GABRIEL udah lama meRANTAU... khikkhikkhikkk... Dulu namanya Gabriel Sabatini... udah gitu pernah ganti nama Gabriel Sabamanaaja...
----- Original Message ----- From: [EMAIL PROTECTED] To: [email protected] Cc: [email protected] Sent: Wednesday, June 04, 2008 11:27 AM Subject: RE: :: Milist NB :: Teriakkan "Allahu Akbar" Yang Mencemarkan Islam...bacalah sangat berguna! Bener....bgt.. Gabriella....tolong jika anda tidak mengetahui dengan jelas akar persoalanya mohon jangan coba mencampuri hal seperti ini... "ganet" <[EMAIL PROTECTED]> Sent by: [email protected] 04/06/2008 11:09 Please respond to [email protected] To <[email protected]> cc Subject RE: :: Milist NB :: Teriakkan "Allahu Akbar" Yang Mencemarkan Islam...bacalah sangat berguna! Tidak usah ikut campur, menulis nama Alloh aja salah (Aulloh) Thank You Best Regards Ganet Anugrah -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Gabriella Rantau Sent: Wednesday, June 04, 2008 11:01 AM To: [email protected] Subject: Re: :: Milist NB :: Teriakkan "Allahu Akbar" Yang Mencemarkan Islam...bacalah sangat berguna! MNRT UUD dan HAM dari PBB yg disetujui dan ditanda-tangani pemerintah RI, setiap warga negara Indonesia dijamin kebebasannya beragama dan melakukan ibadah agamanya. Jadi siapa saja- Ahmadiyah, Lia Amminuddin, mbah Suro dsb. berhak dan justru dijamin kebebasannya beragama. Kalo pemerintah RI melarang, membubarkan Ahmadiyah berarti bhw pemerintah melanggar UUD dan HAM yg diratifikasinya sendiri. Kalo Ahmiadiyah jadi dibubarkan oleh pemerintah. Tidak mustahil kelompok2 keras akan mendesak agar kelompok Kejawen, kelompok Sunda Wiwitan, dst. akan juga difatwakan sesat dan akan dibubarkan oleh pemerintah yg tidak punya nyali dan tidak tau hukum negara. sukses dlm memberangus aliran2 sesat kemudian pasti akan dilanjutkan dengan fatwa pengharaman agama Hindu yg dituduh memuja dewa2, agama Katolik yg punya patung di dlm gereja dan agama Kristen Protestan krn memasang salib di dlm gereja. Where is it going to end? Bayangkan kalo ada negara ato wilayah di mana Ahmadiyah merupakan mayoritas dan kelompok ini menyatakan sesat kelompok Sunni - apakah anda pikir hal ini benar dan pantas dilakukan kpd umat seagama dan sealiran dg anda? Di berbagai negara Timur Tengah golongan Sunni selama ratusan taon mengencet golongan Shi'ite. Sebaliknya di Iran golongan Shi'ite selalu memusuhi golongan Sunni. Apakah akibat dari saling menudingsesat ini? Mereka selalu bermusuhan selalu bunuh-membunuh dan rakyat menderita terus. Aku percaya bhw Islam mengajarkan bhw yg berhak menyatakan seseorang kafir, sesat, musyrik dll. adalah hanya Aulloh. Mungkin ada baiknya kalo manusia tidak mencampuri wewenang Aulloh dan merasa melakukan tugas beliau di bumi ini. Gabriela Rantau ----- Original Message ---- From: ganet <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 4, 2008 11:08:24 AM Subject: RE: :: Milist NB :: Teriakkan "Allahu Akbar" Yang Mencemarkan Islam...bacalah sangat berguna! Ini salah satu strategi untuk mengadu domba umat muslim. Bubarin sajalah Ahmadiyyah biar tidak ada lagi hal-hal seperti ini lagi. Thank You Best Regards Ganet Anugrah ________________________________ From: Nongkrong_bareng@ yahoogroups. com [mailto:Nongkrong_ [EMAIL PROTECTED] ps.com] On Behalf Of Purnomo, Andik Sent: Wednesday, June 04, 2008 9:57 AM To: Nongkrong_bareng@ yahoogroups. com Subject: RE: :: Milist NB :: Teriakkan "Allahu Akbar" Yang Mencemarkan Islam...bacalah sangat berguna! Anggota AKK-BB Mengaku Dibayar Saat Demo