Salam, Pelanggaran wilayah udara suatu negara oleh negara lain adalah hal biasa.Tergantung negara ybs mampu mempertahankannya atau tidak a.l. dengan menembak jatuh pesawt terbang yang melanggar. Kapal Induk Carl Vinson yang mangkal di selat Lombok pernah mengirimkan 3 pesawat TOM CAT ke atas pulau Bawean dan selama setengah jam membat sonnic boom yang terdengar sampai di Surabaya. AURI melongo saja.
Wasalam, Wal Suparmo --- Pada Kam, 1/7/10, muskitawati <[email protected]> menulis: Dari: muskitawati <[email protected]> Judul: -:: Milist NB::- Filipina Siap Tindak Tegas Pelanggaran2 RI Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 1 Juli, 2010, 12:01 PM Filipina Siap Tindak Tegas Pelanggaran2 RI Baru2 saja Filipina melantik presiden baru-nya Benigno Aquino III. Beliau berjanji dalam sumpah jabatannya akan membela integritas bangsa dan negara Filipina. Tentunya, dalam sumpah ini terlampir janjinya untuk menindak tegas semua pelanggaran perbatasan yang setiap hari dilakukan ALRI dan AURI diperbatasan Filipina diwilayah Spratley yang sudah syah diputuskan oleh pengadilan Internasional sebagai wilayah Filipina. Seperti kita ketahui, kepulauan Spratley akhirnya diputuskan oleh pengadilan Internasional sebagai wilayah Filipina dan RI gagal mengklaim kepulauan yang bukan miliknya ini untuk dimasukkan kedalam wilayahnya. Pemerintah RI tidak puas kepada keputusan ini dan naik banding juga sudah gagal, sehingga meskipun keputusan pengadilan Internasional sudah menolak klaim RI, namun ternyata pemerintah RI mengabaikan keputusan ini dan mengerahkan ALRI masuk kedalam kepulauan Spratley disertai backup dari AURI yang setiap hari mondar mandir diwilayah udara Filipina ini. Pelanggaran ini masih didiamkan selama ini karena kondisi politik dalam negeri yang ricuh akibat usaha2 penggulingan Presiden Arroyo oleh pihak opposisi. Masalah pelanggaran yang dilakukan RI bukan hanya sebatas menduduki (menjajah) pulau Spratley, tetapi juga pemerintah RI menyupply persenjataan kepada teroris Islam Abu Sayaf di Mindanau. Satu kapal RI berisi senjata2 dan amunisinya lengkap berhasil ditahan oleh pihak AL Filipina, ternyata semua senjata itu buatan Pindad. Pemerintah RI menyangkal terlibat, dan mengakui bahwa tindakan tsb dilakukan oleh seorang jendral secara pribadi bukan atas policy pemerintah RI yang resmi. Namun jendral yang dituduhkannya ini-pun tidak diumumkan namanya dan juga tidak pernah ditindak. Amerika berada dibelakang Filipina, dan Amerika mendukung penuh Filipina sebagaimana mendukung Israel. Hal ini akan menjadi preseden buruh dalam masa depan RI nantinya. Perlahan, semua akan diurus, dan bukan masa depan yang baik bagi RI tentunya. Presiden Obama membatalkan kunjungan ke Indonesia disebabkan makin banyaknya pelanggaran2 yang dilakukan RI yang tidak diberitakan kepada rakyatnya. Seyogyanya, presiden Obama ingin berembuk dulu dengan pihak Australia terkait pelanggaran2 RI selama ini, namun karena pelanggaran2 makin meningkat dan mengabaikan aturan2 Internasional, akhirnya Obama memutuskan membatalkan kunjungannya ke Indonesia yang dengan sendirinya tidak lagi perlu berembuk masalah ini dengan pihak Australia yang menjadi aliansi utama Amerika di Asia-Pasifik ini. Selamat Mr. Presiden Benigno Aquino III, semoga anda berhasil mempertahankan kewibawaan bangsa dan negara anda dari rongrongan tetangga pengecut ini. Ny. Muslim binti Muskitawati.
