Salam,
Semua omongan tidak mempergunakan otak karena otaknya memang sudah  dimakan 
cacing atau dikremasi.
Termasuk perut , usus dan titit / mmk, kok masih bercara mengenai makan dan 
seks( dengan 72 bidadari ) di sorga?
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Rab, 24/2/10, Mujibur <[email protected]> menulis:


Dari: Mujibur <[email protected]>
Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 
Lucifer..........................was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti 
Berbeda Dalam Quran Dan Bible
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 24 Februari, 2010, 1:07 PM


  





Gabung ah,
 
Saya bilang di surga menderita karena  yg seperti bapak2 omong td,di surga 
hanya di sediakan makanan2 doang.kalo salah makan terus sakit perut mana 
obatnya????? ?
 
Sudahlah jng dipermasalahkan masalah surga dan neraka,toh kita juga belum 
meninggal.lebih baik kita jalani hidup dengan banyak beramal dan berbuat baik.
 
 
Piss ah
 
 
Thanks
 
greige 
 




From: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ 
yahoogroups. com ] On Behalf Of Rara Marulent
Sent: Wednesday, February 24, 2010 12:35 PM
To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Subject: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... 
......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam 
Quran Dan Bible
 
  







Sekarang, tolong diceritakan apa keyakinan anda, setelah kematian?

Saya percaya ada surga & neraka. Neraka sangat menyakitkan, menakutkan dll. 
Tapi kalo surga cuma tidak ada sakit dan lapar, lalu apa nikmatnya sehat dan 
makan. Nikmat sehat dan makan itu karena ada sakit dan lapar, Pak. Surga di 
benak saya hanya tempat yang membosankan. Mau makan sudah tersedia, bahkan 
apapun tersedia. Dikehidupan di dunia saya banyak mendapatkan kenikmatan hidup. 
Berjuang untuk tidak lapar, berjuang agar mendapat pendidikan, berjuang untuk 
dapat penghasilan. Hasilnya sangat manis dan nikmat. Di surga tidak ada itu. 


--- Pada Rab, 24/2/10, Wem Karetji <wkare...@maf. org> menulis:

Dari: Wem Karetji <wkare...@maf. org>
Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... 
......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam 
Quran Dan Bible
Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Tanggal: Rabu, 24 Februari, 2010, 12:05 PM

  


Thanks Mba/Non Rara gabung,
Tapi anda belum jawab pertanyaan saya yang dialamatkan ke bung Wal, bagaimana 
saya menjawab pertanyaan anda.
 
Oklah, jawaban saya sesuai dengan keyakinan saya, bahwa yang pasti itu dibalik 
kematian ada kehidupan – yakni kehidupan yang tidak mengenal sakit, lapar dll. 
Kehidupan ini yang saya alami di surga. Lain halnya kalo di neraga, 
kebalikkannya yakni kehidupan yang selalu dalam penderitaan – artinya 
penderitaan yang tidak ada ujungnya.
Tentunya, ini merupakan suatu keyakinan, dan keyakinan itu kadang memang tidak 
bisa dicerna oleh orang yang tidak sama keyakinannya. 
 
Saya tidak mempunyai keinginan sedikitpun membuat orang susah dalam artian 
tidak membunuh orang, tidak merampok orang, tidak mencuri milik orang, etc.
 
Ok, itu keyakinan saya.
 
Sekarang, tolong diceritakan apa keyakinan anda, setelah kematian?
 
 




From: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ 
yahoogroups. com ] On Behalf Of Rara Marulent
Sent: Wednesday, February 24, 2010 1:08 PM
To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Subject: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... 
......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam 
Quran Dan Bible
 
  







Pak Wem Kareji, saya suka berbuat baik dan tidak suka berbuat jahat juga bukan 
karena ada surga & neraka. Terus terang saya tidak tertarik akan sorga walau 
sangat takut neraka. Karena nerakalah maka saya menjalankan ibadah. Bisa kasih 
saya gambaran apa enaknya surga? Kalo mengenai disambut 72 bidadari terus 
terang saya tidak percaya akan itu. Dan bila itu benar pun malah saya tidak 
suka sama bidadari, saya kan perempuan. Walaupun 72 cowo tampan saya juga tidak 
akan suka. 

--- Pada Rab, 24/2/10, Wem Karetji < wkare...@maf. org > menulis:

Dari: Wem Karetji < wkare...@maf. org >
Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... 
......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam 
Quran Dan Bible
Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Tan ggal: Rabu, 24 Februari, 2010, 6:33 AM

  


Thanks bung Wal,
 
Masih belum tuntas jawabannya.
Bukankah juga bahwa budi pekerti juga mengajarkan tentang adanya Tuhan? 
Bukankah juga bahwa BP juga mengajarkan yang baik itu datang dari siapa dan 
yang jahat itu datang dari siapa. 
 
Satu lagi bung Wal, menurut bung Wal seseorang setelah dia meninggal, kira2 
roh, jiwa or arwah atau apalah menurut bung Wal selanjutnya kemana? Atau tidak 
ada lagi kehidupan dialam sana (setelah mati)?
 
