muskit Wrote : Demokrasi itu hak dasar sejak dilahirkan, jadi bukan propaganda !!! Demokrasi itu sama dengan Hak Azasi Manusia bahwa setiap manusia berhak mendapatkan perlindungan untuk memilih pilihannya baik dalam beragama berpendapat maupun menentukan yang terbaik bagi dirinya.
sungguh Bodoh, saudara Muskit Ini, bahkan membedakan Demokrasi dengan HAM aja tidak Bisa, tapi sok bicara dan mengklaim sebagai penjujung HAM sedunia, kasihan sekali kau muskit nich saya kasih tahu pengertian Demokrasi: Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme <http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pemerintahan> sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan <http://id.wikipedia.org/wiki/Warganegara> warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh <http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintah> pemerintah negara tersebut. Dan Ini adalah Pengertian HAM HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki setiap pribadi manusia sebagai anugerah Tuhan YME sejak lahir menjadi hak-hak dasar yang dimiliki setiap pribadi manusia sebagai anugerah Tuhan YME sejak dalam kandungan. bagaimana bisa anda menggabungkan pengertian Demokrasi dengan HAM adalah Sama. Demokrasi adalah sebuah Sistem Pemerintahan, sedangkan HAM adalah Hak setiap pribadi yang sudah Melekat sejak Lahir,.... muskit,... muskit,... kamu itu sungguh memalukan pantas aja kamu itu menjadi "Budak" hanya membedakan antara HAM dan Demokrasi Aja tidak bisa? hari ini aku mau ketawa sepuasnya ahhhhhhhh.....hahahahahahahhahahahahahhahahaha...hahahahahahhahahhaha From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati Sent: Monday, May 03, 2010 2:51 PM To: [email protected] Subject: -:: Milist NB::- : Milist NB::- Re: : Milist NB::- Biarpun Perenang, Masuk Ke Istana Dilarang Pakai Baju Renang !!! > "Sutarmin" <sutar...@...> wrote: > sebaiknya kalau menulis itu dipikir > dulu mus,... jangan asal ketik, asal > omong?,....kenapa istilah Demokrasi > anda denngungkan di Negara-negara yang > belum menganut Asas Demokrasi,...kalau > anda mendengungkan istilah Demokrasi > diluar negara demokrasi apakah itu > artinya anda melakukan Propaganda? > Demokrasi itu hak dasar sejak dilahirkan, jadi bukan propaganda !!! Demokrasi itu sama dengan Hak Azasi Manusia bahwa setiap manusia berhak mendapatkan perlindungan untuk memilih pilihannya baik dalam beragama berpendapat maupun menentukan yang terbaik bagi dirinya. Jadi Demokrasi bukan ideologi cuma melindungi aja sifatnya. Dan melindungi itu merupakan kewajiban negaranya. Tapi kalo negaranya memaksakan semua rakyatnya hanya boleh beragama Islam, maka itu dinamakan anti-Demokrasi. Sekali lagi, Demokrasi bukanlah ideologi yang dipaksakan kepada negara, melainkan suatu kewajiban negara untuk melindungi semua ideologi yang beragam dan pluralistik. Oleh karena itu, ditempat milik publik artinya milik semua agama yang tentunya tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu agama saja. Contohnya, tanah itu milik publik, kalo ada diizinkan bangun mesjid, maka izin bangun gereja juga harus sama2 dilindungi bukan di-bedakan. Contohnya, Islam Ahmadiah itu adalah aliran agama Islam, mereka berhak atas ajaran agamanya dilingkungan mereka sendiri, tapi kalo kemudian lingkungan mereka didatangi aliran Islam Habib yang kemudian meng-obrak abrik membakar dan menjarah umat lingkungan mereka, jelas itu melanggar cara2 Demokrasi karena melanggar HAM umatnya. Kalo anda merasa ajaran Ahmadiah itu salah, tidak perlu ditiru, dan jangan shalat atau dengerin khotbah2 dimesjid ahmadiah. Secara gampang, dalam Demokrasi itu hak setiap orang sama, kalo anda sebagai umat Islam Habib berhak shalat dimesjid, tidak beda haknya dengan umat Ahmadiah. Pantesan negara ini ancur2an, cara berpikirnya kayak kamu sih gimana bisa maju dan damai hidup di Indonesia??? Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > From: [email protected] <mailto:Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com> > [mailto:[email protected] <mailto:Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of muskitawati > Sent: Monday, May 03, 2010 10:55 AM > To: [email protected] <mailto:Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com> > Subject: -:: Milist NB::- Re: : Milist NB::- Biarpun Perenang, Masuk Ke > Istana Dilarang Pakai Baju Renang !!! > > > > > > > > > "Sutarmin" <sutarmin@> wrote: > > Apakah sebuah aturan yang dibuat > > boleh Melanggar HAM,... > > Melarang pakai Jilbab sama dengan melarang telanjang, jadi larangan itu > bukan pelanggaran HAM tapi termasuk