Cerita ini saya dapatkan ketika mengikuti training Lokakarya Pribadi
Efektif yang dibawakan oleh Gloria Edukasindo. Ceritanya sederhana namun
menyentuh, semoga bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.

Begini ceritanya :

Di sebuah kelas sekolah dasar, seorang  guru menugaskan murid-muridnya
untuk menuliskan hal-hal apa saja yang mereka anggap tidak bisa mereka
lakukan. Ada yang menuliskan sepanjang selembar kertas, ada yang
menuliskan 2 lembar kertas, dan ada juga yang sampai berlembar-lembar
kertas.

Setelah selesai dengan tugas itu, Gurunya berkata," Anak-anak, lipatlah
kertas tugas kalian dan masukkan ke dalam kotak yang Ibu punya." Setelah
semua anak memasukkan kertas tugasnya ke dalam kotak tersebut, Ibu Guru
itu kemudian menutup kotaknya dan mengajak murid-muridnya untuk
mengikutinya.

Ibu guru itu pergi ke sebuah pojok di halaman dan menggali sebuah
lubang. "Anak-anak, hari ini kita menghadiri pemakaman teman kita yaitu
'Si Aku Tidak Bisa'. Hari ini dia meninggalkan kita untuk
selama-lamanya. Namun jangan khawatir karena 'Si Aku Tidak Bisa' ini
memiliki saudara kembar yaitu 'Si Aku Bisa' dan 'Si Aku Mau'. Mulai hari
ini mereka berdua yang akan setia menemani kita."

Hari demi hari berlalu seperti biasanya. Suatu hari ketika sedang
mengerjakan suatu tugas seorang anak mengacungkan jarinya, "Ibu Guru,
aku tidak bisa mengerjakan tugas ini."

Jawab Ibu guru itu, "Nak, kamu lupa ya? 'Si Aku Tidak Bisa' sudah mati.
Bukankah kamu juga menghadiri pemakamannya? Biarkanlah dia beristirahat
dengan tenang untuk selama-lamanya. Tapi tenang saja, 'Si Aku Bisa' dan
'Si Aku Mau' tetap setia mendampingi kamu. Mereka tidak akan pernah
meninggalkan kamu dan selalu siap membantu kamu."

*****

Inti ceritanya adalah perasaan aku tidak bisa itu munculnya dari dalam
diri kita sendiri. Begitu juga dengan perasaan aku bisa dan aku mau
munculnya dari dalam diri kita juga. Adalah pilihan kita untuk memilih
ke mana fokus kita apakah lebih memunculkan 'Si Aku Tidak Bisa' ataukah
memilih untuk lebih menghidupkan 'Si Aku Bisa' dan 'Si Aku Mau".




Regards,

Tita

http://www.my-home-job.info <http://www.my-home-job.info>







Kirim email ke