Selasa, 03 Juni 2008 Seorang anggota AKK-BB, Asep, sungkem ke markas FPI Jalan Petamburan, Jakarta . Katanya, dia tak tau apa-apa. Diajak demo, dibayar Rp. 25 ribu Hidayatullah. com-Asep (30) seorang pemuda Matraman, Jakarta mendatangi Habib Rizieq di kantornya, Jalan Petamburan, Jakarta Barat. Pria yang mengaku anggota Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), Asep mendatangi markas FPI untuk menyampaikan penyesalanya ikut aksi di Monas. "Saya menyesal dan insyaf dan tidak mau demo lagi. Saya juga tidak mau dendam terhadap laskar Islam," ujar Asep kepada wartawan di Markas FPI Petamburan, Jakarta Selasa siang (3/6). Mengenakan kaos biru dan kedua tanganya masih diperban, Asep menjelaskan, perihal keikutsertaan dalam aksi di Monas, Ahad (1/6) lalu. Menurut Asep, dirinya hanyalah pemuda kampung yang tidak mengetahui tentang AKK-BB. Sebab, dirinya saat melakukan demo hanya dibayar. "Saya dibayar 25 ribu untuk aksi ini dan ditambah 15 ribu karena luka-luka," ungkapnya. Pria lugu ini tak tahu-menahu jika AKK-BB merupakan pihak yang mendukung Ahmadiyah. Saat dirinya di taman air mancur Monas, dirinya dan temannya, Junaidi untuk ikut aksi AKK-BB. Akhirnya, dirinya dan temannya pun langsung mengiyakan ajakan anggota AKK-BB. Kedatangan Asep ke kantor FPI setelah bertemu temannya. "Saya ke sini setelah bertemu Nouval. Saya insyaf, " ujar Asep. "Kami bersama dari rerekan -rekan laskar lain telah meminta maaf kepada Asep dan telah menyiapkan dokter ortopedi. Sebenarnya masih ada sembilan orang lagi, yang siap mengaku karena dibayar oleh AKK-BB," ujar Habib Rizieq. [cha, berbagai sumber/www.hidayatu llah.com] Foto: Okezone http://hidayatullah .com/index. php?option= com_content& task=view& id=6963&I <http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=6963&I> temid=1 ____________ _________ _________ __ From: Nongkrong_bareng@ yahoogroups. com <mailto:Nongkrong_bareng%40yahoogroups.com> [mailto:Nongkrong_bareng@ yahoogroups. com <mailto:Nongkrong_bareng%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of Wi..loe_sableng! Sent: Wednesday, June 04, 2008 9:35 AM To: Undisclosed- Recipient: ;@siemens. com <mailto:%22Undisclosed-Recipient%3A%3B%22%40siemens.com> Subject: :: Milist NB :: Teriakkan "Allahu Akbar" Yang Mencemarkan Islam...bacalah sangat berguna! Wi..Loe_sableng *) Pembela kebenaran dan pembasmi kejahatan ----- Original Message ----- From: Rudy Prabowo <mailto:rudyprabowo33@ yahoo.com <mailto:rudyprabowo33%40yahoo.com> > To: break!ngnews@ CNN.COM <mailto:break%21ngnews%40CNN.COM> Sent: Wednesday, June 04, 2008 8:45 AM Teriakkan "Allahu Akbar" Yang Mencemarkan Islam...bacalah sangat berguna! Teriakkan "Allahu Akbar" Yang Mencemarkan Islam Kita bisa langsung membuktikan cukup dengan menonton TV dengan siaran pandangan mata baru2 ini kejadian dan perbuatan Kekejian dan Kekerasan di MONAS Jakarta, bagaimana para anggota "FPI" =Forum Pembela Islam (Islam yang mana yang dibela?) sambil meneriakkan "Allahu Akbar" tapi tangan memukul dengan kayu dan besi bahkan saksimata di tempat kejadian mengatakan ada yang menusuk, Kaki menendang dan menginjak-injak kepala, segala macam teknik tendangan dipraktekkan ke tubuh manusia tanpa melawan, tapi penganiayaan berkelanjutan terus shg menimbulkan korban yang harus menginap dan dirawat di Rumah sakit !!! Korban bergelimpangan sudah puluhan termasuk seorang Kiyai Haji dari NU, mukannya bengap, matanya hampir buta, mulutnya membengkak berdarah-darah, badannya diinjak-injak (Untunglah tidak