penegakkan HAM karena larangan itu hanya > berlaku di tempat umum. > > Kalo mau pake jilbab di mesjid boleh saja, itu memang tempatnya, disini > merupakan HAM karena wilayahnya memang Islam. > > Kalo mau telanjang dikamar mandi juga boleh saja karena memang itu > tempatnya, dan ini juga termasuk HAM. > > Jadi ada tempat milik umum tapi ada juga milik private. Demikianlah kalo > pakai jilbab ditempat umum yang pluralistik bermacam agama bercampur, wajar > kalo dilarang, tapi kalo pakai tudung kepala yang sifatnya juga umum, tentu > boleh. Masalahnya karena jilbab itu simbol Islamnya yang dilarang. > > Jadi anda itu tersesat pemahamannya se-olah2 dengan HAM boleh memaksakan > jilbab. > > INGAT: Syariah Islam yang memaksakan umat Islam berjilbab atau shalat 5 > waktu adalah pelanggaran HAM, karena urusan berjilbab dan sembahyang TIDAK > BOLEH DIPAKSAKAN, tapi keikhlasan. Jangan memaksakan dengan alasan kewajiban > dalam ajaran Islam. > > Betul Islam mewajibkan ini dan itu, tapi untuk beragama Islam itu khan suka > rela bukan dipaksa atau diwajibkan. Oleh karena itu, beragama Islam saja > sifatnya sukarela, aneh dong jadinya kalo berjilbab dan bershalat jadi boleh > dipaksakan. > > Sebaiknya anda belajarlah etika universal, antara lain masuk ruangan buka > topi, acara resmi pakai jas, dll. Cara2 Islam hanya boleh anda praktekan > cuma dalam lingkungan Islam saja, kalo anda lakukan diluar lingkungan Islam > sama dengan mempropagandakan agama anda yang merupakan pelanggaran etika > universal. > > Ny. Muslim binti Muskitawati > > > > > > > > > > > > > From: [email protected] <mailto:Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com> > <mailto:Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com> > > [mailto:[email protected] <mailto:Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com> > <mailto:Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of muskitawati > > Sent: Friday, April 30, 2010 6:28 PM > > To: [email protected] <mailto:Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com> > <mailto:Nongkrong_Bareng2%40yahoogroups.com> > > Subject: -:: Milist NB::- Biarpun Perenang, Masuk Ke Istana Dilarang Pakai > > Baju Renang !!! > > > > > > > > > > > > Biarpun Perenang, Masuk Ke Istana Dilarang Pakai Baju Renang !!! > > > > Biarpun anda itu jago karate, kalo diundang ke Istana harus pakai baju > resmi > > bukan masuk ke Istana dengan mengenakan baju karate. > > > > Ajaran begini enggak ada ayatnya dalam Quran dan Hadistnya, karena itu > Quran > > dan Hadistnya bukan ajaran yang lengkap dan harus ditammbah dengan ajaran > > etika moral secara umum. > > > > Bahkan seorang jendral sekalipun harus buka topinya atau penutup kepalanya > > sewaktu masuk dan duduk dalam persidangan di markas besarnya. > > > > Membuka penutup kepala merupakan tata cara sopan santun etika Internasilan > > didalam ruangan apalagi ada orang yang lebih tinggi pangkatnya dari kita. > > Kecuali musuh atau tahanan yang masuk keruangan dibawa oleh sipir penjara, > > maka tahanan musuh ini harus pakai baju penjara dan tutup kepala tahanan. > > > > > Al Faqir Ilmi <alfaqirilmi@> wrote: > > > (KompasianaBaru-Jakarta) Istana > > > kepresidenan bertingkah lagi, > > > kali ini mereka mengharuskan wartawan > > > wanita salah seorang reporter AntaraTV > > > untuk melepaskan jilbabnya saat > > > wawancara dengan Ibu Presiden Ani > > > Yudhoyono. Jilbab merupakan salah satu > > > penutup kepala untuk seorang wanita > > > muslim, aneh kalangan protokoler > > > berbuat begitu, kita perhatikan > > > biasanya kalangan wanita yang bertugas > > > di Istana mereka mengenakan > > > jilbab mereka, apakah karena ini > > > wawancara dengan Ibu Ani jadi harus > > > dibuka jilbabnya? > > > > > > > Setiap tempat ada aturannya. Sebagai olaharagawan renang misalnya, tentu > > tidak boleh masuk ke Istana hanya dengan pakaian renang meskipun dia > adalah > > perenang. > > > > Demikianlah, kalo aturannya tidak boleh pakai jilbab, harus dibuka > jilbabnya > > meskipun dia seorang muslim. > > > > Adalah etika moral Internasional dimana kita harus buka topi atau tutup > > kepala dikala menghadap atasan atau masuk kerumah orang. > > > > Ajaran dan aturan Islam hanya boleh dipaksakan di Mesjid, tidak bisa > > dipaksakan di Gereja, di kuil, di Kelenteng, apalagi di Istana. > > > > Yang salah itu bukanlah aturan di Istana-nya, melainkan aturan2 Islam itu > > sendiri yang salah sehingga membedakan antara laki2 dan wanita. Professi > > tidak membedakan gender, INGAT ini ya!!! > > > > Ny. Muslimm binti Muskitawati. > > >
