mas Sony
teruskan menyampaikan kebenaran dengan disertai referensi, fakta dan data
walau pada saat kebenaran tsb pertama kali dilontarkan dianggap tidak masuk 
akal, aneh, menyimpang dari "kebiasaan" yang sudah ada, dsb

sebab sudah terbukti di bumi ini, 
apa yang dulu dianggap kebenaran ternyata penuh tipu dan dusta, 
demikian sebaliknya apa yang dianggap tidak masuk akal, salah & aneh, ternyata 
terbukti yang benar.

tetapi hati-hati untuk semuanya...
sebab apa yang dianggap tidak benar, ada juga yang memang salah
dan apa yang dianggap benar menang benar adanya

lalu bagaimana ?
banyaklah belajar untuk mencari kebenaran dari siapapun, dimanapun, apapun 
bahkan termasuk dari rumput yang bergoyang..dan dengarkan kata hati nurani 
kita yang tidak pernah berbohong

salam
Soewarto

On Thursday 10 July 2008 14:13, sonym4n wrote:
> Saya bukan orang baru di bidang debat sunni-syiah, sudah banyak (dulu) saya
> menulis lengkap dengan referensinya, tapi responsnya sama saja, menolak
> mentah-mentah. Respons ketika hujjah nyata dan hujjah tulisan tanpa
> referensi sama saja, ibaratnya kalian ini diberi peringatan atau tidak
> diberi peringatan sama saja. Cape saya menulis lengkap2 apalagi skrg pake
> blackberry, pas jawab email jauh dari buku2 koleksi saya.
>
> Tapi Alhamdulillah saya tidak capek-capek dan tidak boleh capek
> mengungkapkan kebenaran apa adanya walaupun harus menelanjangi kebusukan
> seorang public figure.
>
> Salam
> ------------------------------------------------
>    The Power Of Not Knowing
> ------------------------------------------------
>       Sony Hilal Wicaksono
>            pin:25207cf3
>            ym! s0nyman
>           gtalk sonym4n
>   MSN: [EMAIL PROTECTED]
>     Friendster & Facebook:
>      [EMAIL PROTECTED]
> Multiply: s0nyman.multiply.com
> -------------------------------------------------
>
> Sent from my BlackBerry�
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: "sutarmin" <[EMAIL PROTECTED]>
>
> Date: Thu, 10 Jul 2008 07:25:27
> To: <[email protected]>
> Subject: RE: :: Milist NB :: Kebohongan Publik: Proses Demoralisasi Bangsa
>
>
> Alangkah lebih bijak jika, kalau emang itu hadist, dicantumkan tulisan
> arab, dan sanad hadistnya dan dikutip dari kitab apa? tulisan siapa? jadi
> tidak menjadi fitnah dan menyebar kebohongan pula.karena Kondisi sekarang
> ini banyak kelompok2/ aliran2 yang mengaku islam tapi suka memelintir atau
> membelokkan hadist/ atau Ayat2 Alqur'an.
>
> Dan kalau yang anda sebutkan tadi itu bukan Hadist maka andalah yang
> menyebar kebohongan itu!!!!
>
>
> Salam
>

Kirim email ke