Secangkir kopi Tongkat Ali menemani saya sore ini. Tidak lupa cemilan
biskuit hadir di sana juga, tertata rapi di salah satu meja ruang kerja
pribadi saya di kantor. Saat sedang tenggelam dalam keasyikkan, pintu
ruangan saya diketuk. Ah, rupanya seorang teman kerja yang baru bergabung
dengan kami dalam hitungan bulan. Saya pun persilakan dia masuk.

Ini adalah kali kedua kami ngobrol santai di sela kesibukan masing-masing.
Seraya ngobrol, dia melihat beberapa koleksi buku yang ada di belakang meja
kerja saya. Sedikit penasaran, dia pun bertanya. “Saya melihat kamu sibuk
sekali tiap hari. Kadang juga harus lembur. Emang kamu masih ada waktu
untuk membaca buku?”

Sambil tersenyum, saya menjawab. “Membaca buku adalah kebutuhan bagi saya.
Karena sebuah kebutuhan, maka saya pasti selalu punya waktu untuk itu.
Tidak ada bedanya saya selalu menyediakan waktu untuk makan dan tidur.”

Merasa kurang puas dengan jawaban saya, dia bertanya lagi. “Memangnya kapan
kamu sempat baca buku? Wong setiap hari aja kamu pagi-pagi sudah harus ke
kantor. Sampai kantor sudah sibuk seharian. Pasti pulang sampai rumah sudah
malam. Kalau saya jadi kamu, kayaknya ngga mungkin masih ada waktu.”

“Mau tahu saja atau mau tahu banget?” Ujar saya sambil bercanda.
“Sebenarnya saya bisa membaca buku kapanpun dan dimanapun. Saat antri di
bank, saya bisa baca. Saat tunggu pesanan makanan datang, saya bisa baca.
Bahkan saat di dalam toilet sekalipun saya juga bisa baca buku.” Dia hanya
mangut-mangut mendengar jawaban saya. “Bahkan kadang jika saya berpas-pasan
dengan staf
yang sudah tahu kebiasaan saya baca buku di toilet, mereka pasti akan
nyeletuk ringan sambil nyengir kuda, ‘wah bakal lama nich Bu …’ atau
bilang, ‘pasti mau semedi ya Bu’. Saya hanya tersenyum saja mendengar
celetukan mereka.”

“Wah kalau saya rasanya lebih seru lihat facebook dan bbm dech kalau
nongkrong di toilet,” sahutnya dengan bangga.

“Iya. Jadi semuanya tergantung sama niat. Kalau memang kita niatkan untuk
baca, pasti deh selalu ada kesempatan,” demikian lanjut saya.

Seolah tidak pernah puas dengan jawaban yang saya berikan, dia kemudian
mengajukan pertanyaan lain. “Kalau di rumah ada waktu gak untuk membaca?
Kamu kan sudah berkeluarga, bahkan memiliki anak 3 orang yang masih kecil.
Pasti dong kamu juga harus meluangkan waktu untuk keluarga …”

Kuseruput sedikit kopi Tongkat Ali yang masih hangat. Sambil mencomot
biskuit, saya menjawab pertanyaannya dengan penuh antusias. “Di sela
kesibukan kantor saja saya masih ada waktu untuk membaca, apalagi di rumah.
Biasanya saya baca buku setelah anak-anak sudah tidur dan suami sedang
sibuk nonton berita politik atau bola. Atau tak jarang pula saya buat waktu
khusus untuk membaca bersama anak-anak. Jadi saya latih mereka untuk
membaca sejak dini. Ketika mereka asyik dengan bukunya, maka saya juga
melakukan hal yang sama. Setelah itu biasanya saya akan menanyakan kepada
mereka satu per satu apa isi dari buku yang mereka baca. Hal ini saya
lakukan agar mereka terlatih untuk tidak sekedar membaca, tetapi juga
memahami buku yang dibaca.”

Dengan mata terkesan kagum dan kepala mangut-mangut, dia mengatakan bahwa
dia juga mau mencoba untuk meluangkan waktu untuk membaca. Karena katanya
dia malu dengan status yang masih single, masa ngga punya waktu untuk
membaca di rumah.

Bukan ada atau tidak ada waktu untuk membaca, tetapi mau atau tidak mau.
Karena saya yakin dimana ada kemauan, disana pasti ada jalan.

Salam Hebat Luar Biasa!

Suherny Yoe

**) Suherny Yoe adalah seorang wanita karier yang mendedikasikan diri
selama hampir 16 tahun di salah satu perusahaan MLM terkemuka di Indonesia.
Beliau membuktikan bahwa setiap orang bisa sukses walaupun tanpa gelar.
Dengan kemauan dan tekad untuk terus belajar, hanya dengan lulusan D2
Informatika Komputer, akhirnya beliau berhasil menapaki jenjang karier di
perusahaannya mulai dari bawah hingga akhirnya menjadi General Manager.*

-- 
Info program lengkap dan jadwal training Proaktif terdekat silahkan hubungi 
kami di: 

Tel. 021 22103478
Email: [email protected]
Website: www.mitrapembelajar.com

Untuk keluar dari grup ini, kirimkan email ke:
[email protected]
[email protected]
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Proaktif Network" dari 
Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke