Pengantar "Undangan Ke Surga"

Oleh Ihsan Tanjung


 وَاللَّهُ 
يَدْعُو 
إِلَى دَارِ 
السَّلَامِ 
وَيَهْدِي 
مَنْ يَشَاءُ 
إِلَى 
صِرَاطٍ 
مُسْتَقِيمٍ
”Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang 
dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam).” (QS Yunus ayat 25)
 
  Setiap muslim adalah orang yang beruntung. Karena Allah telah melimpahkan 
kepada dirinya ni’mat paling istimewa yang bisa diterima seorang manusia. Ia 
telah memperoleh ni’mat Iman dan Islam. Apakah ada ni’mat yang melebihi ni’mat 
Iman dan Islam? Demi Allah, tidak ada!
 Namun demikian, tidak semua muslim menyadari betapa istimewanya ni’mat ini. 
Sehingga dengan segala rasa hormat kepada sesama saudara seiman, kita 
seringkali terpaksa menyaksikan penampilan sebagian saudara muslim kita yang 
sungguh jauh dari ekspresi hadirnya ni’mat Iman dan Islam tersebut. Coba 
perhatikan ayat di atas. Bagaimana Allah subhaanahu wa ta’aala firmankan 
bahwasanya Dia-lah yang menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang 
lurus (Islam) ini...
 Artinya, tidak setiap manusia memperoleh privilige (keistimewaan) lux ini. Dan 
kita –Alhamdulillah- termasuk yang dikendaki Allah memperoleh petunjuk...... 
Bayangkan, saudaraku! Padahal ungkapan syukur kita masih sangat minim untuk 
layak memperoleh keistimewaan mewah ini... Kadang kita termenung sendiri 
mengingat betapa sedikitnya ’amal-ibadah kita kepada Allah, masih sedikitnya 
’amal-sholeh kita kepada sesama manusia hamba-hamba Allah...
 Padahal masih ada satu perkara lain yang Allah sediakan untuk seorang muslim 
bilamana ia pandai mensyukuri ni’mat istimewa ini.... Allah menyeru atau 
mengundang setiap muslim yang benar imannya menuju Darus-salaam atau negeri 
kedamaian, yakni surga.... Subhaanallah...! Tahukah Anda, saudaraku, apa itu 
surga? Surga adalah tempat tinggal abadi yang di dalamnya sarat dengan 
kesenangan hakiki...BUKAN kesenangan menipu seperti yang kita alami di dunia 
fana ini...
 أَعْدَدْتُ 
لِعِبَادِيَ 
الصَّالِحِينَ
 مَا لَا 
عَيْنٌ 
رَأَتْ وَلَا 
أُذُنٌ 
سَمِعَتْ
 وَلَا خَطَرَ 
عَلَى قَلْبِ 
بَشَرٍ
 "Aku persiapkan utk hamba-2Kuyangsholeh apayangtak pernah terlihat mata, 
terdengar telinga & terlintas dalam hati." (Hadist Qudsy riwayat Imam Muslim 
#5050)
 
 Bagaimana caranya agar kita berhak memperoleh ticket to paradise? 
Pandai-pandailah bersyukur akan ni’mat Iman dan Islam, niscaya kita berhak 
masuk surga. Jadilah seorang muslim-mu’min sejati. Ungkapakan iman dan Islam 
dalam bentuk banyak ‘amal-ibadah kepada Allah dan aneka ‘amal-sholeh kepada 
sesama manusia, niscaya kita berhak masuk surga....
 Bahkan lebih jauh daripada itu ajaklah orang lain untuk menjadi beriman 
bersama diri kita, niscaya kita berhak masuk surga. Jadilah penyeru di jalan 
Allah yang mengajak manusia menuju Darus-salaam dengan memberikan penjelasan 
mengenai manisnya iman dan petunjuk Ilahi. Jangan biarkan syetan menggoda kita 
menjadi orang beriman egois dengan bisikannya:”...biarkan orang lain kalau 
ingin masuk neraka..... yang penting kamu masuk surga...” Seolah surga hanya 
tempat yang layak bagi diri kita semata, sedangkan orang lain terserah 
mereka... Na’udzubillahi min dzaalika... Ini sangat jauh dari spirit teladan 
kita Nabi Muhammad shollallahu ’alaihi wa sallam yang merupakan Rahmatan 
lil’aalamiin (rahmat bagi semesta alam).
 Nabi Muhammad shollallahu ’alaihi wa sallam merupakan da’i sempurna yang 
ambisi utamanya adalah ”menginginkan keimanan dan keselamatan” atas setiap 
manusia...
 لَقَدْ 
جَاءَكُمْ 
رَسُولٌ مِنْ 
أَنْفُسِكُمْ
 عَزِيزٌ 
عَلَيْهِ مَا 
عَنِتُّمْ
 حَرِيصٌ 
عَلَيْكُمْ 
بِالْمُؤْمِنِينَ
 رَءُوفٌ 
رَحِيمٌ
 “Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat 
terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) 
bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mu'min.” (QS 
At-Taubah 128)
 
 Nabi Muhammad shollallahu ’alaihi wa sallam sangat sadar dan faham bahwa hanya 
dengan menanamkan iman ke dalam diri seseorang, maka orang itu akan meraih 
keselamatan di dunia dan di akhirat… Hanya melalui pintu iman-lah seseorang 
akan sampai ke pelabuhan keni’matan dan kesenangan hakiki, yakni surga di 
akhirat yang kekal nanti. Semoga, saudaraku.-


Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian 
itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]



       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke