Assalamu'alaikum wr. wb.
1. Banyak para munsyid yang mendendangkan lirik2 yang
membangunkan syahwat, pujian terhadap lawan jenis, serta berisi
sekedar hura2 semata >>> Afwan, mungkin ane yang 'kuper', taunya cuma nasyid
haroki aja. Tolong sebutkan
contoh-contoh nasyid yang antum sebut membangunkan syahwat, pujian terhadap
lawan jenis, serta berisi
sekedar hura2 semata seperti itu. Kalaupun ngga enak nyebutin judul +
munsyidnya, minimal kasih kisi-kisi liriknya yang seperti apa gitu. Jadi mau
tau nih.
2. Ya, mereka mungkin sekedar hanya untuk mencari
popularitas, mencari harta dunia >>> Hati-hati akhi, kata "mereka" disini
bisa merujuk kepada "SEMUA" atau "SELURUH" munsyid, karena tidak ada keterangan
objek yang lebih spesifik. Padahal, sekedar antum tau, banyak juga tuh
ikhwah-ikhwah "Kader Inti" & "DPP" yang juga munsyid. Secara kafaah, kualitas
pemahaman mereka tentunya nggak sembarangan dong. Dengan kalimat antum diatas,
secara sadar/nggak sadar & sengaja/tidak sengaja, berarti bisa diartikan antum
telah menganggap mereka ya seperti itu juga lho (sekedar hanya untuk mencari
popularitas, mencari harta dunia) !
3. Padahal kan nasyid itu merupakan sebuah alternatif
islam dalam menyebarkan ajaran kita agar mereka yang awam dengan Islam
dapat tertarik dengan senandung rohani. >>> Kalo ini ana setuju. ya emang
betul banget sih (menurut ana)
4. Dan kini, apa bedanya dengan musik2 jahiliyah...???yang mereka sama3
mngumbar cinta semu... >>> Ya ini lagi, nggak semua nasyid lho. Antum
sebaiknya paham bahwa dalam bahasa Indonesia ada yg namanya majas sinekdok. Ada
2 macamnya, yaitu "totem pro parte" (semuanya mewakili sebagian), & "pars pro
toto" (sebagian mewakili semuanya). Sekali lagi, dengan kalimat di no. 4 ini,
antum telah menganggap 'SEMUA' nasyid adalah sama dengan musik2 jahiliah, &
'SEMUA' nasyid mengumbar cinta semu.
5. DAn inilah yang harus kita perhatikan dalam menyannyikan sebuah nasyid
agar dapat dibedakan mana yang harus disebarluaskan (dendangkan) dan
hanya sekedar untuk pasangan kita >>> OK, I agree with this one :)
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Teguh "Al-Ikhwan"
Kunjungi kami di http://www.nasyid-ikhwan.com
Muhammad Badrushshalih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu 'alaikum Wr.wb.
tulisan ini terinspirasi dari sebuah buku yang Ana lupa judulnya,
dimana di dalam buku tersebut menjelaskan perjalanan sebuah nasyid
dari awal terbentuk hingga kini. Nasyid yang awalnya merupakan sebuah
metode dakwah yang cukup menarik, tapi kini ternyata jauh dari jalur
tersebut. Banyak para munsyid yang mendendangkan lirik2 yang
membangunkan syahwat, pujian terhadap lawan jenis, serta berisi
sekedar hura2 semata. Ya, mereka mungkin sekedar hanya untuk mencari
popularitas, mencari harta dunia. PAdahal kan jika kita menggantikan
kenikmatan akhirat dengan dunia maka kita tinggal menunggu balasan
dari Alloh akan apa yang kita pilih tersebut.
Mungkin awalnya sekedar latihan dengan diiringi niatan dakwah. Tapi
ketika mulai berkembang, ya...mereka lupa pada fitrohnya sebuah
nasyid, yang merupakan dendang islami.
Tahukah sahabatku, awalnya Anapun gak terlalu suka sama nasyid, dan
kesukaan itu muncul ketika Alloh mulai memasuki NurNya dalam Qolbu
ini. Dan Alloh memberikan kesempatan Ana untuk menjadi sebuah
Annnouncer (penyiar) radio islam di Purwokerto. Dan memang benar, dari
kalangan sahabat kita merequest nasyid yang berisi sanjungan kepada
lawan jenis dan jarang yang suka dengan HAROKI dan PUJIAN KEPADA ALLOH
DAN ROSULULLOH. Padahal kan nasyid itu merupakan sebuah alternatif
islam dalam menyebarkan ajaran kita agar mereka yang awam dengan Islam
dapat tertarik dengan senandung rohani.
Dan kini, apa bedanya dengan musik2 jahiliyah...???yang mereka sama3
mngumbar cinta semu...
DAn inilah yang harus kita perhatikan dalam menyannyikan sebuah nasyid
agar dapat dibedakan mana yang harus disebarluaskan (dendangkan) dan
hanya sekedar untuk pasangan kita. Jangan jadikan kesempatan menjadi
munsyod untuk mencurahkan perasaan kita kepada lawan jenis kita.
Renungkanlah wahai sahabatku.....Pernasyidan akan maju dan membangun
negeri ini jika kau menyadari bahwa apa yang kau lakukamn itu ikhlas
dan hanya karena Alloh
Wassalamu 'alaikum Wr.Wb
---------------------------------
No need to miss a message. Get email on-the-go
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
[Non-text portions of this message have been removed]