Terrima kasih..

bengs
At 04:01 PM 9/4/2007 +0700, you wrote:



-Belajar dari seorang anak

----------------------------------------------------------

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil
balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak
final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil
mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab memang begitulah
peraturannya.

Ada seorang anak bernama Umar. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk
dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Umar-lah
yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu
untuk berpacu melawan mobil lainnya.

Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan
sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang
dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Umar bangga dengan itu semua, sebab,
mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap
anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka
kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4
"pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur
terpisah diantaranya.

Namun, sesaat kemudian, Umar meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai.
Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan
tangan yang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata,
"Ya, aku siap!".

Doorrr! Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai
mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat.
Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya
masing-masing. "Ayo..ayo... cepat..cepat, maju..maju", begitu teriak
mereka. Ahha...sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun
telah terlambai. Dan, Umar-lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu
juga Umar. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati.
"Alhamdulillah..."

Saat pembagian piala tiba. Umar maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala
itu diserahkan, ketua panitia bertanya. "Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa
ya agar kamu menang, bukan?". Umar terdiam.

"Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan" kata Umar. Ia lalu melanjutkan
........................... "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Allah
agar menolong kita mengalahkan orang lain. "Aku, hanya bermohon pada Allah,
supaya aku tak menangis, jika aku kalah." ............................

Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah
gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.

********************

Sahabat,

Dalam cerita tsb, anak-anak, tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding
kita semua. Umar, tidaklah bermohon pada Allah untuk selalu menang dalam
setiap ujian. Iapun tak memohon pada Allah untuk meluluskan dan mengatur
setiap hasil yang ingin diraihnya. Ia tak berdoa untuk menang, dan
menyakiti yang lainnya. Namun, Umar, bermohon pada Allah, agar diberikan
kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar ia senantiasa diberikan
kemuliaan, kekuatan hati serta mau menyadari segala kekurangannya dan
kelemahannya.

Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa agar Allah
mengabulkan setiap permintaan kita. Namun, terlalu sering juga kita meminta
padaNYA untuk selalu menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik,
menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada-NYA,
untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal,
bukankah yang kita butuhkan sebenarnya adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya,
dan panduan-Nya?

Kita sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa,
dan kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat
perjuangan yang mau kita lalui? Kita harus yakin, bahwa Allah memberikan
kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah, cengeng dan mudah
menyerah. Sesungguhnya, Dia sedang menguji setiap hamba-Nya yang shaleh.

Sahabat,

Berdoalah agar kita selalu tegar dalam setiap ujian. Berdoalah agar kita
selalu dalam lindungan-Nya saat menghadapi itu semua. Amin !

Semoga cerita ini bermanfaat...

----------------------------------------------------------



No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.485 / Virus Database: 269.13.3/986 - Release Date: 9/3/2007 9:31 AM

<<inline: 1f8821c.jpg>>

<<inline: 1f8826c.jpg>>


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.485 / Virus Database: 269.13.3/986 - Release Date: 9/3/2007 9:31 AM

Kirim email ke