Kalau benar Mbah Surip penyanyi ''Tak Gendong'' yang gimbal itu, berarti Indonesia kehilangan satu kaca benggala (cermin contoh) yang fenomenal. Kita patut berbelasungkawa atas peristiwa ini. Meski baru menelorkan satu album, tapi Mbah Surip telah membuka mata batin kita bahwa segala keterbatasan, ternyata bisa memberikan sesuatu yang fantastis ketika kita benar-benar mau mensyukurinya dan kemudian mengoptimalkan keterbatasan yang ada pada kita itu. Winston Churchill pernah berkata, di dalam keterbatasan dan kesulitan, sesuatu yang luar biasa dan fantastis bisa lahir. Artinya, kesempatan bisa hadir di manapun, dan kapanpun. Itulah kuasa Tuhan. Bangsa ini patut berkaca pada Mbah Surip, juga Tukul Arwana, dan sebelumnya pada Mandra Cs. Keterbatasan mereka, ternyata memberikan kesempatan luar biasa, dan akhirnya menjadi sesuatu yang luar biasa atau fantastis. Kalau banyak teman di milis ini yang menghujat keadaan Indonesia saat ini, marilah kita berkaca pada Mbah Surip, Thukul dan Mandra Cs. Kalau memang pemerintah belum mampu berbuat yang maksimal buat rakyatnya, apakah kita lantas pasrah begitu saja? Banyak jalan menuju Roma. Belajarlah meski harus ke negeri Cina. Banyak sudah contoh yang dihadirkan Tuhan di muka bumi ini. Kenapa kita hanya asyik menghujat dan mengasihani diri sendiri? Kenapa kita tidak berbuat seperti Mbah Surip, Tukul maupun Mandra Cs? Kesempatan tidak hanya datang sekali. Tuhan menjanjikan berkali-kali. Hanya bagaimana kita mau memanfaatkan tiap kesempatan tersebut. Mbah Surip, Tukul dan Mandra Cs layak diberi gelar Pahlawan Kehidupan. Mereka survive justru di antara keterbatasan dan kekurangan mereka. Untuk Mbah Surip, semoga amal dan perbuatannya diterima Tuhan dan semua kesalahannya diampuni. Bagi keluarga Mbah Surip, semoga diberi ketabahan dan kesabaran.
Salam, Ki Gading Seta --- Pada Sel, 4/8/09, [email protected] <[email protected]> menulis: Dari: [email protected] <[email protected]> Judul: -:: Milist NB::- [NEWS] Mbah Surip Telah Meninggal Saat Tiba di RS Pusdikkes Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 4 Agustus, 2009, 4:38 AM Selasa, 04/08/2009 11:27 WIB Mbah Surip Telah Meninggal Saat Tiba di RS Pusdikkes Ken Yunita - detikNews Jakarta - Nyawa Mbah Surip tidak bisa terselamatkan oleh dokter di RS Pusdikkes, Jakarta Timur. Penyanyi lagu 'Tak Gendong' itu telah meninggal saat tiba di rumah sakit tersebut. "Jadi pas tiba di sini sudah tidak bernyawa, sudah meninggal," kata Mega, petugas RS Pusdikkes kepada detikcom. Mbah Surip meninggal pukul 11.30 WIB setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun apa penyebab meninggalnya penyanyi gimbal itu belum diketahui. (ken/iy) Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
