Astaghfirullah Jangan seperti Orang Spilis dong,tukang penyebar fitnah,berita bohong, dan mengingkari Allah ( qur'an dianggap porno, syariat islam kuno, perkawinan lesbian boleh, dll )
=========================================== Pada 17 Februari 2010 21:49, Ikhsan radio-M <[email protected]> menulis: > > > Astagfirullah !!! > Anda meragukan kebenaran Al-Qur'an ??? > Dijamin Anda akan menjadi penghuni Neraka Jahanam !!! > > > > IKHSAN WARDHANA > Music Director | radio-M 107.1 FM > Jl.Jend.A.Yani Wiryo Utomo 2 No.15 Martapura, Kalimantan Selatan 70614 > > Mobile : 0813.4960.6767 > Fax : 0511-4720291 > YM! : sm1071fm > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * "muskitawati" <[email protected]> > *Date: *Thu, 18 Feb 2010 05:43:15 -0000 > *To: *<[email protected]> > *Subject: *-:: Milist NB::- Study DNA Membuktikan Firaun Mati Karena > Malaria !!! > > > > Study DNA Membuktikan Firaun Mati Karena Malaria !!! > > Semua dongeng2 agama terbukti tidak benar, dari hasil penelitian DNA milik > firaun, ternyata kematiannya disebabkan infeksi Malaria dari jenis Malaria > Falcifarum. > > Rontoklah keimanan semua umat Islam atau Nasrani yang masih saja > mempercayai kitab2 sucinya yang menyatakan bahwa Firaun itu mati tenggelam > waktu laut merah dibelah oleh nabi Musa. > > Mayat Firaun ditemukan utuh dalam pyramida dan diawetkan (dibalsem) sebagai > mummi. > > Dongeng2 tentang nabi Musa tidak pernah ada catatannya didalam hyrogliph > Pyramida yang menjadi kuburan sang pharaoh ini. > > http://www.physorg.com/news185545244.html > > Penelitian DNA testing ini dilakukan para ahli2 dari Mesir, Italia, dan > Jerman yang hasilnya dinyatakan sebagai "Yang Paling Dipercaya". > > Meskipun hasil penelitian banyak ahli ini dilakukan oleh berbagai negara > yang tidak sama, namun hasilnya tetap sama yaitu sang Pharaoh mati karena > terinfeksi parasit Malaria Falcifarum, dan bukan mati tenggelam di laut > Merah seperti yang tertulis dalam Quran atau Bible. > > Penyakit parasit Malaria Falcifarum merupakan penyakit chronis dengan > penderitaan yang sangat lama yang bahkan seumur hidupnya. Sangat berbeda > kalo mati tenggelam dilaut Merah yang mati karena serangan akut terhadap > pernapasannya yang ternyata dalam testing DNA ini disangkal kemungkinannya. > > Meskipun semua ahli2 genetika maupun sudah sepakat akan hasil penelitian > mereka secara sangat meyakinkan karena bukti2 yang tidak mungkin dibantah > lagi, namun tetap saja Zahi Hawass of the Supreme Syariah Law di Cairo > menolak hasilnya karena hanya Quran saja yang benar dan penelitian ahli2 > yang cuma manusia bisa saja salah. Menurutnya, keyakinan itulah yang paling > benar bukan hasil penelitian. > > Jadi kalo berpijak kepada hasil penelitian, maka isi Quran itu salah fatal > karena terbukti bahwa Firaun tidak pernah tenggelam dilaut merah ataupun > dilaut mana saja karena terbukti penyebab kematiannya disebabkan menderita > Malaria Falcifarum. > > Juga tidak mungkin Pharaoh ini bisa mengejar nabi Musa dengan kereta > kudanya, karena ternyata Firaun ini berjalan dengan tongkatnya karena > menderita nekrosis tulang yang menyebabkan kakinya hampir lumpuh total > sehingga susah untuk berdiri, apalagi berlari bahkan berjalan juga sangat > sulit. > > Masya'Allah, kalo Quran saja bisa dibuktikan kesalahannya, tentu tak > mungkinlah memaksa agar umat harus percaya, apalagi umat diluarnya. Disini > terungkaplah kebenaran yang sejati, yaitu Quran sama sekali bukan kebenaran > tapi penuh kesalahan2 yang fatal. > > > http://www.thehimalayantimes.com/fullNews.php?headline=King+Tut+likely+had+club+foot%2C+killed+by+malaria%3A+study&NewsID=228139 > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > >
