Ninja mah gaperlu  pake sirene bro..secara suara karbu gambrotnya dah bikin 
smua minggirr
Sent from Ongis Nade Mobiles

-----Original Message-----
From: [email protected]
Date: Sun, 13 Dec 2009 07:03:47 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [NOC] Klub Moge Arogan ini bikin ulah lagi .....

Hehehe.. Dah sering bgt ya..
Belaga yg punya jalanan...


RON noc 008 - Jahe Merah

-----Original Message-----
From: "|D|S|™   " [email protected]
Date: Sun, 13 Dec 2009 06:53:33 
To: <[email protected]>
Subject: [NOC] Klub Moge Arogan ini bikin ulah lagi .....

FWD messege
FYI
-----Original Message-----
From: M Wahab S <[email protected]>
Date: Sun, 13 Dec 2009 13:37:48 
To: <[email protected]>
Subject: [FK3O] Klub Moge Arogan ini bikin ulah lagi .....

Sejujurnya biasanya selalu dibilang ini ulah oknum ... tapi kalo oknumnya
banyak apa ya dibiarkan begitu saja ....
saya mendukung polisi untuk menertibkan semua aturan berdasarkan hukum yang
berlaku ....
dan secara pribadi saya kurang suka dengan klub ini ..... kok punya wadah
tapi kurang bisa mengendalikan anggotanya ........

Konvoi Moge Pakai Sirine
Jodi Resmi Jadi Tersangka
 *Andri Haryanto* - detikBandung



* *
 
<http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a1bc0c6d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE>
*Bandung* - Setalah sebelumnya diperiksa di Mapolwiltabes Bandung Jl Jawa,
Polisi akhirnya menetapkan Jodi Jaya Kusuma, anggota HDCI Bandung yang
terlibat cekcok dengan Polisi Lalu Lintas, Sabtu (12/12/2009), sebagai
tersangka.

"Tersangka," kata Wakasat Reskrim Polwiltabes Bandung Kompol Andre Gama,
saat dihubungi detikbandung via telepon, Sabtu (12/12/2009).

Dasar penetapan tersangka, imbuh Andre, adalah perbuatan tidak menyenangkan
dan melawan petugas negara yang sedang menjalankan tugas.

"Pasal yang dijerat adalah pasal 335 dan pasal 212 KUH pidana. Ancaman
kurungan 1 tahun 4 bulan," tegas Andre.

Hingga pukul 19.00 WIB, pemeriksaan terhadap Jodi masih berlangsung di ruang
penyidik Mapolwiltabes Bandung. Selanjutnya, polisi akan langsung lakukan
penahanan di Mapolwiltabes.

*(ahy/dip)*

Konvoi Pakai Sirine, Anggota HDCI Diperiksa Polisi
 *Andri Haryanto* - detikBandung



* *
 
<http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a1bc0c6d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE>
*Bandung* - Seorang pengendara Harley dari klub Harley Davidson Club
Indonesia (HDCI) Bandung diperiksa di ruang Reskrim Polwiltabes Bandung.
Pemeriksaan ini terkait kesalahpahaman yang menimbulkan adu mulut polisi dan
anggota HDCI.

Kejadian bermula saat Jodi Jay Kusuma yang merupakan anggota HDCI Bandung
berangkat memimpin 20 anggota HDCI lainnya menuju acara   Braga Bike Fest di
Jalan Braga Sabtu (12/12/2009).

Sekitar pukul 13.00, Jodi bersama rombongan melintas lewat perempatan
Tamblong-Asia Afrika. Disana, Jodi diberhentikan oleh Polisi Lalu Lintas.
"Tiba-tiba saya di stop polisi. Sikapnya kasar, sampai tunjuk-tunjuk
segala," tutur Jodi ketika ditemui wartawan di Mapolwiltabes Bandung.

Jodi sempat menyangka ia di stop karena menerobos lampu merah. "Waktu itu
lampunya hijau, jadinya saya jalan saja," tutur pria berperawakan besar ini.

Karena bingung, Jodi menanyakan kesalahannya ke anggota kepolisian itu.
"Salah saya apa pak? dan dijawab kenapa pakai sirine? Kamu polisi bukan?
Padahal pakai sirine itu karena dekat saja. Biasanya memang HDCI dikawal
polisi," ujar Jodi.

Setelah sempat adu mulut, Jodi pun digelandang ke Mapolwiltabes Bandung Jl
Jawa. Pemeriksaan dimulai pukul 16.00 WIB. Hingga pukul 18.00 WIB, Jodi
masih dimintai keterangan oleh polisi.


Moge Konvoi Pakai Sirine
FCMB Nilai Langkah Polisi Tepat
 *Baban Gandapurnama* - detikBandung

*Ilustrasi/detikcom *


<http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a1bc0c6d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE>
*Bandung* - Forum Club Motor Bandung (FCMB) menilai tindakan polisi yang
mengamankan salah seorang anggota klub Harley Davidson Club Indonesia (HDCI)
Bandung karena penggunaan sirine Sabtu kemarin (12/12/2009), sudah tepat.
Polisi memang harus bersikap tegas.

Hal itu disampaikan Ketua Umum FCMB Sony Teguh Prasatya di sela-sela Apel
Akbar Masyarakat Pecinta Tertib Lalu Lintas (Lantas) yang digelar di depan
Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Minggu (13/12/2009).

"Itu sudah langkah tepat dari kepolisian. Siapa pun yang melanggar peraturan
lalu lintas memang harus ditindak," ujar Sony.

Menurutnya aturan lalu lintas berlaku bagi seluruh masyarakat, tak peduli
dari mana dan siapa. "Polisi harus tegas ini untuk kesadaran bagi masyarakat
khususnya pengguna jalan," tegasnya.

Sonny mengatakan seharusnya, masyarakat otomotif harus lebih tahu soal
aturan lalu lintas dan juga mentaatinya. "Termasuk penggunaan sirine atau
lampu merah, ya harus berhenti," ujarnya.

Penggunaan sirine, menurutnya, hanya diperbolehkan bagi polisi, ambulans,
dan juga mobil pemadam kebakaran. FCMB terdiri dari 57 klub motor di
Bandung. HDCI tak masuk dalam keanggotaan mereka.

Pada saat pelaksanaan Braga Bike Fest yang digelar kemarin, sekitar dua
puluh anggota Klub HDCI melakukan konvoi menuju Jalan Braga yang dipimpin
oleh Jodi Jay Kusuma. Dalam konvoinya ini, mereka membunyikan sirine.

Pada saat perempatan Tamblong-Asia Afrika, dia diberhentikan polisi. Sempat
terjadi adu mulut antara Jodi dan petugas Lantas. Akhirnya, Jodi digelandang
ke Polwiltabes Bandung dan kemudian setelah diperiksa beberapa jam, Jodi
ditetapkan sebagai tersangka.
*(ern/ern)*

Kirim email ke