Kalau jawabannnya tidak ada kehidupan, tentunya pertanyaan selanjutnya kenapa 
harus berbuat baik. Berbuat baik or jahat, sama saja karena tidak ada kehidupan 
yang harus dipertanggungjawabk an.
 
  
 




From: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ 
yahoogroups. com ] On Behalf Of Wal Suparmo
Sent: Wednesday, February 24, 2010 1:41 AM
To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Subject: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... 
......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam 
Quran Dan Bible
 
  








Salam,

Men are made in the image of God.
Dalam setiap manusia sudah BUILD IN apa yang  BAIK  dan apa yang JAHAT. Ini 
dipertajam lagi jika manusia tsb mendapat pelajaran BUDI PEKERTI LUHUR.Yang 
tidak ada hubungannya dengan agama.

Wasalam,

Wal suparmo
--- Pada Sel, 23/2/10, Wem Karetji < wkare...@maf. org > menulis:


Dari: Wem Karetji < wkare...@maf. org >
Judul: RE: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... 
......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam 
Quran Dan Bible
Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Tan ggal: Selasa, 23 Februari, 2010, 6:06 AM

  



Bung Wal,
 
Mau nanya, dalam kehidupan se-hari2 pasti ada yang timbul dari dalam hati or 
pikiran antara hal2 yang buruk (membunuh, menipu, memperkosa, mencuri dll) dan 
hal2 yang baik (menolong, mengasihi, sabar, dll) yang selalu terlintas dalam 
alam pikiran, dan itu tidak bisa dipungkiri. Kira2 menurut Bung Wal siapakah 
yang melakukan? 
 
Oklah, kalau bukan lucifer or setan/iblis (yang membuat hal2 yang buruk) dan 
malaikat yang baik (yang membuat hal2 yang baik), menurut bung Wal, kira2 itu 
siapakah? 
  
Karena masih belum jelas, pandangan or kepercayaan bung Wal tentang hal ini. 
Jadi tolong dibuat semacam definisi atau apalah, yang menurut bung Wal adalah 
benar. Karena selalu tanggapan dari teman lain semuanya tidak benar or salah. 
  
  




From: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com [mailto: Nongkrong_Bareng2@ 
yahoogroups. com ] On Behalf Of Wal Suparmo
Sent: Tuesday, February 23, 2010 2:32 AM
To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Subject: Bls: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... 
......... ......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam 
Quran Dan Bible
  
  





Salam,

Siapa Lucifer?  Saya tidak kenal. Karena saya bukan antek Yahudi seperti Anda 
yang masih berani mengaku orang Indonesia pada hal NGARAB  dengan beragama 
Islam yang menjiplak dari Yahudi. 

Wasalam,

Wal Suparmo

--- Pada Sen, 22/2/10, saleh w siregar <salehw_siregar@ yahoo.com> menulis:


Dari: saleh w siregar <salehw_siregar@ yahoo.com>
Judul: -:: Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..... ......... 
......... ...was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan 
Bible
Kepada: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Tan ggal: Senin, 22 Februari, 2010, 10:54 AM 

  





 

kesimpulan :

Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..ha. .ha..

 

regards


--- On Mon, 2/22/10, muskitawati <muskitawati@ yahoo.com> wrote:


From: muskitawati <muskitawati@ yahoo.com>
Subject: -:: Milist NB::- Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam 
Quran Dan Bible
To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com
Date: Monday, February 22, 2010, 2:51 AM 

  


Singkatnya, kata "kafir" dalam Quran merupakan expressi kebencian, sedangkan 
kata "kafir" dalam Bible merupakan ungkapan belas kasihan.

Umat Islam diwajibkan memerangi kafir, membunuhnya, dan segala macam siksa yang 
mungkin bisa dilakukannya boleh ditimpakan kepada orang2 kafir ini.

Umat Nasrani justru sebaliknya, mereka bukan memerangi orang2 kafir melainkan 
mengasihani orang2 kafir yang karena belum tahu dosanya bisa ditebus Yesus 
sehingga mereka tetap masih menjadi orang kafir.

Akibat beda kedua pemahaman arti kafir dalam Bible dan Quran, maka akibatnya 
juga berbeda.

Kalo di agama Nasrani mereka mencari orang2 kafir untuk diberikan kasih sayang 
berupa pembagian supermie gratis.....

Maka di agama Islam mereka dicari dan dikejar untuk diperangi, untuk disiksa, 
dan untuk dibunuh sehingga bisa mendapatkan pahala seperti yang dijanjikan 
Allah kepada para Syuhada.

Sedangkan agama Buddha, Hindu, dll-nya tidak mengenal kata kafir karena mereka 
membedakan manusia bukan dari ketakwaannya kepada Allah melainkan membedakan 
manusia dari amal perbuatannya kepada masyarakat banyak yang tidak 
dibeda-bedakan agamanya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


 



Wajib militer di Indonesia ? 
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
 



Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!
 



Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 
 



Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! 
Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah







      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke