Bung Wal Suparmo....betul, PSK akan tetap memberikan pelayanannya....walau 
dicap sebagai penyakit masyarakat....tapi kebutuhan hidup telah mengajari 
mereka untuk berkreasi dan berkarya............hahahahahah



--- On Thu, 8/20/09, Wal Suparmo <[email protected]> wrote:


From: Wal Suparmo <[email protected]>
Subject: -:: Milist NB::- Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kabar Gembira buat 
Pekerja Indonesia
To: [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected]
Cc: [email protected]
Date: Thursday, August 20, 2009, 9:54 PM


  







Salam,
Para PSK INDONESIA  secara PROFESIONAL tidak takut dan  siap menghadapi pasar 
bebas tahun 2010 dan siap pula bersaing baik secara penampilan maupun service 
dengan semua koleganya dari negara lain.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Jum, 21/8/09, rifky pradana <rifkyp...@yahoo. com> menulis:


Dari: rifky pradana <rifkyp...@yahoo. com>
Judul: [Forum-Pembaca- KOMPAS] Kabar Gembira buat Pekerja Indonesia
Kepada: ekonomi-nasional@ yahoogroups. com, Forum-Pembaca- kom...@yahoogrou 
ps.com, mediac...@yahoogrou ps.com, Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com, 
eramus...@yahoogrou ps.com, syiar-islam@ yahoogroups. com, sab...@yahoogroups. 
com
Tanggal: Jumat, 21 Agustus, 2009, 1:39 AM


  

Inilah kabar gembira buat para pekerja yang sudah mendapat kerja, maupun para 
pencari kerja yang belum mendapatkan kerja, terutama pekerja yang warganegara 
Indonesia.

*

Potensi
terjadinya serbuan tenaga kerja outsourcingdari negara asing diperkirakan akan 
semakin semarak dalam beberapa tahun ke
depan. Hal ini sejalan dengan kesepakatan- kesepakatan ‘Lintas Profesi Antar 
Negara‘ yang telah disepakati pemerintah
Indonesia dalam kerangka kerjasama multilateraldan bilateral, atau kesepakatan 
yang dibawah
naungannya Badan Perdagangan Dunia yang biasa disebut sebagai WTO (World Trade 
Organizatian) . 

Sebagai
dampaknya, akan terjadi trendi masa depan,
dimana tenaga outsourcingdari negara
asing itu akan mulai merambah ke sektor-sektor pekerjaan primer. Dari era 
sebelumnya, yang baru sebatas di jenis pekerjaan sekundersaja.

Maka,
jika sebelumnya, persoalan outsourcingini hanya monopolinya pekerja kelas buruh 
saja yang merasakan dampaknya. Maka
nantinya, dokter maupun perawat juga akan mendapatkan giliran yang sama,
menghadapi persoalan serupa. Maka, para tenaga medis ini haruslah mulai
bersiap-siap menghadapi persaingan dengan tenaga medis dari negara asing. 

Waktunya
tidak akan lama lagi, karena negara-negara anggota ASEAN sudah sepakat untuk
membuka ‘Pasar Bebas Tenaga Kerja’ di
sektor kesehatan ini seiring dengan dibukanya pasar bebas tahun 2010. 

Kendati
kelak tentunya akan ada rambu-rambu untuk persoalan itu, namun pemerintah
Indonesia tentu tidak bisa melakukan diskriminasi,
atau kebijakan affirmative actionlainnya yang menguntungkan warganegaranya, 
yaitu pekerja warganegara Indonesia.

Hal
itu disebabkan, oleh karena selanjutnya pemerintah Indonesia, telah menyerahkan
mekanismenya dengan bersandar kepada sistem meritokrasiyang akan ditentukan 
sepenuhnya oleh kompetensi dan kemampuan dari
masing-masing diri pribadi tenaga medis bersangkutan.

Serbuan
tenaga outsourcingasing tersebut
tidak terlepas juga dari kondisi pasar kerja di negara masing-masing khususnya
untuk tenaga terlatih. Serapan tenaga outsourcingyang dibutuhkan berkait dengan 
masalah outsourcingini menjadi tak ubahnya semacam mekanisme seleksi
alamyang alamiahsaja. 

Sektor
lainnya pun, seperti antara lain Perbankan, Pendidikan, Perminyakan,
Pertambangan, Perdagangan, Pariwisata, dan sektor lainnya, juga akan
mendapatkan giliran yang sama.. Hanya masalah waktu saja. Dan itu tak akan lama
lagi. Seiring dengan makin terintegrasinya ekonomi nasional Indonesia ke dalam
arsitektur ekonomi yang semakin menginternasional.