sampai meninggal dunia), tidak ada lagi rasa belas kasihan dari umat Islam Radikal&Ekstrimis ini/FPI..... dll dllsb, belum lagi penganiayaan terhadap perempuan dan anak2, ratusan saksi mata membenarkan berita itu. Padahal kita tahu dua saksi atau lebih yang memberi pernyataan yg sama, itu suatu bukti sah menurut KUHAP dan KUHP sebagi tindakan kriminal yang patut dan seharusnya diajukan ke Pengadilan Tinggi dan juga Pengadilan agama. Bagaimana Reaksi dari Umat Islam dari aliran lain yang tidak menghendaki kekerasan tersebut dan yang bukan dari aliran "FPI" ? We will see...!!! Menyikapi teriakan "Allahu Akbar" yang dikumandangkan sewaktu terjadi pemukulan, pelemparan batu, penusukan, penginjakan, penendangan dgn gaya karate mematikan, "Maegeri/kikomi terbang! Tentulah maksud mereka bhw penganiayaan, kekejian, kekejaman dan kebiadaban ini untuk mentolerir dan menghilangkan perasaan bersalah, juga memberi semangat kepada teman2 lain bahwa kekejaman dan kebrutalan dan kebiadaban itu halal dan diridhoi Allah dan mendapat pahala dari Allahu Akbar! Seperti kita ketahui baik dalam siaran TV maupun media-masa memberitakan kejadian yg masih teringat oleh kita ttg : Terroris-terroris di Mesir membantai dan menculik gadis-gadis muda sambil meneriakan "Allahu Akbar". Dengan teriakan itu, seolah-olah mereka dipihak Allah dan oleh karena itu tidak akan dihukum olehNya tapi justru dapat 'pahala'. Sebenarnya ini adalah salah satu sifat kepengecutan yang paling besar. Bagi muslim yang tidak berani menerima fakta ini, mereka tidak lebih dari pengecut-pengecut tersebut. Demikian juga dengan pujian "Allahu Akhbar". Kalau terroris Arab meledakan bus yang penuh dengan anak-anak sambil meneriaki pujian tersebut, kalau gerilyawan Mesir berbuat serupa sambil menghamburkan peluru kearah turis, kalau penjarah dan pemerkosa di Indonesia tahun 1998 berbuat sama, bom bali, bom kuningan dll tidak berarti kita yang menjadi korban (yang bukan muslim) menuduh Allah di Islam telah mengajari atau meneladani kebiadaban tersebut. Tetapi sungguh menyedihkan bila ada banyak umat Islam yang tidak menganiayai, tidak berbuat kejam, tidak berbuat keji dan biadab berusaha keras menghilangkan fakta ini dengan berbagai cara serta diam saja. Saya juga tidak ragu bahwa para muslim lainnya seperti dari gol. NU, Muhammadyah yang tidak melakukan perbuatan biadab itu, bahkan malah menjadi korban kebengisan yg brutal tidak menyetujui dan bahkan mengutuk kebiadaban-kebiadab an yang dilakukan para WNI Islam penganiaya yg sangat kejam dan keji itu yg konon para pemimpinnya orang Arab para habib dari Timur Tengah. Mungkin Indonesia ini mau dijadikan ajang pertumpahan darah seperti di negara2 Arab Timur Tengah. Tapi kita berharap para pemimpin Islam dan terutama Negara dan pemerintah Indonesia segera mengambil tindakan keras dan menghukum mereka seberat-beratnya, dan organisasi itu segera ditutup dan dibubarkan !!! Kalau mereka dibiarkan, tidak ada tindakan keras (NATO), maka tidak perlu lagi kita menunggu hingga 10 tahun lagi, bisa dipastikan Indonesia akan mengalami kehancuran total dan dikuasai oleh para Arab-arab dari Timur Tengah tersebut. Karena mereka menganggap rakyat Indonesia Cq umat Islam itu bodoh2 dan derajadnya sama dengan budak (maka banyak TKW Indonesia di Timur Tengah diperkosa, dihamili, bahkan dianiaya dan dibunuh dan tak ada penyelesaian hukum). Waspadalah, jangan sampai lengah, sebab Syaiton juga ikut mengintai kita ........!!! Oleh Rudy Prabowo (dari segala sumber +internet)
