Kali ye kalo kita punya HD bakal gitu:p ada timbul Iarogansi tu naluri krn dah kluar duit lebih
Ninja, Syukur ada club yg bikin smart biker nya Ga mungkin punya sifat arogan......sebabnya nih: Pake spatu Pink salah, pake ninin silver clana kotak dan Jalan ngengkang dikit dah Ditreakin........ Mahooo.!!!!......... Coba bidjimane bisa lagi arogan...cengirr2 iya mah Wkwkwkkwkwkwkwkk Dah minder duluan bro.... Haahahahahhaahhaaha Sent from Ongis Nade Mobiles -----Original Message----- From: "albert tantama" <[email protected]> Date: Sun, 13 Dec 2009 10:09:15 To: NOC<[email protected]> Subject: Re: [NOC] Klub Moge Arogan ini bikin ulah lagi ..... Not not.... Paling sebel bunyi2an yang begitu minta jalan. Apalagi jalanan sudah macet.. Pas lewat... Bah rombongan pejabat... Nb: polisinya minta job ngawal tuh... Jadi inget dulu tmn gw pake kawasaki police, buka jalan.. Pantesan aja suruh didpn dia, soalnya motornya bener2 ada tulisan police dan warna putih pula.dikira polisi dah. Sent from my BearBerry powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: [email protected] Date: Sun, 13 Dec 2009 14:11:17 To: <[email protected]> Subject: Re: [NOC] Klub Moge Arogan ini bikin ulah lagi ..... Ninja mah gaperlu pake sirene bro..secara suara karbu gambrotnya dah bikin smua minggirr Sent from Ongis Nade Mobiles -----Original Message----- From: [email protected] Date: Sun, 13 Dec 2009 07:03:47 To: <[email protected]> Subject: Re: [NOC] Klub Moge Arogan ini bikin ulah lagi ..... Hehehe.. Dah sering bgt ya.. Belaga yg punya jalanan... RON noc 008 - Jahe Merah -----Original Message----- From: "|D|S|™ " [email protected] Date: Sun, 13 Dec 2009 06:53:33 To: <[email protected]> Subject: [NOC] Klub Moge Arogan ini bikin ulah lagi ..... FWD messege FYI -----Original Message----- From: M Wahab S <[email protected]> Date: Sun, 13 Dec 2009 13:37:48 To: <[email protected]> Subject: [FK3O] Klub Moge Arogan ini bikin ulah lagi ..... Sejujurnya biasanya selalu dibilang ini ulah oknum ... tapi kalo oknumnya banyak apa ya dibiarkan begitu saja .... saya mendukung polisi untuk menertibkan semua aturan berdasarkan hukum yang berlaku .... dan secara pribadi saya kurang suka dengan klub ini ..... kok punya wadah tapi kurang bisa mengendalikan anggotanya ........ Konvoi Moge Pakai Sirine Jodi Resmi Jadi Tersangka *Andri Haryanto* - detikBandung * * <http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a1bc0c6d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE> *Bandung* - Setalah sebelumnya diperiksa di Mapolwiltabes Bandung Jl Jawa, Polisi akhirnya menetapkan Jodi Jaya Kusuma, anggota HDCI Bandung yang terlibat cekcok dengan Polisi Lalu Lintas, Sabtu (12/12/2009), sebagai tersangka. "Tersangka," kata Wakasat Reskrim Polwiltabes Bandung Kompol Andre Gama, saat dihubungi detikbandung via telepon, Sabtu (12/12/2009). Dasar penetapan tersangka, imbuh Andre, adalah perbuatan tidak menyenangkan dan melawan petugas negara yang sedang menjalankan tugas. "Pasal yang dijerat adalah pasal 335 dan pasal 212 KUH pidana. Ancaman kurungan 1 tahun 4 bulan," tegas Andre. Hingga pukul 19.00 WIB, pemeriksaan terhadap Jodi masih berlangsung di ruang penyidik Mapolwiltabes Bandung. Selanjutnya, polisi akan langsung lakukan penahanan di Mapolwiltabes. *(ahy/dip)* Konvoi Pakai Sirine, Anggota HDCI Diperiksa Polisi *Andri