Pak mus ini yg pasti adalah org yg mengabdikan dirinya untuk mensurvei kasus2 
antar agama, khususnya agama Islam dan Kristen. Kadang pro Islam, kadang pro 
Kristen. Bahkan isi milis ini malah sibuk membahas ide2 ambigu dari si Pak Mus 
ini. Atau milis ini memang Pak Mus yg mendirikan ? 

Sy daripada membahas atau memberi tanggapan buat ide2 Pak Mus yg ambigu ini, 
malah lebih tertarik membahas kepribadian Pak Mus ini. Bagaimana lainnya ? 
Setuju? 
Sent from my BlackBerry®
'' Live Your Life To The Best 'n To The Fullest! ''  :)

-----Original Message-----
From: "muskitawati" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 04 Jun 2010 01:26:13 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: -:: Milist NB::- Re: [GerejaBethanyIndonesia] Komando Israel Salah 
Prosedur Teknis Pengamanan !!!



> "Sutarmin" <sutar...@...> wrote:
> ini tooooooooo yang di agung2 kan
> oleh muskit tentang HAM,…..
> HAM itu Seperti ini tooooo………
> Kata muskit,…….. gak ada namanya
> sebuah peraturan yang melarang……
> …… tetapi melindungi?..........,


UU itu bertujuan melindungi bukan melarang, meskipun dalam prakteknya memang 
bisa berupa larangan, tapi tujuan utamanya adalah untuk melindungi.

Jadi semua hukum dan UU itu tujuannya memang untuk melindungi warganya, 
sedangkan larangan yang ada itu khan diujungnya merupakan upaya perlindungan.

Kapal Flotilla contohnya, itu meskipun cuma bawa supply tetapi memperpanjang 
hidupnya terorisme.  Jadi jangan diperdebatkan lagi hak hidup terorisme itu 
enggak ada karena terorist itu justru merusak hak hidup orang banyak yang 
menolak cara2 terorisme ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.
















> 
>  
> 
>  
> 
> From: [email protected]
> [mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati
> Sent: Thursday, June 03, 2010 5:57 PM
> To: [email protected]
> Subject: [GerejaBethanyIndonesia] Komando Israel Salah Prosedur Teknis
> Pengamanan !!!
> 
>  
> 
>   
> 
> Komando Israel Salah Prosedur Teknis Pengamanan !!!
> 
> Secara internal, komandan komando pasukan Israel ini diskors karena
> menyalahi prosedur teknis penanganan kapal tak dikenal yang memaksa
> menerobos blokade dengan mengabaikan peringatan pendahuluan dan mengabaikan
> peringatan tembakan peringatan.
> 
> Akibat tindakan sang komandan menyebabkan jatuhnya korban dipihak pasukan
> komando meskipun korban2 lawannya sedikit sekali karena kapalnya tidak
> ditembak langsung dan ditenggelamkan sesuai prosedure yang berlaku.
> 
> Seharusnya, kapal yang menolak berhenti bukan dikejar dan berdialog dengan
> awaknya, tapi harusnya langsung ditembak, ditenggelamkan dan awaknya yang
> masih hidup ditawan baru kemudian ditanya, diinterogasi dan diperiksa.
> 
> > From: Dewa Matahari <anakmatahari18@>
> > Penyerbuan Israel di Kapal Mer C
> > itu hanya kesalahan teknis pasukan
> > komando, sama dengan insiden santa
> > cruze Tim-Tim waktu Indonesia
> > menganeksasi negara itu. Jadi
> > jangan sakit hati itu hanya kesalahan
> > teknis belaka yg tdk perlu dibesar
> > -besarkan.
> 
> Insiden Santa Cruz beda sama sekali, karena kasusnya bukan dikapal tapi
> dikuburan, pelayat kuburan dibantai habis, padahal bisa dilihat tidak
> bersenjata, cuma orang2 sipil saja. Kabarnya insiden Santa-Cruz memang
> disengaja untuk mencopot komandan waktu itu dan menaikkan Prabowo sebagai
> komandan penggantinya untuk mempercepat kenaikan pangkat menantu Suharto
> ini.
> 
> Menurut pendapat komandan pasukan komando Israel, tidak seharusnya tentara
> Israel diterjunkan keatas kapal sehingga luka2 dibacok, ditikam, dipentungi,
> dan akhirnya ditembak oleh aktivis diatas kapal tsb.
> 
> Prosedurnya bukan begitu, prosedur yang benar habis diberi peringatan
> diabaikan, langsung ditembak kapal2nya ditenggelamkan sisa awak kapal dan
> aktivisnya ditahan. Kemudian apabila ada pertanyaan wartawan kenapa ditembak
> jawabnya jadi lebih masuk akal, kapal ini tak dikenal mengabaikan perintah
> berhenti dan larangan masuk. Jangan sekali2 mendekati kapal tsb tetapi
> tembaklah dari jauh dan sebelumnya direkam dulu posisinya sebagai barang
> bukti.
> 
> Jadi tidak seharusnya dikejar dengan helicopter dan berdialog dulu untuk
> mengetahui siapa didalamnya, apalagi sampai dikeroyok begitu. Prosedur
> menerjunkan pasukan keatas kapal yang tidak dikenal belum pernah ada
> sehingga akhirnya menyusahkan pertanggungan jawabannya.
> 
> Yaa... boleh salah sekali, agar diingat nanti jangan salah lagi,kalo ada
> kapal tidak dikenal kasih tembak peringatan saja dulu, kemudian apabila
> masih mengabaikan tembak langsung tenggelamkan kapalnya baru ditahan sisanya
> sehingga urusannya jadi lebih gampang.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>



Kirim email ke