Coba lihat dokumen in i: http://www.dmo.or.id/dmodata/5Statistik/1Posisi_Utang/1Posisi_Utang_LN/buku_perkembangan_utang_negara-4%20juni-2009.pdf Menurut dokumen yang ada di website Dirjen Pengelolaan Utang DEPKEU ini, pada tahun 2000 utang RI adalah 1.234 trilyun rupiah. Tahun 2004 utang RI 1.300 trilyun. Anda tahu berapa sekarang utang RI pada Maret 2009 ?. 1.700 trilyun !. Apa artinya ?.
2000-2004 utang RI hanya bertambah 66 trilyun. 2004-2009 utang RI bertambah 400 trilyun !. Jika dibandingkan utang RI tahun 1998 (238 trilyun) maka utang RI Maret 2009 berlipat 7 kali lipat !. 7 kali lipat lebih parah dari 32 tahun ORBA !. Bahkan kalau mau yang dilihat cuma yang 400 trilyun saja (yang dihutang di 5 tahun terakhir) itu pun masih lebih besar dari utang hasil ORBA yang cuma 238 trilyun. Ingat, ini dari dokumen negara. Saya tidak mengada-ada. Kalau dibilang bahwa ekonomi 5 tahun terakhir ini stabil, jelas stabil, tapi ini dari utang. Bahkan gaji ke 13 PNS yang awal Juli kemarin turun, itu dibayar dari utang !. Ini cara yang telah ditempuh ORBA, dan ini juga yang dipakai oleh pemerintah 5 tahun terakhir untuk menjalankan negara. Bedanya, 5 tahun terakhir ini LEBIH PARAH dari ORBA. Siapa yang nanti akan membayar ?. Rakyat. Anda, saya dan anak cucu kita. Gila aja kalau mau terus dilanjutkan. Artikel ini dapat dibaca di : Utang Terbesar RI Ada di 5 Tahun Terakhir Ini. http://public.kompasiana.com/2009/07/05/utang-terbesar-ri-ada-di-5-tahun-terakhir-ini/ *** Masih ragu dengan SBY ?. Jangan bodoh, prestasi SBY banyak. Salah satunya berkaitan dengan hutang pemerintah. Menurut data yang ada, SBY paling jago dalam soal hutang. Mau tahu lebih detail, berikut beberapa pendapat dan data-data yang saya ambil dari berbagai sumber. 1. Chatib Basri : Pengamat ekonomi yang juga anggota tim kampanye SBY-Boediono Chatib Basri mengatakan kondisi utang luar negeri Indonesia masih sangat baik dilihat dari rasionya terhadap PDB secara nasional. “Rasio utang kita terhadap PDB itu turun dari 50 persen pada tahun 2004 menjadi 32 persen tahun ini,” kata Chatib yang juga staf ahli menteri keuangan. Menurutnya, penilaian terhadap kondisi utang luar negeri suatu negara tidak bisa dilihat dari jumlah utangnya, tetapi dari rasio utangitu terhadap produk domestic bruto (PDB) negara itu. (AntaraNews,19Juni2009) 2. Menkeu Sri Mulyani : “Dibandingkan negara lain, rasio utang terhadap PDB pada 2008, Indonesia 32 persen, Jepang 200 persen,” ucap Menkeu. “Jadi apakah Indonesia tinggi saat ini, kita katakan nominalnya relatif kecil dibandingkan PDB.” Menkeu mencontohkan, rasio utang negara maju seperti Jepang mencapai 217 persen, Amerika Serikat sekitar 81,2 persen, serta Inggris sebesar 61 persen. Itu berarti, negara-negara maju mempunyai jumlah utang yang besar dan memiliki rasio utang cukup besar terhadap PDB. (Liputan6.com,14Juni2009) 3. Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil : Total utang pemerintah hingga 29 Mei 2009 mencapai Rp. 1.700 triliun, yakni pinjaman luar negeri Rp. 732 triliun dan surat berharga negara (SBN) Rp. 968 triliun. Jumlah ini meningkat ketimbang 2008 yang hanya Rp .1.636 triliun, yaitu pinjaman luar negeri Rp. 730 triliun dan SBN Rp. 906 triliun. Menurut Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil, pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla memperbesar utang dalam jumlah sangat besar. Posisi utang tersebut merupakan utang terbesar sepanjang sejarah RI. Berdasarkan catatan koalisi itu, utang pemerintah sampai Januari 2009 meningkat 31% dalam lima tahun terakhir. Posisi utang pada Desember 2003 sebesar Rp 1.275 triliun. Adapun posisi utang Januari 2009 sebesar Rp 1.667 triliun atau naik Rp 392 triliun. Apabila pada 2004, utang per kapita Indonesia Rp 5,8 juta per kepala, pada Februari 2009 utang per kapita menjadi Rp 7,7 juta per kepala. (Inilah.com,26Juni2009) Kesimpulan : Nah sudah ngerti kan, kalau tim sukses SBY diserang tentang masalah hutang mereka hanya akan muter-muterdi rasio hutang terhadap PDB. Bahkan dengan bangga menyebut rasio hutang kita lebih bagus dari Amerika dan Jepang. Hebat kan ternyata kita bisa juga mengalahkan 2 raksasa ekonomi ini…..(biasanya kita hanya menang bila main badminton…ini di bidang ekonomi lho, kita menang……hebat betul kan pak SBY ini ….he3x) Kalau bicara rasio hutangpada PDB mereka amat bersemangat, tapi giliran bicara jumlah hutangmereka suka berkelit untuk mengakui pemerintahan SBY telah memecahkan rekor jumlah hutang terbesar sepanjang sejarah RI. Fakta ini mereka tutup-tutupi.. Ini adalah bentuk pembodohan kepada rakyat ……tapi anehnya banyak yang suka lho dibodohi. Anda suka dibodohi ?. Artikel ini dapat dibaca di : SBY Pecahkan Rekor Utang Terbesar Sepanjang Sejarah RI. http://public.kompasiana.com/2009/07/02/sby-pecahkan-rekor-utang-terbesar-sepanjang-sejarah-ri/ ***
