oooooooo .. ini tooooooooo yang di agung2 kan oleh muskit tentang HAM, ..
ooooooo .. HAM itu Seperti ini toooooooooo Kata muskit, .. gak ada namanya sebuah peraturan yang melarang tetapi melindungi?................, From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati Sent: Thursday, June 03, 2010 5:57 PM To: [email protected] Subject: [GerejaBethanyIndonesia] Komando Israel Salah Prosedur Teknis Pengamanan !!! Komando Israel Salah Prosedur Teknis Pengamanan !!! Secara internal, komandan komando pasukan Israel ini diskors karena menyalahi prosedur teknis penanganan kapal tak dikenal yang memaksa menerobos blokade dengan mengabaikan peringatan pendahuluan dan mengabaikan peringatan tembakan peringatan. Akibat tindakan sang komandan menyebabkan jatuhnya korban dipihak pasukan komando meskipun korban2 lawannya sedikit sekali karena kapalnya tidak ditembak langsung dan ditenggelamkan sesuai prosedure yang berlaku. Seharusnya, kapal yang menolak berhenti bukan dikejar dan berdialog dengan awaknya, tapi harusnya langsung ditembak, ditenggelamkan dan awaknya yang masih hidup ditawan baru kemudian ditanya, diinterogasi dan diperiksa. > From: Dewa Matahari <anakmatahar...@...> > Penyerbuan Israel di Kapal Mer C > itu hanya kesalahan teknis pasukan > komando, sama dengan insiden santa > cruze Tim-Tim waktu Indonesia > menganeksasi negara itu. Jadi > jangan sakit hati itu hanya kesalahan > teknis belaka yg tdk perlu dibesar > -besarkan. Insiden Santa Cruz beda sama sekali, karena kasusnya bukan dikapal tapi dikuburan, pelayat kuburan dibantai habis, padahal bisa dilihat tidak bersenjata, cuma orang2 sipil saja. Kabarnya insiden Santa-Cruz memang disengaja untuk mencopot komandan waktu itu dan menaikkan Prabowo sebagai komandan penggantinya untuk mempercepat kenaikan pangkat menantu Suharto ini. Menurut pendapat komandan pasukan komando Israel, tidak seharusnya tentara Israel diterjunkan keatas kapal sehingga luka2 dibacok, ditikam, dipentungi, dan akhirnya ditembak oleh aktivis diatas kapal tsb. Prosedurnya bukan begitu, prosedur yang benar habis diberi peringatan diabaikan, langsung ditembak kapal2nya ditenggelamkan sisa awak kapal dan aktivisnya ditahan. Kemudian apabila ada pertanyaan wartawan kenapa ditembak jawabnya jadi lebih masuk akal, kapal ini tak dikenal mengabaikan perintah berhenti dan larangan masuk. Jangan sekali2 mendekati kapal tsb tetapi tembaklah dari jauh dan sebelumnya direkam dulu posisinya sebagai barang bukti. Jadi tidak seharusnya dikejar dengan helicopter dan berdialog dulu untuk mengetahui siapa didalamnya, apalagi sampai dikeroyok begitu. Prosedur menerjunkan pasukan keatas kapal yang tidak dikenal belum pernah ada sehingga akhirnya menyusahkan pertanggungan jawabannya. Yaa... boleh salah sekali, agar diingat nanti jangan salah lagi,kalo ada kapal tidak dikenal kasih tembak peringatan saja dulu, kemudian apabila masih mengabaikan tembak langsung tenggelamkan kapalnya baru ditahan sisanya sehingga urusannya jadi lebih gampang. Ny. Muslim binti Muskitawati.
