong saya dan isteri > menemukan jamu obat ini. Barangkali kisah ini memberi harapan > bagi penderita tumor payudara atau tumor lainnya yang tidak > mampu secara ekonomis. Siapa tahu tanaman obat menjadi jalan > keluar kesembuhan bagi banyak orang. > > Bagi saya sendiri, obat tanaman atau apapun namanya hanyalah > sekedar perantara. Tuhan yang empunya kesembuhan lah yang sudah > berkenan mengurapi 'alat' ini agar si sakit boleh sembuh > dan merasakan berkatNya. Yosan Negoro <[EMAIL PROTECTED]> on 01/17/2001 10:16:53 AM To: "Sadat Daroeso (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Teddy Wahyono (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Abdul Aziz (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Saur Jimmy Sinaga (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Hengky Thengajaya (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dedy Mahdan (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Betty Tjiandra (E-mail 3)" <[EMAIL PROTECTED]>, Novica/PRJ/PFN/ID, "Marina (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Driyanti Harsani (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Maureen Caroline (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Kiki (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]>, "Henry Hamzah (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]> cc: Subject: Fw: [crack-list] Someone Need Your Help! sorry bagi rekan2 milis yg merasa terganggu dengan mail ini ada seseorang yg membutuhkan pertolongan,mungkin diantara kita ada yg bisa membantu. Thanks zizi ----- Original Message ----- From: Adri To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, January 16, 2001 6:36 PM Subject: [crack-list] Someone Need Your Help! Hallo kepada rekan-rekan milis, saya hanya ingin menforward pesan ini ke milis, mohon maaf bila ada yang merasa terganggu. Bila ada yang bisa membantu sangat diharapkan bantuannya :). Isi pesannya adalah sebagai berikut : ----- Original Message ----- From: Suandy To: Q_Q Hallo No, apa khabar ??? No, gua mau minta bantuan lu Cici gua kena penyakit "Pseudo Tumour Celebri", Semua dokter sudah nyerah, katanya penyakit baru gejalanya mata jadi kabur, sedangkan semua bagian tubuh di cek tidak ada kelainan, mata di cek normal kondisi sekarang mata sebelah kiri sudah buta, sedangkan mata sebelah kanan mulai kabur, kadang tidak dapat lihat yang ada hanya bayangan putih, kadang bisa melihat seperti lampu kadang nyala kadang mati. Gua mau minta bantuan lu tolong sampaikan surat ini secara berantai ke semua temen-temen lu (boleh lu terjemahkan ke bahasa apa aja), jika mereka tidak ada yang tau tolong minta mereka sampaikan lagi ke temen-temen mereka, mungkin suatu saat ada yang tau. Gua butuh informasi sebanyak mungkin, kalau bisa sekaligus bagaimana penyembuhannya !! Bagi yang ada informasi mengenai penyakit ini bisa hub gua di 1. Alamat rumah : Suandy Jl. Kemanggisan Ilir XI no. 2A, Kemanggisan Jakarta Barat, 11480 Indonesia 2. Alamat Email : [EMAIL PROTECTED] 3. Telp. : 62-816-1806782 Thank's ----- Suandy Berlangganan (Join) : [EMAIL PROTECTED] Berhenti (Quit) : [EMAIL PROTECTED] Arsip milis : www.egroups.com/group/crack-list Upload/Download Files : www.egroups.com/files/crack-list ------------------------------------------------------------------------ Belanja Komputer & PC Asesoris Diskon 40% hanya di www.fastncheap.com Dunia Baru Web Hosting Terpercaya www.neocyber.net Dapatkan Paket-Paket Website www.dlanet.com -------[ Master Web Indonesia - www.master.web.id ] ------- Moderator : [EMAIL PROTECTED] Berlangganan : [EMAIL PROTECTED] Stop Berlangganan : [EMAIL PROTECTED] -----------------------------------------------------------
