Mmm Mbak Rara keranjingan iklan AC ya yang iconnya pinguin pada kesejukan..kwakakakakakakakkk...... Alhamdulilllah kalo milist 'edan' ini udah bisa bikin 'umatnya' aman sejahtera gemah ripah loh jinawi......
--- On Fri, 6/6/08, Rara Marulent <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Rara Marulent <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Balasan: Re: :: Milist NB :: Buat yang pada berantem agama_Buat Ibu/Mbak Hartini dan Ibu/Mbak Gaby To: [email protected] Date: Friday, June 6, 2008, 3:04 PM Sejuk, dech ngebacanya. Salam Risda hamim enha <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: Assalamu'aaikum. ... Maaf ya.. Biarpun Ane Islam, tapi Ane seratus persen dukung Gaby. Kebebasan beragama n berkeyakinan dijamin Undang-Undang, dan dijamin Islam. Nggak perlu lha menunjuk-nunjuk orang lain sesat. Karena, nggak ada jaminan kita nggak sesat. Eman pernah Tuhan berbisik langsung ke telinga kita, "Oh ya... opini, pendapat, aliran n fatwamun paling tepat. Ganyang aja tuch Ahmadiyah!" Nggak pernah kan???? Astaghfirullah dech kalau kita sudah pongah, berani menghukumi pihak lain sesat, salah, haram, calon penghuni neraka. Karena itu adalah domain Allah, wilayah Tuhan. Jangan dong menganggap diri kita Tuhan. Perlu dicatat: "Penyakit Akut Orang Beragama adalah Merasa Dirinya PALING BENAR, dan menutup merasa yang lain salah" Biarkan saja Ahmadiyah hidup di Indonesia. Biar saja mereka menjadi bagian dari kita. Tapi, kalau mereka melakukan kekerasan, mengajarkan kekerasan, maun gebuk, tusuk, keroyok kayak FPI itu, rame-rame kita tuntut mereka. Gampang toch.... Buat Gaby, La Takhafi.... Wa La Tahzan... Ana Ma'ak (Artinya: Kagak Usah sedih, Ane Ame Ente) salam --- On Thu, 6/5/08, Imam Suyudi <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: Imam Suyudi <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: :: Milist NB :: Buat yang pada berantem agama_Buat Ibu/Mbak Hartini dan Ibu/Mbak Gaby To: nongkrong_bareng@ yahoogroups. com Date: Thursday, June 5, 2008, 11:49 PM Sebelumnya mohon maaf bukan mau nambah keruh suasana yang emang keruh terutama buat ane yang jadi ketiban Audi 404 (enak dapet audio 404 gak sengaja tapi gak enak karena ngasihnya dilempar jadi ketiban) ikutan milist nongkrong_bareng padahal subscribe aja kagak. Awalnya enak, dapet banyak informasi dari si Reporter Milist dapet cerita-cerita lucu n konyol dari muridnya Sinto Gendeng, dari Mr. Ed (untung bukan ee' kwakakakakkkkk). Tapi tiba-tiba aja kok jadi perang agama sih (ini yang namanya ngasih audi 404 kok dilemparin gitu); lebih nyebelin lagi pelaku-pelakunya kok seperti TIDAK BERAGAMA dalam penggunaan kata-katanya. Kalo ingin "diskusi agama" silahkan aja kunjungi milist pluralisme, Anda akan dapat banyak informasi seputar perdebatan masalah klaim kebenaran agama tentunya dengan cara yang santun dan inspiratif karena tujuannya bukan untuk mengkalim salah-benar tapi sikap dan perilaku yang pluralis. Jangan di milist ini yang amat menjunjung etika banyolan, konyol, dan lain-lain yang gila-gilaan deh. Ibarat Senyum Monalisa ketiban cat pas di gigi jadi senyumnya tonggos; runyam, pahit, ancur-ancuran banget. Catatan untuk Mbak/Ibu Gaby Yth. Ketidaksukaan Anda terhadap individu/kelompok dari agama lain (tentunya sepakat bahwa setiap agama punya klaim cinta kasih dan kedamaian) jangan dibentengi dengan undang-undang yang Anda maksud. Karena klaim Anda bahwa Islam seperti yang Anda kira dibawah ini juga dilakukan oleh Kristen (Protestan-Katolik) seperti yang Mbak/Ibu Hartini ceritakan (menilik nama, seperti Mbak Gaby salah satu dua keimanan itu) Ada banyak data dan fakta bagaimana keimanan Anda melakukan penistaan dan pemaksaan terhadap agama lain bahkan dengan cara-cara yang berkelanjutan, sistematis, dengan efek yang jauh menghancurkan. Itu juga melanggar kebebasan beragama seperti undang-undang yang Anda lampirkan (Kristen punya klaim domba-domba yang tersesat; syah-syah aja selama dalam koridor dan prosedur tapi realitas tidak begitu). Tidak ekspos karena ada kekuatan ekonomi dan politik dahsyat yang mendukungnya (silahkan kunjungi milist pluralisme). Maksud saya, jangan bicarakan kompleksitas agama tanpa membekali diri dengan pemahaman (mau menerima realitas dan mengaplikasikannya) bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa itu ada dan bukan tuhan Allah, tuhan Yesus, tuhan Hyang Widhi, tuhan Thian yang penuh darah karena akibatnya fatal, bisa menambah konflik yang ada atau berbalik ke diri sendiri. Maaf, saya sendiri belum berani mengklaim sudah bisa menerima dan mengaplikasikan makanya cukup sampe sini dulu. Silahkan terima, silahkan tolak opini ane ini karena yang jelas saya gak mau lagi ah ikutan yang baunya agama; mending ikutan murid Sinto Gendeng aja yang bau pesing; lebih realistis karena lucu aja atau ikutan rombongannya Ed tukang Mie Ayam --- Dapatkan info tentang selebritis - Yahoo! Indonesia Search.
