Buhhahahhaahahahaha

Sent from my BlackBerry@ blueninja_roqib-atib.. nga kenceng..kenceng..cenggg..

-----Original Message-----
From: "Willy Sanjaya" <[email protected]>
Date: Tue, 12 Jan 2010 04:19:16 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [NOC] Memberikan Teladan Baik

Iyah pak gani L, emang kaga bisa ngucapin nya
Run away from xl.BegoBerry

-----Original Message-----
From: "Gani Kurniawan" <[email protected]>
Date: Tue, 12 Jan 2010 11:16:58 
To: <[email protected]>
Subject: RE: [NOC] Memberikan Teladan Baik

R kali

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Willy Sanjaya
Sent: Tuesday, January 12, 2010 11:13 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [NOC] Memberikan Teladan Baik

 

  

Pelo sih kaga pak gani, cuman lada susah ngomong L

Run away from xl.BegoBerry

  _____  

From: "Gani Kurniawan" <[email protected]> 

Date: Tue, 12 Jan 2010 11:11:57 +0700

To: <[email protected]>

Subject: RE: [NOC] Memberikan Teladan Baik

 

  

Kok pada pelo sekarang.

Kasihan dong orang tua dulu ngasih pendidikan, sekarang malah disia-siain.

Wakakakakakakak..

 

Salam gas pol, rebah dikit di tikungan

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of [email protected]
Sent: Tuesday, January 12, 2010 11:06 AM
To: Ninja Gokill
Subject: Re: [NOC] Memberikan Teladan Baik

 

  

Mantap blow.. 

Sent from my BlackBerryR smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!

  _____  

From: "Gani Kurniawan" <[email protected]> 

Date: Tue, 12 Jan 2010 11:01:47 +0700

To: <[email protected]>

Subject: [NOC] Memberikan Teladan Baik

 

  


Seorang kakek harus tinggal dengan anaknya, menantunya dan cucunya yang
berusia 6 tahun. Tangan orang tua ini sangat rapuh, dan sering bergerak tak
menentu, penglihatannya buram dan cara berjalannyapun ringkih.

Keluarga biasa makan bersama, namun si orang tua pikun ini selalu
mengacaukan suasana makan. Tangannya yang bergetar dan matanya yang rabun
membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke
bawah, saat ia meraih gelas susu, segera saja susu tersebut tumpah membasahi
taplak meja. 

Anak dan menantunya sangat gusar. "Kita harus melalukan sesuatu"; ujar sang
suami. "Aku sudah bosan membereskan sesuatu untuk pak Tua ini".

Lalu kedua suami isteri tersebut membuatkan sebuah meja dan meletakkannya
disudut ruangan. Disana kakek akan duduk makan sendirian. Karena sering
memecahkan piring, mereka memberikan mangkuk kayu untuk sang kakek.

Sering saat keluarga itu sibuk dengan makan malam, terdengar isak tangis
dari sudut ruangan. Ada air mata mengalir dari gurat keriput sang kakek.
Namun kata yang sering diucapkan pasangan itu omelan agar jangan menjatuhkan
makanan lagi.

Anak mereka yang berusia 6 tahun hanya melihat dalam diam.Suatu malam, sang
ayah memperhatikan anaknya yang sedang bermain dengan mainan kayu. Dengan
lembut ayah bertanya: "Kau sedang membat apa nak?". "Aku sedang membat meja
dan mangkuk kayu untuk ayah dan ibu. Jika aku besar nanti,akan ku letakkan
disudut dekat meja tempat kakek makan" jawab anak itu tersenyum sambil
melanjutkan pekerjaannya.

Jawaban anak mereka membuat suami isteri itu terpukul. Mereka tak mampu
berkata lagi. Air mata mengalir di pipi.Walaupun tanpa kata-kata, kedua
orang ini mengerti ada sesuatu yang harus diperbaiki.

Malam itu juga mereka menuntun sang kakek untuk makan malam bersama di meja
makan. Tidak ada lagi omelan pada saat piring jatuh, atau saat makanan
tumpah di meja. Kini mereka makan bersama di meja utama.

Moral dari cerita : Orang tua adalah guru yang baik dari anaknya. Mari kita
renungkan dan pikirkan Perkataan maupun tindakan didepan anak kita.

Kaniblanc, NOC003




Kirim email ke