Assalamualaikum WrWb...
Afwan baru bales topik ini. Beberapa munsyid yang dimaksud itu ialah Edcoustic,
inteam, star 5 (afwan, ini demi kemajuan dakwah islam) serta beberapa munsyid
lainnya yang Antum semua bisa lihat lirik2nya di http://www.liriknasyid.com/.
Syukron buat all ikhwah yang ikut membahas topik ini dan ana cuma bisa
mendoakan kepada semua munsyid di manapun berada bisa memberikan warna
tersendiri di para pecinta musik.
Wassalamualaikum WrWb...
mamat rohimat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamualaikum WrWb....
Maaf yach ikutan nimbrung nich...masalah nasyid masa kini, mudah-mudahan
kita bisa share mengenai nasyid sekarang, tema yang sangat bagus saya fikir,
mudah-mudahan apa yang kita lakukan semata-mata untuk pengembangan nasyid itu
sendiri, saya pribadi selalu mensupport team-team yang memang banyak dikatakan
mengumbar syahwat, mudah-mudahan ini semua bisa jadi pelajaran bagi kita semua,
mungkin (husnuzdon aja yach........) team yang menyanyikan lagu tersebut masih
baru atau mungkin melihat zaman sekarang dimana pergaulan bebas merajalela yang
akhirnya team tersebut harus menyesuaikan seperti kita ambil contoh team nasyid
In-Team dari katanya saja selinta seperti apa........................mereka
menyanyikan salah satu lagu yang bernuasa romantis sedikit liriknya (kutahu kau
merinduiku.....oh kasih besabarlah sayang saat indah kan menjelma jua.......dan
seterusnya), yach....mudah-mudahan kita semua bisa saling support satu sama
lain bukan apa-apa nasyid sudah akan berkembang
kembali jangan sampai kita sesama munsyid saling sikut, yang HAROKI
berjuanglah teman, yang POP semangat terus, yang ACCAPELLA jangan menyerah R&B,
ROCK dan lain sebagainya silakan semua dijalurnya masing-masing, namun ingat,
SETIAP APA YANG KITA LAKUKAN HARUS KITA PERTANGGUNG JAWABKAN DI AKHIRAT KELAK,
Insya Allah selamat berjuang teman-teman optimislah bahwa NAsyid akan terus dan
terus berkembang LILLAHI TA' ALA, af 1 jikalau ada salah-salah kata atau
menyinggung hati teman-teman tidak ada maksud menyakiti, mudah-mudahan kita
bisa share seperti ini.
Wassalaam,
Mamat Rohimat
Muhammed Ghaza <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamualaikum WrWb....
Ya dikembalikan saja semua sama penasyidnya, pembuat lagunya atau bahkan
arranger dan produsernya....niatnya...ya kita mah pasti mensupport aja da niat
kita mah mau memperbaiki diri lewat nasyid dengan mencari ridho Allah...
Sok terus berkarya para Munsyid semua, ditunggu atuh nasyid nasyid yang betul2
memberi pencerahan pada diri dan hidup setiap muslim dan mukmin.Buktikan bahwa
dengan nasyid kaum muslimin mau kembali ke masjid setiap subuh, mau puasa sunah
senin kemis, sholat tahajjud di tengah malam atau sholat dhuha pembawa
rizki...walaupun dengan setiap tahapan tahapan dan proses yang antum semua
lalui...
Jadilah setetes embun ditengah gersangnya akidah Islam kita di negeri yang
kata orang berpenduduk mayoritas Islam.
Ayo Jadilah Ar Ruhul Jaddid yang mengembalikan Izzatul Islam dengan tauhid
Faith One ...
punten ah, hatur nuhun
Wassalamualaikum WrWb...
Abi Naia
andi muhammad <[EMAIL PROTECTED]> a écrit :
judul bukunya Revolusi Nasyid
Setiap munsyid yang muncul insya Alloh
membrikan Kontribusi yang penting dalam setiap tahapannya.
So, just support them
and correst them if they made some khilaf
in a wise way .. of course
Banna
Muhammad Badrushshalih <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu 'alaikum Wr.wb.
tulisan ini terinspirasi dari sebuah buku yang Ana lupa judulnya,
dimana di dalam buku tersebut menjelaskan perjalanan sebuah nasyid
dari awal terbentuk hingga kini. Nasyid yang awalnya merupakan sebuah
metode dakwah yang cukup menarik, tapi kini ternyata jauh dari jalur
tersebut. Banyak para munsyid yang mendendangkan lirik2 yang
membangunkan syahwat, pujian terhadap lawan jenis, serta berisi
sekedar hura2 semata. Ya, mereka mungkin sekedar hanya untuk mencari
popularitas, mencari harta dunia. PAdahal kan jika kita menggantikan
kenikmatan akhirat dengan dunia maka kita tinggal menunggu balasan
dari Alloh akan apa yang kita pilih tersebut.
Mungkin awalnya sekedar latihan dengan diiringi niatan dakwah. Tapi
ketika mulai berkembang, ya...mereka lupa pada fitrohnya sebuah
nasyid, yang merupakan dendang islami.
Tahukah sahabatku, awalnya Anapun gak terlalu suka sama nasyid, dan
kesukaan itu muncul ketika Alloh mulai memasuki NurNya dalam Qolbu
ini. Dan Alloh memberikan kesempatan Ana untuk menjadi sebuah
Annnouncer (penyiar) radio islam di Purwokerto. Dan memang benar, dari
kalangan sahabat kita merequest nasyid yang berisi sanjungan kepada
lawan jenis dan jarang yang suka dengan HAROKI dan PUJIAN KEPADA ALLOH
DAN ROSULULLOH. Padahal kan nasyid itu merupakan sebuah alternatif
islam dalam menyebarkan ajaran kita agar mereka yang awam dengan Islam
dapat tertarik dengan senandung rohani.
Dan kini, apa bedanya dengan musik2 jahiliyah...???yang mereka sama3
mngumbar cinta semu...
DAn inilah yang harus kita perhatikan dalam menyannyikan sebuah nasyid
agar dapat dibedakan mana yang harus disebarluaskan (dendangkan) dan
hanya sekedar untuk pasangan kita. Jangan jadikan kesempatan menjadi
munsyod untuk mencurahkan perasaan kita kepada lawan jenis kita.
Renungkanlah wahai sahabatku.....Pernasyidan akan maju dan membangun
negeri ini jika kau menyadari bahwa apa yang kau lakukamn itu ikhlas
dan hanya karena Alloh
Wassalamu 'alaikum Wr.Wb
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Découvrez une nouvelle façon d'obtenir des réponses à toutes vos questions !
Profitez des connaissances, des opinions et des expériences des internautes sur
Yahoo! Questions/Réponses.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Sekarang dengan penyimpanan 1GB
http://id.mail.yahoo.com/
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam.
http://id.mail.yahoo.com/
[Non-text portions of this message have been removed]