Haryanto* - detikBandung * * <http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a1bc0c6d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE> *Bandung* - Seorang pengendara Harley dari klub Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung diperiksa di ruang Reskrim Polwiltabes Bandung. Pemeriksaan ini terkait kesalahpahaman yang menimbulkan adu mulut polisi dan anggota HDCI. Kejadian bermula saat Jodi Jay Kusuma yang merupakan anggota HDCI Bandung berangkat memimpin 20 anggota HDCI lainnya menuju acara Braga Bike Fest di Jalan Braga Sabtu (12/12/2009). Sekitar pukul 13.00, Jodi bersama rombongan melintas lewat perempatan Tamblong-Asia Afrika. Disana, Jodi diberhentikan oleh Polisi Lalu Lintas. "Tiba-tiba saya di stop polisi. Sikapnya kasar, sampai tunjuk-tunjuk segala," tutur Jodi ketika ditemui wartawan di Mapolwiltabes Bandung. Jodi sempat menyangka ia di stop karena menerobos lampu merah. "Waktu itu lampunya hijau, jadinya saya jalan saja," tutur pria berperawakan besar ini. Karena bingung, Jodi menanyakan kesalahannya ke anggota kepolisian itu. "Salah saya apa pak? dan dijawab kenapa pakai sirine? Kamu polisi bukan? Padahal pakai sirine itu karena dekat saja. Biasanya memang HDCI dikawal polisi," ujar Jodi. Setelah sempat adu mulut, Jodi pun digelandang ke Mapolwiltabes Bandung Jl Jawa. Pemeriksaan dimulai pukul 16.00 WIB. Hingga pukul 18.00 WIB, Jodi masih dimintai keterangan oleh polisi. Moge Konvoi Pakai Sirine FCMB Nilai Langkah Polisi Tepat *Baban Gandapurnama* - detikBandung *Ilustrasi/detikcom * <http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a1bc0c6d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE> *Bandung* - Forum Club Motor Bandung (FCMB) menilai tindakan polisi yang mengamankan salah seorang anggota klub Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung karena penggunaan sirine Sabtu kemarin (12/12/2009), sudah tepat. Polisi memang harus bersikap tegas. Hal itu disampaikan Ketua Umum FCMB Sony Teguh Prasatya di sela-sela Apel Akbar Masyarakat Pecinta Tertib Lalu Lintas (Lantas) yang digelar di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Minggu (13/12/2009). "Itu sudah langkah tepat dari kepolisian. Siapa pun yang melanggar peraturan lalu lintas memang harus ditindak," ujar Sony. Menurutnya aturan lalu lintas berlaku bagi seluruh masyarakat, tak peduli dari mana dan siapa. "Polisi harus tegas ini untuk kesadaran bagi masyarakat khususnya pengguna jalan," tegasnya. Sonny mengatakan seharusnya, masyarakat otomotif harus lebih tahu soal aturan lalu lintas dan juga mentaatinya. "Termasuk penggunaan sirine atau lampu merah, ya harus berhenti," ujarnya. Penggunaan sirine, menurutnya, hanya diperbolehkan bagi polisi, ambulans, dan juga mobil pemadam kebakaran. FCMB terdiri dari 57 klub motor di Bandung. HDCI tak masuk dalam keanggotaan mereka. Pada saat pelaksanaan Braga Bike Fest yang digelar kemarin, sekitar dua puluh anggota Klub HDCI melakukan konvoi menuju Jalan Braga yang dipimpin oleh Jodi Jay Kusuma. Dalam konvoinya ini, mereka membunyikan sirine. Pada saat perempatan Tamblong-Asia Afrika, dia diberhentikan polisi. Sempat terjadi adu mulut antara Jodi dan petugas Lantas. Akhirnya, Jodi digelandang ke Polwiltabes Bandung dan kemudian setelah diperiksa beberapa jam, Jodi ditetapkan sebagai tersangka. *(ern/ern)*