Tentulah
ini kabar gembira buat para pekerja yang sudah mendapat kerja, maupun para
pencari kerja yang belum mendapatkan kerja, terutama pekerja yang warganegara
Indonesia. 

Bagaimana
bukan berita baik ?. Ini adalah kesempatan emas untuk mengetes kemampuan dan
kecerdasan kita semua. Kapan lagi kita diberi kesempatan untuk bersaing dengan
para tenaga kerja dari dari negara asing ?. 

Inilah
berkah juga anugerah kesempatan dari buahnya niatan budi baik dan hasil kerja 
keras
serta kearif bijaksanaannya pemerintah Indonesia, membuka peluang kepada para
pekerja warganegara Indonesia agar mendapatkan kesempatan bersaing dengan para
tenaga kerja dari dari negara asing.

Tentu
kita semua harus pededengan
kemampuan yang kita miliki, karena pada dasarnya kemampuan kita tak kalah
dengan mereka. Fakta bukti nyatanya, saat ini ada jutaan orang TKI dan TKW asal
negara kita ternyata sangat mudah mendapatkan pekerjaan di luar negeri. Itu
tentu indikasi dari kelebihan kemampuan kita, sehingga TKI dan TKW asal Negara
kita menjadi sangat diminatinya para pekerja Indonesia oleh para majikannya yang
ada di Malaysia, Hongkong, dan negara-negara Timur Tengah. 

Oleh
sebab itu, kita yang buka TKI maupun TKW tentunya janganlah khawatir. Tunjukkan
jati diri bangsa kita, dengan sopan dan santun serta penuh ketulusan, bersama
kita bisa lanjutkanucapan salam
hangat wilujeng sumpingkepada tenaga
kerja outsourcingdari negara asing
itu. 

Sembari
janganlah lupa selalu berdoa, agar diri kita tak ada dan tak akan pernah ada 
yang
akan terkena PHK. Sehingga kita masih punya kesempatan untuk mendapatkan 
pendapatan
yang memadai dan mencukupi untuk membiayai anak-anak kita kuliah. Sehingga
kelak mereka bisa lulus menjadi sarjana. Sekalipun konon katanya, di Perguruan
Tinggi Negeri telah mencapai angka puluhan juta rupiah besar biaya Uang 
Pangkalnya.

Ya,
apa yang mesti dikhawatirkan ?, mengapa musti kita takutkan ?. Selain karena
pemerintah kita dan para pemimpin pilihan
kitaitu sangat arif bijaksana sehingga kita idola dan kita puja bagaikan
para dewa, juga karena pada
hakikatnya rezekiuntuk kita itu
telah Gusti Allahatur sehingga tak
akan mungkin salah alamatnya ?. 

Wallahulambishshawa b.

*
Referensi Sumber
Berita & Artikel Terkaitnya :
* 'Praktik Dokter Asing Mulai Marak',
klik disini.
* 'Dokter Asing Serbu Rumah Sakit
Indonesia', klik disini.
* 'Tenaga Outsourcing Asing Siap
Ramaikan Indonesia', klik disini.
* 'Inilah Isi Revisi UU Tenaga Kerja
yang Dianggap Paling Gila', klik disini.
* 'Kerja 12 Th Status Tetap Kontrak',
klik disini. 
* 'Dari Pabrik Hingga BUMN',
klik disini.
* 'Sistem Kerja Kontrak Dikritik',
klik disini.
* 'Berjuang
untuk Nasib Kita Sendiri 5 Tahun Mendatang', klik disini.
* 'Outsourcing, Kuli Kontrak',
klik disini.
* 'Doeloe Koeli Sekarang Boeroeh',
klik disini.
* 'Pendidikan yang
meng-Internasional' , klik disini.
* 'Gaji Lokal Biaya Hidup
Internasional' , klik disini.
* 'Menggugat Neoliberalisme' ,
klik disini.
* 'Boediono & Program
Privatisasi BUMN', klik disini.
* 'Era Kompeni VOC akan Berulang
Kembali ?', klik disini.
*
Tulisan ini juga dapat dibaca di Kompasiana dengan
mengklik disini. juga dapat dibaca di Politikana dengan mengklik disini.
*

[Non-text portions of this message have been removed]


____________ _________ _________ _________ _________ __
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam 
http://id.mail. yahoo.com 














__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke