Salam,
Di Indonesia terkenal bahwa SEMUA persoalan termasuk yang terkait dengan harga 
diri bangsa seperti kebudayaan dan sejarah, dapat DIBELI DENGAN UANG.
 Nantinya mudah untuk menyalahkan  bangsa asing yang telah MERAMPOK Indoneia.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Kam, 4/6/09, Reporter Milist <[email protected]> menulis:

Dari: Reporter Milist <[email protected]>
Topik: -:: Milist NB::- 60 Naskah Melayu Kuno, Dijual ke Malaysia
Kepada: 
Tanggal: Kamis, 4 Juni, 2009, 9:18 AM











    
            
            


      
      60 Naskah Melayu Kuno, Dijual ke Malaysia





 

KOMPAS/HELENA F NABABAN

ilustrasi





/


Artikel Terkait: 

Naskah Kuno Perlu Diselamatkan!
Badan Arsip Jateng Bantu Laminasi Peta Kuno
Yayasan Sastra Selamatkan 6.000 Naskah Kuno
Belanda Tak Keberatan Kembalikan Naskah Kuno Sulsel
Perpustakaan Nasional Kesulitan Naskah Kuno


 
Selasa, 2 Juni 2009 | 18:11 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com — Budayawan Riau, Al Azhar, mengatakan ada sekitar 60 
naskah melayu kuno yang berasal dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau sudah 
berpindah tangan ke Malaysia dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. 


"Para akademisi dari perguruan tinggi terkemuka di Malaysia berburu naskah 
melayu kuno itu sebagian besarnya di daerah Kepulauan Riau, seperti di Pulau 
Lingga, Bintan, dan Penyengat, sementara di Riau daratan sendiri sejauh 
pantauan saya belum ada," kata Al Azhar di Pekanbaru, Selasa (2/6). 


Menurut dia, Malaysia gencar melanjutkan perburuan naskah Melayu kuno di 
Indonesia untuk menguatkan identitas kemelayuan Negeri Jiran dengan slogannya, 
"truly Asia". 

Ia mengatakan, naskah bersejarah yang berpindah tangan mayoritas berasal dari 
abad ke-19 Masehi berupa kitab tafsir, Al Quran kuno, syair, memoar, atau 
catatan harian para pujangga Melayu. 


Para akademisi Malaysia berburu naskah Melayu kuno yang tidak tersimpan di 
museum, seperti dari para pemburu, perseorangan yang menyimpan naskah tersebut 
di rumah. "Nilainya bisa jutaan rupiah," ujarnya. 


Ia tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah aksi perburuan tersebut. Sebabnya, 
Pemerintah Indonesia sendiri dinilai belum serius mempertahankan warisan budaya 
tersebut. 

Bahkan, para pemburu naskah kuno dari Malaysia sempat mengatakan bahwa tindakan 
tersebut dilakukan karena Pemerintah Indonesia tidak mampu menjaga kelestarian 
naskah Melayu kuno. 


Meski begitu, Al Azhar menolak klaim yang dilakukan Malaysia terhadap asal-usul 
naskah tersebut. "Naskah Melayu kuno merupakan warisan budaya dan terbuka untuk 
diteliti para akademisi dari berbagai belahan dunia. Tetapi, tidak berarti 
Malaysia berhak memiliki naskah tersebut," ujarnya. 


Ia mengatakan, Pemerintah Indonesia masih bisa mengklaim dan mengambil kembali 
naskah yang sudah berada di Malaysia karena di setiap naskah-naskah tersebut 
pasti ada tanda asal (kolofon) yang menggambarkan identitas penulis, tempat, 
dan tanggal pembuatan naskah kuno tersebut pada halaman terakhir kitab. 


"Sekarang tinggal bagaimana keseriusan pemerintah kita untuk menyelamatkan 
naskah-naskah tersebut karena pemerintah kita masih terfokus membicarakan 
budaya ini sebagai identitas belaka, dan Malaysia sudah menganggap hal ini 
sebagai komoditas," kata Al Azhar.


-- 
************ ********* ********* ********* ******
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist dari sumber terpercaya
http://reportermili st.multiply. com/

************ ********* ********* ********* *******
Reportermilist menerima penerbitan Iklan dengan tarif hanya Rp 20000/
5 hari kerja terbit dalam setiap Email berita yang dikirim oleh
reportermilist, bayangkan peluang  murah dengan prospect yang

besar, Berminat Hubungi Reportermilist@ gmail.com
============ ========= ========
(Iklan)Untuk Berita sekitar Banyumas Kunjungi situs www.Goleti.com

============ ========= ========
Search Engine Terpopuler Anak Bangsa
http://djitu. com
============ ========= ========
revolusi produk skuter matik Suzuki "Skydrive"
hubungi Dieler Suzuki terdekat

http://suzuki. co.id/
============ ========= =======
Space Iklan
============ ========= ========


 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke